Minggu, 18 Agustus 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Jadi Tersangka, Mantan Bupati Tapteng Hari Ini Mangkir dari Panggilan Poldasu

Jadi Tersangka, Mantan Bupati Tapteng Hari Ini Mangkir dari Panggilan Poldasu

Senin, 04 Juni 2018 20:15:00
BAGIKAN:
Beritasumut.com-Sesuai jadwal, Mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Sukran Jamilan Tanjung seharusnya pada Senin (04/06/2018) hari ini menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dugaan penipuan dan penggelapan. Namun Sukran mangkir dari panggilan penyidik Subdit II/Harda-Tahbang Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumatera Utara (Poldasu).
 
"Memang sesuai surat panggilan yang sudah kita kirim, jadwal pemeriksaannya sebagai tersangka hari ini. Namun Sukran Jamilan Tanjung tidak datang," ujar Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan.
 
Lebih jauh MP Nainggolan mengungkapkan, ketidakhadiran Sukran untuk diperiksa sebagai tersangka juga tidak ada pemberitahuan dari pihak manapun, termasuk kuasa hukumnya. Saat ini, penyidik tidak mengetahui kondisi dan dimana keberadaan Sukran.
 
Penyidik, lanjut MP Nainggilan, akan melayangkan panggilan kedua terhadap mantan Bupati Tapteng tersebut. Namun, sejauh ini belum diketahui kapan waktu yang ditetapkan untuk kehadiran berikutnya."Kita tidak tahu apakah dia (Sukran) sakit atau bagaimana. Karena tidak ada pemberitahuan dari pihak yang bersangkutan," tegasnya.
 
Sebelumnya, penyidik Subdit II/Harda-Tahbang Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut telah mengajukan pencekalan terhadap mantan Bupati Tapteng, Sukran Jamilan Tanjung sebagai tersangka dugaan penipuan dan penggelapan uang ratusan juta ke pihak Imigrasi. Pencekalannya dilakukan, agar tersangka Sukran Jamilan Tanjung tidak bisa melarikan diri.
 
Begitupun, Kabid Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, mantan bupati Tapteng itu dilaporkan oleh Joshua Marudutua Habeahan pada 30 April 2018 dengan nomor LP 546/IV/2018/ SPKT III.
 
Terlapor ada dua orang yaitu Amirsyah Tanjung  dan Sukran Jamilan Tanjung. Korban dan terlapor pernah bertemu membahas soal pengerjaan proyek konstruksi senilai Rp 5 miliar."Nah, Sukran yang menjabat sebagai Bupati yang memerintahkan Amirsyah untuk meminta sejumlah uang administrasi," paparnya.
 
Uang yang diminta Sukran Tanjung melalui Amirsyah Tanjung kepada Joshua sebesar 450 juta rupiah, dengan harapan akan diberikan sejumlah proyek, salah satunya pembangunan konstruksi. Namun, proyek yang dijanjikan tidak kunjung ada.Atas perbuatannya, keduanya dikenakan pasal 378, 372 KUHPidana tentang penipuan dan penggelapan.(BS04)
 
T#g:Mantan Bupati TaptengPoldasupungliSukran Jamilan TanjungKorupsiProyek
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Permudah Pendanaan, Anggaran Pengadaan Tanah Proyek Strategis Nasional Makin Fleksibel

    Beritasumut.com-Untuk mempermudah proses pendanaan pengadaan tanah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur Proyek Strategis Nasional (PSN), kin

  • 4 hari lalu

    Ketua BIN Sumut: Oknum Kepsek Korupsi Dana Bos dan Lakukan Pungli Harus Dipecat

    Beritasumut.com-Realita yang dihadapi masyarakat sangat ironis terhadap hak anak dalam pendidikan. Negara sudah menyiapkan dana untuk pendidikan an

  • 4 hari lalu

    Polda Sumut dan Bank Indonesia Bakar Uang Palsu Senilai Rp 1,5 Miliar

    Beritasumut.com-Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) bersama Bank Indonesia (BI) melakukan pemusnahan terhadap 21.632 lembar uang palsu (

  • 5 hari lalu

    Jual Motor Curian Online, Dua Penadah dan Empat Pelaku Curanmor Dibekuk Ditreskrimum Poldasu

    Beritasumut.com-Subdit III/Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara (Sumut) berhasil menangkap dua orang penad

  • 5 hari lalu

    Kapolrestabes Medan Pimpin Apel Pemberian Penghargaan kepada Personel

    Beritasumut.com-Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto memimpin Apel Pemberian Piagam Penghargaan kepada personelnya yang berprestasi di

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.