Jumat, 20 September 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Gubernur Sumut: Kalau Ramadhan Tak Mati Lampu, Saya Akan Beri Reward Buat PLN

Gubernur Sumut: Kalau Ramadhan Tak Mati Lampu, Saya Akan Beri Reward Buat PLN

Sabtu, 08 April 2017 09:50:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/BS03
Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi menegaskan, PLN kini menemukan langkah kemajuan dengan penambahan daya dan pasokan listrik. Namun, pemadaman bisa terjadi dikarenakan masalah teknis.
 
“Kalau Ramadhan ini tidak ada pemadaman listrik PLN bisa kita beri reward atau penghargaan. Begitu juga saat hari-hari besar lainnya termasuk saat para siswa ujian,” ujar Erry ketika menerima kunjungan pimpinan PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Utara (Kitsbu) di kantor Gubsu, di Medan, Jumat petang (07/04/2017).
 
Hadir General Manager PLN Kitsbu Sugiyanto bersama Hilda Iriani, Prabu Sulistiyo dan A Haris Nasution. Sedangkan Gubsu didampingi Asisten Ekbang Ibnu S Hutomo, dari Dinas ESDM Karlo Purba dan Kabag Humas Setda Provsu Indah Dwi Kumala.   
 
Dalam kesempatan itu, Gubsu Erry menyambut baik dan berharap persoalan byarpet di Sumut dapat teratasi khususnya menjelang dan perayaan hari besar. Bahkan Gubsu memberi tantangan kepada PLN jika persoalan byarpet tidak terjadi saat bulan puasa pihaknya akan memberikan reward kepada PLN.
 
Sementara, GM PLN Kitsbu Sugiyanto menjelaskan, selain adanya penambahan daya listrik dari beberapa pembangkit yang ada, Sumut pun akan mendapat pasokan listrik dari kapal pembangkit listrik atau Marine Vessel Power Plant (MVPP) yang diperkirakan tiba di Belawan pada 20 Mei 2017 mendatang. MVPP yang dikontrak Indonesia dari perusahaan Karpowership akan menambah daya listrik 240 Mega Watt.
 
“Saat ini kita punya cadangan sekitar 4-5 persen. Dengan masukan listrik 240 Mega watt dari MVPP setidaknya bisa menambah 6 persen. Jadi setidaknya ada cadangan kita sebesar 10 persen. Jadi kalau ada tambahan konsumen lagi kita sudah siap,” ujarnya.
 
Dijelaskannya selama 10 tahun ini di PLN selalu defisit listrik. Hal ini disebabkan karena beberapa pembangkit-pembangkit yang baru datangnya terlambat dibandingkan dengan kebutuhan masyarakatnya.
 
“Jadi pembangkit listrik diatas kapal ini mulai berangkat pada 20 April dari Turky dan tiba 20 Mei di Belawan. Sehingga kita yakin nanti pada awal Ramadhan bisa beroperasi dan bisa amanlah,” pungkasnya.(BS03)
T#g:PLNRamadhankrisis listriklistrik padampemadaman listrik
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Sikapi Tuntutan Warga Terkait Pemasangan Listrik, Pemkab Asahan Gelar Pertemuan dengan PT Lonsum dan PLN

    Beritasumut.com-Menyikapi tuntutan warga Dusun III Bukit Kijang, Desa Gunung Melayu, Kecamatan Rahuning terkait pemasangan jaringan listrik, Plt Bu

  • satu bulan lalu

    Mau Tagihan Listrik Lebih Hemat, Pasang Alat Ini di Atap Rumah

    Beritasumut.com-Mau tagihan listrik di rumah lebih hemat, Anda bisa melakukannya dengan memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap.Menter

  • 2 bulan lalu

    PLN: Hari Ini Masih Ada Pemadaman Listrik

    Beritasumut.com-Setelah pemadaman yang panjang Minggu (04/08/2019) kemarin, Perusahaan Listrik Negara (PLN) menginformasikan bahwa hari Senin (05/0

  • 2 bulan lalu

    Pemerintah Suntik PLN Modal Rp 6,5 Triliun

    Beritasumut.com-Dengan pertimbangan untuk memperbaiki struktur permodalan dan meningkatkan kapasitas usaha Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusa

  • 4 bulan lalu

    Buka Puasa Bersama Pertuni Sumut, Wagub Sumut Ingin Disabilitas Center Segera Terealisasi

    Beritasumut.com-Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah menghadiri acara Buka Puasa Bersama dan Khataman Al Quran Persatuan Tuna

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.