Minggu, 20 Oktober 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Jadi Buronan, Mujianto dan Tonny Wijaya Sembunyi di Luar Negeri

Jadi Buronan, Mujianto dan Tonny Wijaya Sembunyi di Luar Negeri

Selasa, 03 Juli 2018 22:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS04
Mapoldasu
Beritasumut.com-Perburuan polisi terhadap dua orang pengusaha real estate di Medan yang sudah lama menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang) yakni Mujianto alias Anam serta Tonny Wijaya masih berlangsung.
 
Direskrimum Polda Sumatera Utara (Sumut) Kombes Pol Andi Rian melalui Kasubdit II/Harda-Bangtah Ditreskrimum AKBP Edison Sitepu mengatakan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan, kedua tersangka kasus penipuan tersebut masih bersembunyi di luar negeri dan berpindah-pindah lokasi di Singapura dan negara lain. "Kita sempat mendeteksi kedua DPO itu di Singapura. Tapi belakangan kita monitor sudah pindah lokasi. Mereka pindah-pindah lokasi untuk menghindari kejaran pihak kepolisian," katnya kepada wartawan, Selasa (03/07/2018).
 
Karenanya Edison mengatakan, pihaknya masih terus meningkatan komunikasi ke Mabes Polri dan Polda seluruh Indonsia serta Interpol untuk bisa mendeteksi dan menangkap kedua buronan tersebut. "Kepada Imigrasi juga kita sudah minta bantuan untuk mencekal mereka dan menangkap mereka bila berada diwilayah kerja mereka," jelasnya.
 
Selain itu, Edison juga berharap adanya bantuan dan peran serta masyarakat untuk menginformasikan kepada aparat kepolisian terdekat, agar dapat dilakukan penjemputan. Sebagaimana yang diketahui, Mujianto dilaporkan oleh Armen Lubis (60) pada 28 April 2017 dengan bukti laporan No; STTLP/509/IV/2017 SPKT "II". Dalam kasus yang sama, Armen juga melaporkan stafnya Rosihan Anwar karena telah dirugikan sekitar Rp 3 miliar.
 
Kasus dugaan penipuan itu berawal dari ajakan kerja sama dari Rosihan Anwar, staf Mujianto, untuk melakukan bisnis penimbunan lahan seluas 1 hektare atau setara 28.905 meter kubik pada 2014. Lahan itu berada di Kampung Salam, Belawan II, Medan Belawan. Namun setelah lahan selesai ditimbun, Mujianto tidak menepati janjinya untuk membayar hasil penimbunan itu sebesar Rp 3 milyar. Kasus ini kemudian bergulir. Mujianto dan Rosihan kemudian ditetapkan sebagai tersangka pada November 2017.
 
Mujianto dan Rosihan akhirnya resmi ditahan pada Rabu (31/01/2018) dengan dipersalahkan melanggar pasal 378 jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana. Beberapa hari berselang, penahanan Mujianto ditangguhkan penyidik dengan wajib lapor sambil menunggu berkas dinyatakan lengkap oleh kejaksaan.
 
Namun sejak ditangguhkan, Mujianto tidak pernah wajib lapor bahkan ketika dipanggil untuk dimintai keteranganya melengkapi petunjuk jaksa, Ketua Yayasan Tzu Chi itu tidak mau datang. Bahkan, Mujianto justru menyurati Presiden, DPR RI, Mabes Polri dan lain-lain yang menuding bahwa Poldasu tidak profesional dan memaksakan dirinya dijadikan tersangka.
 
Sedangkan Tonny Wijaya dipersalahkan melanggar Pasal 385 KUHPidana dan atau pasal 69 dan 70 UURI No 26 Tahun 2007 tentang penataan ruang. Tonny Wijaya dilaporkan oleh Kaswandi no; LP/011/I/2016/SPKT III tanggal 7 Januari 2016. Dia dilaporkan karena mencaplok lahan untuk kepentingan umum menjadi tempat usaha yang dapat memperkaya diri sendiri di kawasan Sukaramai Medan. (BS04)
T#g:Agen RealestateBuronan PoldasuDPOKasus PenipuanMujiantoPenipuan PropertyPoldasuTonny Wijaya
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 5 jam lalu

    Poldasu dan Kodam I BB kembali Gelar Patroli Bermotor

    Beritasumut.com-Guna menciptakan kondisi aman di Kota Medan khususnya di hari pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih, personel Poldasu

  • 2 hari lalu

    Poldasu dan Kodam I/BB Perketat Pengamanan Jelang Pelantikan Presiden RI

    Beritasumut.com-Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) bersama Kodam I/Bukit Barisan (BB) melakukan konsolidasi dalam upaya memperketat pengama

  • satu minggu lalu

    Poldasu Sebut Tewasnya Golfrid Siregar Mengarah Ke Laka Tunggal

    Beritasumut.com-Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), untuk sementara menyimpulkan penyebab tewasnya aktivis yang juga kuasa hukum (advok

  • 2 minggu lalu

    Bawa 80 Kg Ganja, Tiga Pria Diamankan Poldasu dari Kawasan Jamin Ginting, Satu Pelaku Residivis GAM

    Beritasumut.com-Personel Unit IV Subdit I, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumut berhasil mengamankan narkotika sebanyak 80 Kg gan

  • 3 minggu lalu

    Terkait Demo Anarkis di DPRD Sumut, Kapoldasu Lakukan Pertemuan dengan Para Rektor, Tangguhkan 40 Mahasiswa

    Beritasumut.com-Kapoldasu Irjen Pol Drs Agus Andrianto MH melakukan pertemuan dengan para Rektor berbagai universitas di Sumatera Utara (Sumut) yan

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.