Rabu, 19 Juni 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Jadi Tersangka, Mantan Bupati Tapteng Hari Ini Mangkir dari Panggilan Poldasu

Jadi Tersangka, Mantan Bupati Tapteng Hari Ini Mangkir dari Panggilan Poldasu

Senin, 04 Juni 2018 20:15:00
BAGIKAN:
Beritasumut.com-Sesuai jadwal, Mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Sukran Jamilan Tanjung seharusnya pada Senin (04/06/2018) hari ini menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dugaan penipuan dan penggelapan. Namun Sukran mangkir dari panggilan penyidik Subdit II/Harda-Tahbang Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumatera Utara (Poldasu).
 
"Memang sesuai surat panggilan yang sudah kita kirim, jadwal pemeriksaannya sebagai tersangka hari ini. Namun Sukran Jamilan Tanjung tidak datang," ujar Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan.
 
Lebih jauh MP Nainggolan mengungkapkan, ketidakhadiran Sukran untuk diperiksa sebagai tersangka juga tidak ada pemberitahuan dari pihak manapun, termasuk kuasa hukumnya. Saat ini, penyidik tidak mengetahui kondisi dan dimana keberadaan Sukran.
 
Penyidik, lanjut MP Nainggilan, akan melayangkan panggilan kedua terhadap mantan Bupati Tapteng tersebut. Namun, sejauh ini belum diketahui kapan waktu yang ditetapkan untuk kehadiran berikutnya."Kita tidak tahu apakah dia (Sukran) sakit atau bagaimana. Karena tidak ada pemberitahuan dari pihak yang bersangkutan," tegasnya.
 
Sebelumnya, penyidik Subdit II/Harda-Tahbang Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut telah mengajukan pencekalan terhadap mantan Bupati Tapteng, Sukran Jamilan Tanjung sebagai tersangka dugaan penipuan dan penggelapan uang ratusan juta ke pihak Imigrasi. Pencekalannya dilakukan, agar tersangka Sukran Jamilan Tanjung tidak bisa melarikan diri.
 
Begitupun, Kabid Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, mantan bupati Tapteng itu dilaporkan oleh Joshua Marudutua Habeahan pada 30 April 2018 dengan nomor LP 546/IV/2018/ SPKT III.
 
Terlapor ada dua orang yaitu Amirsyah Tanjung  dan Sukran Jamilan Tanjung. Korban dan terlapor pernah bertemu membahas soal pengerjaan proyek konstruksi senilai Rp 5 miliar."Nah, Sukran yang menjabat sebagai Bupati yang memerintahkan Amirsyah untuk meminta sejumlah uang administrasi," paparnya.
 
Uang yang diminta Sukran Tanjung melalui Amirsyah Tanjung kepada Joshua sebesar 450 juta rupiah, dengan harapan akan diberikan sejumlah proyek, salah satunya pembangunan konstruksi. Namun, proyek yang dijanjikan tidak kunjung ada.Atas perbuatannya, keduanya dikenakan pasal 378, 372 KUHPidana tentang penipuan dan penggelapan.(BS04)
 
T#g:Mantan Bupati TaptengPoldasupungliSukran Jamilan TanjungKorupsiProyek
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Kajari Deli Serdang Tahan Mantan Kepala KCP Bank Sumut Tanjung Morawa

    Beritasumut.com-Mantan Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Sumut Tanjung Morawa, HNH ditahan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Deli Serdang,

  • 4 hari lalu

    Poldasu Tangguhkan Penahanan Tersangka Kasus Makar

    Beritasumut.com–Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) mengabulkan penangguhan penahanan terhadap Rafdinal dan Zulkarnain, Wakil Ketua da

  • 6 hari lalu

    Maling Sepeda Motor Ini Nyaris Tewas Dihajar Warga di Jalan Ngumban Surbakti

    Beritasumut.com-Geram dengan aksi seorang pelaku yang membawa sabu dan ingin melakukan pencurian sepeda motor di kawasan Jalan Ngumban Surbakti Med

  • 6 hari lalu

    Terkait Korupsi di Disporasu, Pekan Ini Polda Sumut Akan Gelar Perkara Penetapan Tersangka

    Beritasumut.com-Subdit III/Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut dalam pekan ini akan melakukan gelar perkara untu

  • 3 minggu lalu

    7.760 Personel Polisi Disebar Polda Sumut untuk Amankan Libur Lebaran 2019

    Beritasumut.com-Polda Sumut akan menyebar 7.760 personelnya ke sejumlah daerah di Sumatera Utara (Sumut) guna memastikan kelancaran dan keamanan le

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.