Jumat, 28 Februari 2020
  • Home
  • Peristiwa
  • Hampir 80% Bencana di Indonesia Terkait Hidroklimatologi

Hampir 80% Bencana di Indonesia Terkait Hidroklimatologi

Minggu, 21 April 2019 08:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Kepala Pusat Krisis Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, dr. Achmad Yurianto mengatakan bencana di Indonesia dominan berkaitan dengan hidroklimatologi. Menurutnya, hampir 80 % bencana di Indonesia terkait dengan hidroklimatologi.
 
"Artinya bisa diprediksi. Bencana yang predictable sebenarnya bisa diprediksi juga jatuhnya korban,'' ujar dr Yuri seperti dilansir dari laman depkes.go.id, Minggu (21/04/2019).
 
Bencana yang berkaitan dengan hidroklimatologi itu, kata dr. Yuri, adalah bencana 'sopan' karena ada prediksi yang bisa kita manfaatkan untuk antisipasi risiko dengan baik. Tidak seperti bencana gempa besar yang terjadi tiba-tiba. Kejadian bencana hidroklimatologi seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, kekeringan, angin puting beliung, dan gelombang pasang/badai.
 
Maka, hidroklimatologi adalah langkah awal bagaimana terjadinya risiko pada manusia akibat gempa. Hidroklimatologi membuat kesiapsiagaan manusia mengurangi risiko.''Karena itu yang menggugurkan definisi bencana adalah tidak adanya korban jiwa. Kami (Kemenkes) berkolaborasi dengan BMKG soal kerawanan bencana,'' ucap dr. Yuri.
 
Bencana yang berkaitan dengan hidroklimatologi akan menjadi lebih parah ketika ada ulah manusia yang merusak alam.dr. Yuri mencontohkan pada bencana banjir bandang di Bangka Belitung pada 5 Februari 2019.''Kalau itu menyalahkan climate change, kenapa tidak terjadi di zaman Sriwijaya. Ternyata penyebabnya ada pergeseran struktur tanah akibat pengerukan timah. Ini bukan masalah cuacanya, ini ulah manusia. Kalau kita meyakini ini (bencana diakibatkan juga oleh manusia) maka pencegahan terjadinya risiko akibat ulah manusia bisa dilakukan,'' kata dr. Yuri.
 
Hidroklimatologi harus dijadikan sebagai early warning system untuk mengelola bencana. Selain itu, keterkaitan antara iklim dengan wabah penyakit baru ditemukan pada wabah DBD.
 
Kepala Bidang Informasi Iklim Terapan, BMKG, Marjuki, MSi menjelaskan keterkaitan iklim dengan DBD baru di skala DKI Jakarta. Keterkaitan itu terjadi pada saat mulai peningkatan jumlah kasus DBD di diawali dengan kenaikan kelembaban (RH) >75%.Data update pada 15 April 2019 tingkat kelembaban wilayah DKI Jakarta pada level tinggi, yakni Jakarta Selatan (RH 82%), Jakarta Timur (RH 80%), Jakarta Pusat (RH 77%), Jakarta Barat (RH 81%), dan Jakarta Utara (RH 76%).
 
Adanya keterkaitan ini, maka BMKG beserta Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan Institut Teknologi Bandung (ITB) membangun Kewaspadaan dini DBD berbasis iklim (DBDKlim) untuk memberikan informasi prediksi pada periode yang akan datang, sehingga dapat dilakukan tindak lanjut oleh Dinas Kesehatan dan jajarannya.''Informasi prediksi kasus DBD seharusnya sudah disampaikan sebelum kejadian DBD meningkat, sehingga dapat dilakukan intervensi lebih dini. Namun, sistem peringatan dini ini baru dilakukan setelah kasus DBD sudah mulai meningkat (Desember 2018),'' kata Marjuki.(BS09)
T#g:BencanaHidroklimatologiBanjirlongsor
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 23 jam lalu

    Menteri PUPR: Penanganan Banjir Harus Terintegrasi Dalam Satuan Wilayah Sungai Bukan Batasan Administratif

    Beritasumut.com-Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengungkapkan penanganan banjir di Indonesia termasuk di wi

  • satu minggu lalu

    BNPB dan Gojek Jalin Kerja Sama Penanggulangan Bencana

    Beritasumut.com-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Gojek menjalin kerja sama dalam penanggulangan Bencana Indonesia. Ini merupakan up

  • satu minggu lalu

    Cegah Longsor, Forkopimda Tanam Vetiver

    Beritasumut.com-Hampir seluruh daerah di Jawa Timur, kali ini mulai gencar menanam rumput vetiver di setiap titik lokasi yang dinilai rentan akan b

  • 2 minggu lalu

    Polrestabes Medan Pantau Kenaikan Debit Air Sungai Deli Medan

    Beritasumut.com-Satuan Sabhara Polrestabes Medan melakukan pemantauan kenaikan debit air di sepanjang Sungai Deli Medan. Hal ini dilakukan guna men

  • 2 minggu lalu

    Hujan Deras, Beberapa Wilayah di Kota Medan Terendam Banjir

    Beritasuumt.com-Hujan deras yang mengguyur Kota Medan pada Sabtu (15/02/2020) membuat beberapa wilayah terendam banjir. Setidaknya di wilayah hukum

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.