Rabu, 29 Januari 2020
  • Home
  • Peristiwa
  • H-3 Jelang Penutupan, 93 Orang Mendaftar Jadi Calon Pimpinan KPK

H-3 Jelang Penutupan, 93 Orang Mendaftar Jadi Calon Pimpinan KPK

Selasa, 02 Juli 2019 12:30:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Memasuki H-3 jelang penutupan, sebanyak 93 orang sudah mendaftarkan diri untuk mengikusi seleksi  Calon Pemimpin KPK periode 2019-2023. Mayoritas para pendaftar itu mayoritas berprofesi sebagai dosen dan pengacara.
 
“Mayoritas pendaftar mereka berprofesi sebagai dosen dan advokat, jumlahnya ada 22 orang dosen dan 20 pengacara. Sisanya adalah mereka yang berprofesi sebagai dokter, perpajakan, polisi, pensiunan jaksa, dan keuangan,” ujar Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK) Yenti Garnasih memimpin Pansel Capim KPK bertemu pimpinan Badan Nasional Penanggulngan Terorisme (BNPT), di kantor BNPT, Jakarta, Senin (01/07/2019).
 
Pansel Capim KPK tidak menutup kemungkinan membuka peluang perpanjangan pendaftaran. “Kita akan lihat (bila diperpanjang). Namun, kita tidak hanya melihat kuantitas, kalau dari kualitas sudah cukup (maka) tidak diperpanjang, itu gunanya kita akan update,” ujarnya, seperti dilansir setkab.go.id.
 
Pendaftaran Calon Pimpinan KPK dimulai tanggal 17 Juni – 4 Juli 2019 dengan mengakses website www.setneg.go.id  untuk melakukan pendaftaran, serta mengunduh dokumen yang diperlukan untuk seleksi.
 
Berkas pendaftaran dapat disampaikan langsung kepada Sekretariat Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK di Gedung I Lantai 2 Kementerian Sekretariat Negara, Jalan Veteran No. 17-18, Jakarta Pusat 10110, atau dapat melalui email panselkpk2019@setneg.go.id dengan hardcopy diserahkan pada saat Uji Kompetensi. Seluruh persyaratan administrasi selambatnya diterima oleh panitia pada 4 Juli 2019 pukul 16.00 WIB.
 
Cegah Terindikasi Radikal
 
Mengenai kunjungannya ke kantor BNPB, Ketua Pansel Capim KPK Yenti Garnasih mengemukakan, hal itu dilakukan sebagai upaya Pansel guna mencegah adanya Calon Pimpinan KPK yang terindikasi memiliki paham radikal.
 
“Sesuai tahapan yang kita lakukan sejak awal bahwa ada kriteria agar Calon Pimpinan KPK tidak terindikasi paham radikal dan bagaimana kriterianya kita serahkan ke BNPT. Untuk itulah tim pansel datang ke sini,” jelas Yenti.
 
Menurut Yenti, kerja sama dengan BNPT berkaitan dalam melakukan tracking rekam jejak Calon Pimpinan KPK. “Ini adalah untuk mengantisipasi, melihat, atau membaca situasi yang ada pada dinamika di Indonesia. Karena sejak awal tim pansel ingin calonnya tidak terindikasi paham radikal,” tambah Yenti.
 
Salah satu anggota tim pansel, Hendardi menerangkan bahwa indikasi paham radikalisme bukanlah salah satu penilaian oleh tim pansel.
 
“Isu radikalisme walaupun dalam dinamika politik kini menunjukan bahwa ini isu penting namun isu ini bukanlah satu-satunya penilaian. Isu lain yang menjadi faktor penilaian yaitu integritas, track record, dan sikap independen Calon Pimpinan KPK,” ungkap Hendardi.(BS01)
T#g:KPKKPK RIPansel KPKcalon Pimpinan KPKPimpinan KPK
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    15 Personil KPK Rekonstruksi di Hotel Swiss Belinn Jalan Gajah Mada Medan

    Beritasumut.com-Sebanyak 15 personil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan rekonstruksi kasus di Hotel Swiss Belinn Jalan Gajah Mada Medan.

  • satu bulan lalu

    Optimistis KPK Akan Lebih Baik, Presiden Jokowi: Komposisi Dewan Pengawas Kombinasi Yang Sangat Baik

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, sesuai pernyataan yang disampaikannya sebelumnya mereka yang terpilih sebagai Ketua dan A

  • 2 bulan lalu

    Optimalkan Penggunaan Media Digital, KPK Gelar Festival Media

    Beritasumut.com-Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menggelar Festival Media Digital Pemerintah 2019, yang juga menjadi rangkaian acara dalam peri

  • 2 bulan lalu

    Hari Antikorupsi Sedunia di Gedung KPK, Wagub Sumut Sebut Korupsi Musuh Bersama

    Beritasumut.com–Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah menghadiri peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2019

  • 2 bulan lalu

    KPK Laksanakan Monev Rencana Aksi Pencegahan Korupsi Terintegrasi di Sibolga

    Beritasumut.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Pemko Sibolga menggelar Monitoring & Evaluasi (Monev) Rencana Aksi Pemberantasan Kor

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.