Peristiwa

Gubsu Diminta Hentikan Rencana Penerimaan Karyawan Baru PDAM Tirtanadi

Try Try
Gubsu Diminta Hentikan Rencana Penerimaan Karyawan Baru PDAM Tirtanadi
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) diminta menghentikan rencana seleksi penerimaan karyawan baru di lingkungan kerja PDAM Tirtanadi. Sebab disinyalir akan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, karena akan terjadinya PHK terhadap ratusan karyawan kontrak. Seleksi penerimaan karyawan baru juga dianggap sebagai manajemen coba-coba kerena tidak diketahui manfaatnya bagi peningkatan kinerja dan pelayanan PDAM Tirtanadi terhadap para pelanggan.
 
Penegasan tersebut disampaikan oleh Idrus Djunaidi, selaku pengamat sosial dan pemerhati kebijakan publik dihadapan para wartawan di Medan, Minggu sore (15/12/2019). Menurut Idrus, simpang siurnya informasi seleksi penerimaan karyawan baru dilingkungan kerja PDAM Tirtanadi menimbulkan kekisruhan bukan hanya pada para karyawan kontrak yang berjumlah seribuan tapi juga menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat Sumatera Utara.
 
Pasalnya, jadwal pelaksanaan seleksi yang maju mundur serta tidak adanya penjelasan resmi baik di media maupun website resmi PDAM Tirtanadi menimbulkan tanda tanda tanya besar strategi apa yang sedang dijalankan oleh manejemen PDAM Tirtanadi yang dikomandoi oleh Trisno Sumantri. “Ini yang kita sebut dengan manajemen coba coba tanpa adanya konsep atau program kerja yang jelas dalam pelaksanaan seleksi untuk kepentingan perbaikan pelayanan kepada para pelanggan," urai Idrus.
 
Sebelumnya langkah Dirut PDAM Trisno Sumantri melakukan rotasi besar besaran kepada 35 pejabat di PDAM Tirtanadi juga masih menjadi pertanyaan besar karena sudah hamper 2 bulan kebijakan merotasi 35 pejabat tersebut belum menunjukan adanya perubahan dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
 
Idrus mempertanyakan konsep kerja yang dijalankan oleh Trisno Sumantri berkaitan dengan harapan Gubernur Sumut Edi Rahmayadi memposisikan Trisno Sumantri sebagai Dirut PDAM Tirtanadi untuk bisa berkontribusi besar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Sumatera Utara khususnya pelanggan PDAM Tirtnadai dan menjadi BUMD Pemrovsu yang bisa memberikan PAD untuk pembangunan Sumatera Utara.
 
“Apa mungkin amanah yang diberikan oleh Gubsu, Edi Rahmayadi bisa dipenuhi oleh Trisno Sumantri bila dalam menjalankan tugasnya tidak diiringi dengan konsep kerja dan manejemen yang terarah sebagai bentuk perwujudan Sumut yang Bermartabat," sela Idrus.
 
Idrus berharap Gubernur Sumut segera membuktikan janjinya untuk mengevaluasi kinerja Trisno Sumantri yang telah memasuki masa kerja 6 bulan dan bila perlu segera melakukan kocok ulang seleksi calon Direksi guna penyelamatan PDAM Tirtanadi dari orang yang tidak punya kemampuan dalam membangun dan mengembangkan perusahaan daerah milik Pemprovsu. (BS03)