Peristiwa

Gubsu Erry:Pancasila Harus Membumi dan Menjadi Way Of Life


Gubsu Erry:Pancasila Harus Membumi dan Menjadi Way Of Life
BERITASUMUT.COM/BS03
Apel Nusantara Bersatu di Medan
Beritasumut.com-Arus globalisasi yang diwarnai dengan pergunaan internet dan media sosial (medsos) turut menyumbangkan kebudayaan asing yang tidak sesuai dengan kebudayaan dan kearifan lokal. Sehingga ada sebahagian oknum memandang keragaman dan kebhinekaan yang dimiliki Indonesia sebagai hal yang mau dirusak. Oleh karenanya menjadi tugas bersama untuk membentenginya upaya yang ingin memecah belah keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
 
"Mempertahankan NKRI bukan hanya tugas Polri dan TNI, tetapi tugas kita bersama. Tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, termasuk FKPPI (Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia). Pancasila harus tetap membumi dan menjadi Way of Life bangsa Indonesia," ujar Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H T Erry Nuradi saat memimpin apel Nusantara Bersatu di Lapangan Merdeka Medan, Rabu (30/11/2016).
 
Ribuan warga dari berbagai kalangan, seperti pelajar, tokoh pemuda, ulama, dan unsur TNI-Polri, mengikuti Apel Nusantara Bersatu dengan tema Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia Kita Bersama, Bhineka Tunggal Ika. Para peserta kompak menggunakan ikat kepala dengan pita merah putih. Termasuk Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Kapolda Sumatera Utara Irjen (Pol) Rycko Amelza Dahniel, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) dan tokoh agama, Syekh Ali Akbar. 
 
Dalam kesempatan itu Gubsu menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya Apel Nusantara Bersatu yang digagas FKPPI Sumut. Gubsu berharap kegiatan yang dilakukan FKPPI Sumut menjadi contoh dan diikuti oleh elemen-elemen masyarakat lainnya dalam menjaga menjaga keutuhan NKRI.
 
"Kita patut bersyukur dan berbesar hati bahwa Indonesia memiliki kemajemukan dan toleransi yang dijunjung tinggi. Apalagi Sumut merupakan miniatur Indonesia dan menjadi role model dalam penerapan demokrasi dan toleransi," pungkasnya. (BS03)

Tag:apel nusantaraLapangan BentengMedanpancasila