Peristiwa

Inilah Nama 7 Korban Tewas Kebakaran di Langkat yang Berhasil Diidentifikasi Tim DVI Polda Sumut


Inilah Nama 7 Korban Tewas Kebakaran di Langkat yang Berhasil Diidentifikasi Tim DVI Polda Sumut
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Sebanyak 30 orang tewas dalam kebakaran pabrik korek api rumahan di Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (22/06/2019) kemarin. Dari 30 korban tewas, Tim Disaster Victim Investigation (DVI) Polda Sumatera Utara (Sumut) akhirnya berhasil mengidentifikasi 7 jenazah di rumah sakit Bhayangkara, Medan, Sabtu (22/6/2019) malam.
 
Ketujuh korban tersebut ialah, masing-masing bernama, Zuan Ramadhan (6) dan Bisma Syaputra (3) anak dari Desi Setiani Br Sembiring, Syifa Oktaviana (10) anak dari Yully Fitrian, Rahmayanti (22), Rina (15), Vinkza Parinsyah (10) dan Runnisa Syaqilla (2) anak dari Yunita Sari."7 jenazah ini terdiri dari 5 orang anak-anak dan 2 orang dewasa. Rencananya, ketujuh jenazah korban tersebut akan diserahkan kepada keluarga masing-masing pada malam ini," ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmadja kepada wartawan, Sabtu (22/06/2019).
 
Tatan menyebutkan, jika saat ini pihak kepolisian juga telah menetapkan sebanyak 3 orang tersangka dalam kasus ini. Ketiganya beber dia, yakni pemilik pabrik Indramarwan warga Jakarta, Manager Burhan, dan Supervisior Lisma."Statusnya sudah tersangka. Untuk sementara mereka akan dikenakan pasal 359 KUHP (kelalaian hingga meninggal dunia) dengan ancaman 5 tahun penjara," terangnya.
 
Tatan menambahkan, saat ini penyidik masih terus melakukan pengembangan. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, diketahui bahwa induk perusahaan pembuat mancis tersebut berada di kawasan Sunggal. "Untuk perusahaan induk ada izinnya. Tapi perusahaan ini membuka 3 cabang home industri (termasuk lokasi kebakaran). Saat ini seluruh operasional pabrik kita hentikan sementara termasuk pabrik induknya," terangnya. 
 
Dari hasil pemeriksaan sementara di pabrik tersebut, kata Tatan, sebenarnya terdapat alat pemadam namun tidak sempat dipergunakan. Sehingga, ketika kebakaran berlangsung, diduga semua korban yang ada di dalam panik."Kalau yang menggembok pintu depan dilakukan oleh mandor. Tapi ternyata, mandornya juga ikut jadi korban," imbuhnya.
 
Saat ini, lanjut Tatang, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap 5 orang saksi. Dari keterangan saksi tersebut, diketahui bahwa kebakaran itu terjadi ketika para korban sedang memasang kepala mancis."Diduga terjadi kebocoran, sehingga menyambar ke mancis lain," tandasnya.
 
Sementara itu, Kabid Dokes Polda Sumut Kombes Pol Sahat Harianja mengaku sampai saat ini Tim DVI Polda Sumut dibantu dengam Tim DVI Mabes Polri belum ada kendala dalam mengidentifikasi para korban. Ia menyebutkan, dari 7 korban yang berhasil diidentifikasi 6 diantaranya dikenali dari gigi dan 1 korban dikenali dari sidik jari."Kita sudah maksimal bekerja hingga saat ini. Untuk korban lain masih dilakukan proses identifikasi. Kita mendapatkan bantuan dari DVI Mabes Polri. Mudah-mudahan dengan kehadiran Tim DVI dari Mabes, semua korban bisa teridentifikasi," tutupnya.(BS04)
 

Tag:BinjaikebakaranKebakaran PabrikKebakaran di LangkatLangkatPolda SumutTewas