Sabtu, 14 Desember 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Janjikan Lulus PNS, Mantan Bupati Tapteng, Bonaran Situmeang Ditetapkan Jadi Tersangka

Janjikan Lulus PNS, Mantan Bupati Tapteng, Bonaran Situmeang Ditetapkan Jadi Tersangka

Minggu, 20 Mei 2018 10:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
PNS.
Beritasumut.com-Kabid Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja SIK menjelaskan jika pihaknya telah menetapkan status tersangka terhadap mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Raja Bonaran Situmeang. Bonaran dilaporkan atas dugaan penipuan dan penggelapan pada saat menjabat sebagai Bupati Tapteng pada 2013 lalu. Dalam kasus ini, diduga terlapor menggelapkan dana Rp3,5 miliar. 
 
Sebelumnya, kata AKBP, pelapor Efendi Manurung, dalam laporan polisi nomor:LP/555/V/2018/SPKT I tanggal 1 Mei 2018 melaporkan Raja Bonaran Situmeang dkk. Dari keterangan pelapor, bahwa terlapor Raja Bonaran Situmeang memerintahkan anak buahnya untuk melakukan pengutipan kepada sejumlah Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebesar Rp120 juta hingga Rp150 juta, dengan imbalan nantinya akan lulus menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
 
"Ya, benar ada laporan tersebut, di Polda, korbannya lebih dari 1 orang, dari hasil pemeriksaan saksi dan bukti-bukti yang ada, dilakukan gelar perkara dan status terlapor sudah ditinggkat menjadi tersangka," jelas Tatan.
 
Dalam dugaan kasus ini, terlapor akan dijerat dengan Pasal 378 dan 372 KUHP. Penetapan status tersangka, papar Tatan, dikarenakan unsur unsur perbuatan pidana tersebut terpenuhi, dari saksi hingga barang bukti.
 
Dari hasil penyelidikan sementara, tersangka Bonaran memerintahkan anak buahnya untuk melakukan pengutipan liar di luar prosedur yang berlaku, dan uang tersebut dinikmati olehnya dan jaringannya."Yang dilaporkan dalam kasus ini penipuan dan penggelapan, lebih dari 1 orang, tapi untuk saat ini baru Bonaran yang sudah ditingkatkan menjadi Tersangka," ungkapnya.
 
Sayang, Polda Sumut belum berkenan membeberkan siapa saja nama korban dan terlapor dalam kasus ini karena masih dalam melakukan penyidikan, dan kemungkinan masih ada juga masyarakat yang akan melaporkan berkaitan dengan kasus penipuan tersebut.
 
Raja Bonaran Situmeang berpasangan dengan Syukran J Tanjung menjadi Bupati dan Wakil Bupati Tapteng. Pada saat Raja Bonaran tersandung kasus, posisi bupati digantikan oleh Syukran J Tanjung.Kini keduanya tersandung kasus penipuan dan penggelapan, laporannya di Polda Sumut, dalam kasus yang berbeda. "Untuk nama-nama korban banti saja ya, atau silahkan tanya sama penyidik," pungkasnya. (BS04)
T#g:Bonaran SitumeangBupati TaptengCPNSKorupsiPNSPenipuanPoldasu
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 24 jam lalu

    Seleksi CPNS, Plt Kepala Biro Humas BKN: Siapkan Berkas Valid Saat Melakukan Sanggahan ke Instansi

    Beritasumut.com-Berdasarkan keputusan rapat Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) tanggal 26 November 2019, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengeluar

  • 24 jam lalu

    Amankan Natal dan Tahun Baru, 7.750 Personel Akan Dikerahkan Poldasu

    Beritasumut.com-Guna melakukan pengamanan perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) bakal mengerahkan seb

  • 2 hari lalu

    Optimalkan Penggunaan Media Digital, KPK Gelar Festival Media

    Beritasumut.com-Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menggelar Festival Media Digital Pemerintah 2019, yang juga menjadi rangkaian acara dalam peri

  • 2 hari lalu

    Pendaftaran Ditutup, BKN Terbitkan Jadwal Acuan Tahapan Seleksi CPNS 2019

    Beritasumut.com-Pendaftaran seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 untuk semua instansi Pemerintah telah ditutup pada 10 D

  • 3 hari lalu

    Wujudkan Lingkungan Kerja Bebas dari Korupsi, DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta Terima Penghargaan dari Pemerintah Pusat

    Beritasumut.com-Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) memberikan Apresiasi dan Penganugerahan Zona Integr

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.