Senin, 26 Agustus 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Jemaah Haji Asal Indonesia Diimbau Tak Paksakan Diri Cium Hajar Aswad

Jemaah Haji Asal Indonesia Diimbau Tak Paksakan Diri Cium Hajar Aswad

Senin, 22 Juli 2019 22:20:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Jemaah haji Indonesia diimbau tidak memaksakan diri untuk mencium hajar aswad. Hal ini disampaikan Kepala Daerah Kerja Makkah Subhan Cholid, usai memperoleh laporan terdapat beberapa jemaah haji yang terluka ketika berusaha mencium hajar aswad. 
 
“Kami mengimbau jemaah untuk tidak memaksakan diri agar dapat mencium hajar aswad. Saat melaksanakan ibadah, perhatikan juga keamanan diri. Ukur kemampuan fisik, jangan sampai karena ingin mengejar sunahnya, malah menjadi mudharat,” tegas Subhan Cholid, di Makkah seperti dilansir dari laman kemenag, Senin (22/07/2019). 
 
Subhan menyampaikan, berdasarkan laporan Sektor Khusus Masjidil Haram, Selasa pagi ini ada dua jemaah haji yang terluka akibat berusaha mencium hajar aswad. “Berdasarkan laporan yang saya terima, ada dua jemaah yang terluka hari ini akibat memaksakan diri ingin mencium hajar aswad,” ujarnya. 
 
Keduanya diketahui berjenis kelamin pria, masing-masing berasal dari embarkasi Banjarmasin (BDJ) dan embarkasi Solo (SOC). Kedua pria berusia 60 dan 71 tahun tersebut ditemukan terluka dan sesak nafas akibat terinjak jemaah-jemaah lain saat mencoba mencium hajar aswad usai melaksanakan tawaf. 
 
“Alhamdulillah keduanya telah memperoleh pengobatan dari tim P3JH yang berada di lapangan, dan telah kembali ke penginapan masing-masing. Tapi kami berharap, hal seperti ini tidak terulang atau dialami jemaah lainnya.Sekali lagi, kami mohon jemaah untuk dapat mengukur kemampuan fisiknya. Saat ini kondisi Masjidil Haram mulai padat. Jadi kami mengimbau jemaah untuk tetap berhati-hati,” paparnya.
 
Sementara, tim Pertolongan Pertama Pada Jemaah Haji (P3JH) Pradipta Suarsyaf yang melakukan penanganan medis terhadap dua jemaah tersebut menyampaikan selain terinjak jemaah lain yang mengakibatkan sesak nafas, keduanya juga mengalami kulit terkelupas. “Ini disebabkan kulit kering akibat terpapar sinar matahari, dan kurangnya cairan pada tubuh,” jelasnya.(BS09)
 
T#g:Hajar AswadHajimekah
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • kemarin

    Dirjen PHU Sebut Pelayanan Haji Khusus Sudah Sesuai Kontrak

    Beritasumut.com-Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Nizar Ali memantau langsung pelayanan haji khusus di Madinah. Didampingi Di

  • 2 hari lalu

    Walikota Sambut Kepulangan 392 Jamaah Haji Kloter 01 Asal Kota Medan

    Beritasumut.com-Jelang tengah malam, tepatnya sekitar pukul 23.15 WIB, Walikota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH menyambut kepulangan jamaah haj

  • 3 hari lalu

    Prosesi Puncak Haji Lancar, Itjen Haji Sebut Manasik Perlu Diperkuat

    Beritasumut.com-Supervisor tim pemantau Inspektorat Jenderal Haji, M Thambrin mengatakan bahwa prosesi puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan

  • 6 hari lalu

    Delegasi Amirul Hajj Usulkan Tahun Depan Buku Manasik Dilengkapi Panduan Perlindungan Jemaah

    Beritasumut.com-Delegasi Amirul Hajj Imam Addaruqutni mengusulkan agar di tahun mendatang, buku manasik dapat dilengkapi dengan panduan perlindunga

  • satu minggu lalu

    Usai Fase Armuzna Selesai, Sebanyak 169 Jemaah Haji Asal Indonesia Wafat di Tanah Suci

    Beritasumut.com-Jemaah haji Indonesia telah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji, mulai wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, serta

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.