Jumat, 13 Desember 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Jadi Tersangka, Mantan Bupati Tapteng Hari Ini Mangkir dari Panggilan Poldasu

Jadi Tersangka, Mantan Bupati Tapteng Hari Ini Mangkir dari Panggilan Poldasu

Senin, 04 Juni 2018 20:15:00
BAGIKAN:
Beritasumut.com-Sesuai jadwal, Mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Sukran Jamilan Tanjung seharusnya pada Senin (04/06/2018) hari ini menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dugaan penipuan dan penggelapan. Namun Sukran mangkir dari panggilan penyidik Subdit II/Harda-Tahbang Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumatera Utara (Poldasu).
 
"Memang sesuai surat panggilan yang sudah kita kirim, jadwal pemeriksaannya sebagai tersangka hari ini. Namun Sukran Jamilan Tanjung tidak datang," ujar Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan.
 
Lebih jauh MP Nainggolan mengungkapkan, ketidakhadiran Sukran untuk diperiksa sebagai tersangka juga tidak ada pemberitahuan dari pihak manapun, termasuk kuasa hukumnya. Saat ini, penyidik tidak mengetahui kondisi dan dimana keberadaan Sukran.
 
Penyidik, lanjut MP Nainggilan, akan melayangkan panggilan kedua terhadap mantan Bupati Tapteng tersebut. Namun, sejauh ini belum diketahui kapan waktu yang ditetapkan untuk kehadiran berikutnya."Kita tidak tahu apakah dia (Sukran) sakit atau bagaimana. Karena tidak ada pemberitahuan dari pihak yang bersangkutan," tegasnya.
 
Sebelumnya, penyidik Subdit II/Harda-Tahbang Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut telah mengajukan pencekalan terhadap mantan Bupati Tapteng, Sukran Jamilan Tanjung sebagai tersangka dugaan penipuan dan penggelapan uang ratusan juta ke pihak Imigrasi. Pencekalannya dilakukan, agar tersangka Sukran Jamilan Tanjung tidak bisa melarikan diri.
 
Begitupun, Kabid Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, mantan bupati Tapteng itu dilaporkan oleh Joshua Marudutua Habeahan pada 30 April 2018 dengan nomor LP 546/IV/2018/ SPKT III.
 
Terlapor ada dua orang yaitu Amirsyah Tanjung  dan Sukran Jamilan Tanjung. Korban dan terlapor pernah bertemu membahas soal pengerjaan proyek konstruksi senilai Rp 5 miliar."Nah, Sukran yang menjabat sebagai Bupati yang memerintahkan Amirsyah untuk meminta sejumlah uang administrasi," paparnya.
 
Uang yang diminta Sukran Tanjung melalui Amirsyah Tanjung kepada Joshua sebesar 450 juta rupiah, dengan harapan akan diberikan sejumlah proyek, salah satunya pembangunan konstruksi. Namun, proyek yang dijanjikan tidak kunjung ada.Atas perbuatannya, keduanya dikenakan pasal 378, 372 KUHPidana tentang penipuan dan penggelapan.(BS04)
 
T#g:Mantan Bupati TaptengPoldasupungliSukran Jamilan TanjungKorupsiProyek
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 13 jam lalu

    Plt Wali Kota Medan: Satgas Saber Pungli Jangan Berakhir Jadi Pelaku Pungli

    Beritasumut.com-Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi, mengharapkan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli)

  • 18 jam lalu

    Optimalkan Penggunaan Media Digital, KPK Gelar Festival Media

    Beritasumut.com-Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menggelar Festival Media Digital Pemerintah 2019, yang juga menjadi rangkaian acara dalam peri

  • 2 hari lalu

    Kasat Lantas Polresta Siantar Imbau Warga Laporkan Jika Ada Pungli untuk Pembuatan SIM

    Beritasumut.com–Kasat Lantas Polresta Siantar AKP Septian Dwi Rianto mengimbau kepada warga untuk melapor apabila ditemukan adanya praktek pu

  • 2 hari lalu

    Wujudkan Lingkungan Kerja Bebas dari Korupsi, DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta Terima Penghargaan dari Pemerintah Pusat

    Beritasumut.com-Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) memberikan Apresiasi dan Penganugerahan Zona Integr

  • 2 hari lalu

    Dulu Kerap Terjadi Pungli, Kini Kawasan Jalan Wiliem Iskandar Bebas Pungli

    Beritasumut.com-Dulu kawasan Jalan Wiliem Iskandar, Pasar V, Medan Estate kerap terjadi pungli dilakukan sejumlah preman. Kini kawasan perguruan ti

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.