Peristiwa

Jangan Coret Baju Seragam Sekolah!

admin admin
Jangan Coret Baju Seragam Sekolah!
Plt Walikota Medan Dzulmi Eldin menandatangani prasasti peresmian SMPN 3 Medan. (Ist)
Medan, (beritasumut.com) – Pelaksana Tugas Walikota Medan Dzulmi Eldin mengimbau seluruh siswa SMP agar tidak melakukan aksi coret-coret baju seragam sekolah usai menyelesaikan Ujian Nasional (UN) yang akan berakhir pada Kamis (8/5/2014).

Pasalnya, baju seragam sekolah itu masih bisa digunakan untuk adik-adik maupun para siswa dari keluarga kurang mampu yang tidak memiliki uang untuk membelinya.

Imbauan ini disampaikan Eldin saat meninjau pelaksanaan UN hari kedua di SMP Eria, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Selasa (6/5/2014). Dia mempersilahkan para siswa yang telah menyelesaikan UN merayakan kegembiraan dengan berkumpul bersama teman-temanya namun tidak melakukan aksi coret-coret baju maupun konvoi kenderaan bermotor di jalan raya.

“Jangan terlalu euforia saat merayakan kegembiraan usai mengikuti UN. Sudah menjadi kewajiban bagi kita selalu siswa untuk belajar dan mengikuti UN. Jadikan diri kita sebagai pribadi yang baik sehingga bisa menjadi contoh teladan bagi adik-adik kelas. Untuk itulah saya berharap agar tidak melakukan aksi coret-coret baju maupun konvoi kenderaan bermotor usai UN nanti, terutama bagi siswa SMP Eria Medan,” kata Eldin.

Khusus untuk konvoi kenderaan bermotor, kata Eldin, selain rentan dengan terjadinya kecelakaan juga akan mengganggu ketertiban lalu lintas. Karenanya dia berharap ungkapan kegembiraan usai UN bisa dikonversikan dengan kegiatan-kegiatan yang positif dan memberikan manfaat bagi para siswa membahas kembali soal-soal yang telah diujikan maupun menggelar syukuran bersama sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada Sang Pencipta karena telah diberi kemudahan dalam menjawab soal.

Saat melakukan peninjauan, mantan Sekda Kota Medan ini turut didampingi sejumlah Pimpinan SKPD termasuk Kepala Balitbang Kota Medan Hasan Basri dan Kabag Humas Budi Hariono.

Wakil Koordinator Perguruan Eria Medan Rukhzaidan bersama sejumlah guru turut mendampingi Plt Walikota meninjau seluruh ruangan yang digunakan untuk tempat ujian.

Kepada para siswa yang tengah bersiap-siap mengikuti ujian, Eldin berpesan agar tidak perlu panik. Justru kepanikan dapat membuat konsentrasi buyar sehingga persiapan belajar yang telah dilakukan selama ini akan sia-sia. Untuk itu para siswa harus konsentrasi penuh dan tidak gegabah dalam menjawab soal.

“Yang lebih penting lagi, berdoalah lebih dulu agar perasaan lebih tenang dan memiliki percaya diri tinggi untuk menjawab soal-soal,” pesannya.

Wakil Koordinator Perguruan Eria Medan Rukhzaidan menjelaskan, siswa yang mengikuti UN sebanyak 161 orang. Mereka menempati 9 lokal, 7 lokal berisi 20 siswa, 1 lokal ada berisi 10 orang dan 1 lokal lagi berisi 11 siswa. Menurut Rukhzaidan, sejauh ini pelaksanaan UN di SMP Eria berjalan dengan lancar tanpa kendala sedikitpun.

Ditambahkan Rukhzaidan, pihaknya selama ini berusaha untuk membuat Perguruan Eria Medan lebih unggul dibandingkan dengan sekolah-sekolah unggulan lain yang ada di Kota Medan. Untuk menghadapi UN, mulai Nopember 2013 telah melakukan try out bekerjasama dengan Bimbingan Test Ganesa Operation.

Selain itu, lanjutnya, mulai November 2013 sampai April 2014, pihaknya juga setiap Ahad melaksanakan bimbingan test dan pengayaan mata pelajaran yang akan diujikan dalam UN seperti Matematika di luar jam sekolah. Langkah ini dilakukan agar para siswa lebih menguasai dan memahaminya sebagai persiapan menghadapi UN.

Kemudian menurut Rukhzaidan lagi, pihaknya juga memberikan ekstrakorikuler kepada para siswa seperti bela diri, futsal dan tari-tarian. Lalu untuk menghadapi olimpiade sains, dibuat kelompok belajar khusus bagi siswa-siswa yang dinilai pintar dan berprestasi mulai tingkat SD, SMP sampai SMA. Di samping itu memberikan sosialisasi kepada seluruh siswa untuk menghadapi kurikulum 2013 dilakukan oleh instruktur-instruktur yang dinilai mumpuni terkait kurikulum 2013.

“Jam 08.00 sampai 15.00 WIB kita lakukan sosialiasi tentang kurikulum 2013 kepada seluruh siswa, termasuk para guru. Sosialisasi ini kita lakukan di saat sekolah libur setelah selesai bagi rapor agar tidak mengganggu proses belajar. Dengan demikian seluruh siswa dan tenaga pengajar kita telah siap untuk menghadapi kurikulum 2013,” jelasnya.

Setelah itu Eldin melanjutkan peninjauan ke SMP Negeri 3, Medan, Jalan Pelajar, Medan. Seluruh siswa saat itu tengah serius mengerjakan soal-soal mata pelajaran matematika. Tak ingin membuyarkan konsentrasi para siswa, Plt Walikota tidak memasuki ruangan. Dia hanya memantau dari luar didampingi Kepala SMPN 3 Medan Nurhalimah Sibuea.

Kemudian dilanjutkan dengan peninjauan bangunan balairung yang  baru selesai dibangun hasil sumbangan Komite Sekolah SMPN 3 Medan diketuai Lilik Riadi Dalimunthe. Selanjutnya Eldin menilai ada sejumlah ruangan yang harus direnovasi  guna mendukung kelancaran proses belajar mengajar. Nurhalimah pun mengaku pihaknya sudah mengajukan pengusulan untuk dilakukan renovasi. “Pengusulannya sudah kita ajukan, Pak,” Jelas Nurhalimah.

Usai melakukan peninjauan, Eldin selanjutnya menandatangani prasasti peresmian balairung SMPN 3 Medan hasil sumbangan dari Komite Sekolah. Kemudian Eldin mengatakan sejauh ini pelaksanaan UN SMP untuk hari pertama dan kedua di Kota Medan berjalan dengan lancar. Artinya, tidak ditemukan ada kecurangan maupun kekurangan soal maupun kertas jawaban.

“Insya Allah pelaksanaan UN sampai hari kedua berjalan lancar. Kita harapkan kondisi ini berlangsung sampai berakhirnya UN dan hasilnya bisa lebih baik dibandingkan tahun lalu,” harap Eldin.

Sementara itu Kepala SMPN 3 Medan Nurhalimah Sibuea mengatakan, pelaksanaan UN hari kedua di sekolah yang dipimpinnya berjalan dengan tertib, aman dan lancar tanpa ada satu pun kendala baik itu indicator soal maupun yang lainnya. Siswa yang mengikuti ujian sebanyak 368 orang yang dibagi dalam 19 ruangan dengan presentase kehadiran 100 persen.

“Alhamdulillah sampai hari kedua ini, seluruh siswa hadir semua. Kita berharap  mereka dapat menyelesaikan ujian dengan baik dan hasil nilai yang diraih pun juga baik. Selain itu saya berharap tingkat kelulusan siswa sampai 100 persen seperti yang diraih tahun sebelumnya dan terjadi peningkatan mutu nilai. Tahun lalu, nilai rata-rata yang diperoleh para siswa mencapai 7,8,” ungkap Nurhalimah. (BS-001)