Jumat, 13 Desember 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Hampir 80% Bencana di Indonesia Terkait Hidroklimatologi

Hampir 80% Bencana di Indonesia Terkait Hidroklimatologi

Minggu, 21 April 2019 08:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Kepala Pusat Krisis Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, dr. Achmad Yurianto mengatakan bencana di Indonesia dominan berkaitan dengan hidroklimatologi. Menurutnya, hampir 80 % bencana di Indonesia terkait dengan hidroklimatologi.
 
"Artinya bisa diprediksi. Bencana yang predictable sebenarnya bisa diprediksi juga jatuhnya korban,'' ujar dr Yuri seperti dilansir dari laman depkes.go.id, Minggu (21/04/2019).
 
Bencana yang berkaitan dengan hidroklimatologi itu, kata dr. Yuri, adalah bencana 'sopan' karena ada prediksi yang bisa kita manfaatkan untuk antisipasi risiko dengan baik. Tidak seperti bencana gempa besar yang terjadi tiba-tiba. Kejadian bencana hidroklimatologi seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, kekeringan, angin puting beliung, dan gelombang pasang/badai.
 
Maka, hidroklimatologi adalah langkah awal bagaimana terjadinya risiko pada manusia akibat gempa. Hidroklimatologi membuat kesiapsiagaan manusia mengurangi risiko.''Karena itu yang menggugurkan definisi bencana adalah tidak adanya korban jiwa. Kami (Kemenkes) berkolaborasi dengan BMKG soal kerawanan bencana,'' ucap dr. Yuri.
 
Bencana yang berkaitan dengan hidroklimatologi akan menjadi lebih parah ketika ada ulah manusia yang merusak alam.dr. Yuri mencontohkan pada bencana banjir bandang di Bangka Belitung pada 5 Februari 2019.''Kalau itu menyalahkan climate change, kenapa tidak terjadi di zaman Sriwijaya. Ternyata penyebabnya ada pergeseran struktur tanah akibat pengerukan timah. Ini bukan masalah cuacanya, ini ulah manusia. Kalau kita meyakini ini (bencana diakibatkan juga oleh manusia) maka pencegahan terjadinya risiko akibat ulah manusia bisa dilakukan,'' kata dr. Yuri.
 
Hidroklimatologi harus dijadikan sebagai early warning system untuk mengelola bencana. Selain itu, keterkaitan antara iklim dengan wabah penyakit baru ditemukan pada wabah DBD.
 
Kepala Bidang Informasi Iklim Terapan, BMKG, Marjuki, MSi menjelaskan keterkaitan iklim dengan DBD baru di skala DKI Jakarta. Keterkaitan itu terjadi pada saat mulai peningkatan jumlah kasus DBD di diawali dengan kenaikan kelembaban (RH) >75%.Data update pada 15 April 2019 tingkat kelembaban wilayah DKI Jakarta pada level tinggi, yakni Jakarta Selatan (RH 82%), Jakarta Timur (RH 80%), Jakarta Pusat (RH 77%), Jakarta Barat (RH 81%), dan Jakarta Utara (RH 76%).
 
Adanya keterkaitan ini, maka BMKG beserta Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan Institut Teknologi Bandung (ITB) membangun Kewaspadaan dini DBD berbasis iklim (DBDKlim) untuk memberikan informasi prediksi pada periode yang akan datang, sehingga dapat dilakukan tindak lanjut oleh Dinas Kesehatan dan jajarannya.''Informasi prediksi kasus DBD seharusnya sudah disampaikan sebelum kejadian DBD meningkat, sehingga dapat dilakukan intervensi lebih dini. Namun, sistem peringatan dini ini baru dilakukan setelah kasus DBD sudah mulai meningkat (Desember 2018),'' kata Marjuki.(BS09)
T#g:BencanaHidroklimatologiBanjirlongsor
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 7 hari lalu

    Hasil Litbang Tata Kelola Air Permukaan Diharapkan Dapat Atasi Genangan Air

    Beritasumut.com-Infrastruktur yang memadai secara kuantitas maupun kualitas merupakan prasyarat yang mutlak bagi pertumbuhan ekonomi yang tinggi. N

  • satu minggu lalu

    Prajurit Kodim 0809/Kediri Gelar Latihan Penanggulangan Bencana Alam Bersama Warga

    Beritasumut.com-Kodim 0809/Kediri melaksanakan latihan penanggulangan bencana alam bersama warga. Tak hanya berlatih kesigapan, materi pelatihan ma

  • 2 minggu lalu

    Pemko Harapkan Kota Medan Bebas Banjir Dapat Segera Terealisasi

    Beritasumut.com-Kelompok Kerja (Pokja) Penanggulangan Banjir Kota Medan yang telah dibentuk oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut)

  • satu bulan lalu

    Pemkab Ajak Pimpinan Perusahaan dan OKP Tanggulangi Bencana Banjir di Labuhanbatu

    Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu mengajak dan menghimbau seluruh pimpinan perusahaan, OKP dan Stkeholder untuk bersama-sam

  • satu bulan lalu

    BBMKG Medan Teken MoU dengan Kampus Polmed

    Beritasumut.com-Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, bersama Politeknik Negeri Medan (Polmed) melakukan penan

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.