Peristiwa

Jelang Idul Fitri, Poldasu Akan Gelar Ops Ramadniya Toba 2017 dari 19 Juni Sampai 4 Juli


Jelang Idul Fitri, Poldasu Akan Gelar Ops Ramadniya Toba 2017 dari 19 Juni Sampai 4 Juli
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Jelang Idul Fitri 1438 H tahun 2017, Polda Sumut (Poldasi) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1438 H tahun 2017 di Aula Catur Prasetya Mapolda Sumut, Rabu (14/06/2017).
 
Hadir dalam Rakor tersebut, antara lain unsur FKPD Sumut, Kabinda dan Ka BNNP Sumut, para pejabat TNI–Polri, para Kakanwil, Kapolres/Tabes dan kepala dinas instansi, para pimpinan perusahaan pemerintah maupun swasta, Ketua Organda, Mitra Senkom Polri, Ketua Ormas, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda.
 
Waka Polda Sumut, Brigjen Agus Andrianto mewakili Kapolda Sumut, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan, digelarnya rapat koordinasi tersebut untuk memastikan kesiapan masing-masing instansi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sehubungan dengan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1438 H di wilayah Sumatera Utara (Sumut).
 
"Tujuan rakor ini adalah untuk kesiapan kita bersama dalam menyambut dan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1438 H. Sharing informasi masing-masing instansi untuk pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1438 H, membahas hal khusus yang menjadi perhatian dan memiliki potensi kerawanan untuk solusi penyelesaiannya secara komphersif melibatkan instansi terkait serta dalam rangka pelaksanaan Operasi Ramadniya Toba-2017 yang akan dimulai pada tanggal 19 Juni sampai 4 Juli mendatang," ujar Agus.
 
Untuk sasaran pengamanan, lanjutnya, orang atau masyarakat yang melakukan kegiatan atau aktivitas rangkaian kegiatan Hari Raya Idul Fitri 1438 H atau memiliki resiko menjadi objek kejahatan, barang yang digunakan, dimiliki masyarakat selama perayaan Idul Fitri 1438 H, lokasi atau sentra kegiatan masyarakat/wisata yang akan digunakan dalam menikmati liburan bersama dalam merayakan Idul Fitri 1438 H, kegiatan keagamaan silaturahmi dan kegiatan masyarakat lainnya selama libur bersama Idul Fitri 1438 H tahun 2017.
 
Sementara kerawanan dalam pengaman Idul Fitri 1438 H, sambungnya lagi, agar diperhatikan tingginya potensi kecelakaan lalulintas yang sering terjadi diakibatkan rendahnya disiplin berlalulintas, meningkatnya aktivitas pengguna jalan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 H, premanisme dan kriminalitas jalanan, seperti calo, terminal/calo tiket/naiknya harga tiket di luar harga ketentuan, bajing loncat/curat, curas, jambret, meningkatnya jumlah titik kemacetan, pencurian dirumah/pemukiman yang ditinggal pemiliknya, cuaca ekstrim yang menyebabkan banjir, longsor, kelangkaan BBM, sembako dan pemadam listrik, konflik sosial yang bernuansa SARA/ intoleransi. 
 
"Harapannya adalah berbagai potensi kerawanan tersebut dapat diantisipasi oleh masing-masing instansi sesuai tupoksi dengan sebaik-baiknya. Kriminalitas dan kecelakjaan lalulintas (laka lantas) dapat ditekan seminimal mungkin, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri 1438 H dengan lancar aman, nyaman dan kondusif," pungkasnya. (BS04)

Tag:Idul FitrilebaranMudikOps Ramadniya Toba 2017Razia