Senin, 27 Januari 2020
  • Home
  • Peristiwa
  • Jemaah Haji Asal Indonesia Diimbau Tak Paksakan Diri Cium Hajar Aswad

Jemaah Haji Asal Indonesia Diimbau Tak Paksakan Diri Cium Hajar Aswad

Senin, 22 Juli 2019 22:20:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Jemaah haji Indonesia diimbau tidak memaksakan diri untuk mencium hajar aswad. Hal ini disampaikan Kepala Daerah Kerja Makkah Subhan Cholid, usai memperoleh laporan terdapat beberapa jemaah haji yang terluka ketika berusaha mencium hajar aswad. 
 
“Kami mengimbau jemaah untuk tidak memaksakan diri agar dapat mencium hajar aswad. Saat melaksanakan ibadah, perhatikan juga keamanan diri. Ukur kemampuan fisik, jangan sampai karena ingin mengejar sunahnya, malah menjadi mudharat,” tegas Subhan Cholid, di Makkah seperti dilansir dari laman kemenag, Senin (22/07/2019). 
 
Subhan menyampaikan, berdasarkan laporan Sektor Khusus Masjidil Haram, Selasa pagi ini ada dua jemaah haji yang terluka akibat berusaha mencium hajar aswad. “Berdasarkan laporan yang saya terima, ada dua jemaah yang terluka hari ini akibat memaksakan diri ingin mencium hajar aswad,” ujarnya. 
 
Keduanya diketahui berjenis kelamin pria, masing-masing berasal dari embarkasi Banjarmasin (BDJ) dan embarkasi Solo (SOC). Kedua pria berusia 60 dan 71 tahun tersebut ditemukan terluka dan sesak nafas akibat terinjak jemaah-jemaah lain saat mencoba mencium hajar aswad usai melaksanakan tawaf. 
 
“Alhamdulillah keduanya telah memperoleh pengobatan dari tim P3JH yang berada di lapangan, dan telah kembali ke penginapan masing-masing. Tapi kami berharap, hal seperti ini tidak terulang atau dialami jemaah lainnya.Sekali lagi, kami mohon jemaah untuk dapat mengukur kemampuan fisiknya. Saat ini kondisi Masjidil Haram mulai padat. Jadi kami mengimbau jemaah untuk tetap berhati-hati,” paparnya.
 
Sementara, tim Pertolongan Pertama Pada Jemaah Haji (P3JH) Pradipta Suarsyaf yang melakukan penanganan medis terhadap dua jemaah tersebut menyampaikan selain terinjak jemaah lain yang mengakibatkan sesak nafas, keduanya juga mengalami kulit terkelupas. “Ini disebabkan kulit kering akibat terpapar sinar matahari, dan kurangnya cairan pada tubuh,” jelasnya.(BS09)
 
T#g:Hajar AswadHajimekah
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Komisi A DPRD Tapteng Akan Hibahkan Asrama Haji ke Kemenag

    Beritasumut.com-Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) H Iwan Zulhami SH MAP diwakili Kabid Penais Zakat

  • 3 hari lalu

    7500 Siswa dan Guru MDTA Deli Serdang Ikuti Manasik Akbar ke-8

    Beritasumut.com-Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan menghadiri Manasik Haji Akbar siswa-siswi MDTA se Kabupaten Deli Serdang.S ebanyak 6.000 sant

  • 5 hari lalu

    Rekrutmen Petugas Haji, Menag Pesankan yang Amanah dan Bertanggung Jawab

    Beritasumut.com-Kementerian Agama (Kemenag) RI akan merekrut Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1441H/2020M. Menag Fachrul Razi mengingatkan

  • 7 hari lalu

    Pertama di Sumut, RSUP Haji Adam Medan Malik Miliki Poliklinik Khusus Gagal Jantung

    Beritasumut.com-Berada di Instalasi Pusat Jantung Terpadu (PJT), Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Medan, akhirnya memiliki Polikilini

  • 2 minggu lalu

    Dirjen PHU Kemenag Minta Masyarakat Laporkan Bila Ada Pungli untuk Layanan Haji

    Beritasumut.com-Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag) RI, Nizar Ali meresmikan Pusat Layanan Ha

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.