Minggu, 17 Desember 2017
  • Home
  • Peristiwa
  • Gila...! Kasus Narkoba yang Libatkan Kapolsek di Nias Selatan Barbutnya 38 Kg Sabu
pilkada beritasumut.com

Gila...! Kasus Narkoba yang Libatkan Kapolsek di Nias Selatan Barbutnya 38 Kg Sabu

Rabu, 06 Desember 2017 21:20:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumut (Poldasu) pada Selasa (05/12/2017) berhasil mengungkap kasus narkoba jenis sabu yang melibatkan Kapolsek Lolowau, Nias Selatan (Nisel) dan satu oknum personil Polres Tanjungbalai. Selain itu, polisi juga mengamankan 14 tersangka lain dengan total barang bukti (barbut) 38 Kg sabu.
 
"Penangkapan ke-14 tersangka jaringan narkotika internasional Indonesia-Malaysia itu dilakukan sejak 25 November lalu hingga Selasa malam kemarin. Penangkapan dilakukan dari sejumlah lokasi.Empat tersangka di antaranya terpaksa ditembak, bahkan satu tersangka tewas tertembus peluru tajam petugas," ujar Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw didampingi Direktur Reserse Narkoba Poldasu Kombes Pol Hendri Marpaung dan pejabat utama Poldasu lainnya, Rabu (06/12/2017) siang, 
 
Irjen Paulus mengungkapkan, kasus itu merupakan tindak lanjut dari tiga informasi yang diperoleh pihaknya."Melalui penyelidikan atas informasi itu tim pertama kali menangkap tersangka bernama Mudawali (31), warga Jalan Marindal I, Gang Madrasah, Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, pada Sabtu, 25 November 2017 lalu," ungkapnya.
 
Lebih jauh, Irjen Paulus menjelaskan, tersangka ditangkap di jalan lintas Medan-Banda Aceh, di Desa Batu Lenggang, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, tepatnya di depan sebuah warung internet (warnet) dengan barang bukti 6 kg sabu dikemas plastik teh hijau Guan Yin Wang.
 
Hasil interogasi terhadap tersangka, polisi selanjutnya melakukan pengengembangan. Petugas menyelidiki keberadaan tempat penyimpanan sabu dari jaringan tersebut di Medan.Dari situ, petugas kembali melakukan penangkapan, Selasa (28/11/2017) pagi, terhadap tersangka Paujari (45) dari kediamannya di Jalan Pasar I, Lingkungan VII, Kecamatan Medan Marelan. Dari rumah tersangka disita barang bukti berupa 6 kg sabu lain yang tersimpan dalam kotak dibungkus koran.
 
Kembali, petugas melakukan pengembangan. Petugas menyeser kawasan Desa Sampali, Deli Serdang. Dalam pengembangan itu, tersangka Paujari mencoba melarikan diri. Petugas terpaksa melumpuhkannya dengan sebuah tembakan di kaki kiri tersangka.
 
"Nah, dari hasil interogasi terhadap tersangka Mudawali dan tersangka Paujari, tim kemudian mendalami informasi tentang adanya pengiriman sabu dari Tanjungbalai menuju Medan. Jadi pada, Minggu (03/12/2017) kemarin, diperoleh informasi, jaringan sindikat tersebut akan menjemput narkoba di Jalan Turi, Medan. Sekitar jam 11.00 wib, tim membuntuti pelaku yang menjemput sabu di Jalan Turi, Medan, dengan mengendarai mobil," terang Irjen Paulus.
 
Pengejaran itu dilakukan petugas hingga ke kawasan Jalan Gaperta Ujung, Medan Helvetia. Di situ, petugas kembali menangkap dua orang tersangka, Conary Pernando Sitorus (46), wiraswasta, warga Jalan Sunggal, No.75, Kecamatan Medan Sunggal dan Gema Sitorus (56), sopir, warga Desa Suka Maju Indah, Kecamatan Sunggal. Petugas menggeledah mobil yang dikendarai keda tersangka dan menemukan barang bukti sabu lainnya seberat 15 kg kemasan teh merek Guan Yin Wang yang disimpan di dalam sebuah tas.
 
Berdasarkan penyidikan petugas, kedua tersangka mengaku mendapat sabu tersebut dari tersangka Mhd Diani Sitorus als Koro (40) yang selanjutnya berhasil ditangkap setelah sempat menabrakkan mobil yang dikendarainya ke mobil petugas di kawasan Namorambe. Belakangan terungkap, tersangka Koro merupakan seorang pengusaha yang berdomisili di Teluk Nibung, Desa Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, Tanjungbalai.
 
"Selain menangkap tersangka Koro, tim juga mengamankan tiga rekannya, di antaranya Riawan (34) alias Athong, warga Jalan Ringroad/ Jalan Gagak Hitam, No.9A, Kecamatan Sunggal dan dua oknum Polisi menjabat Kapolsek Lolowau di Kabupaten Nisel, AKP Basar Siregar (44), warga Jalan Duria, Komplek Royal Duria, No.2A, Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan dan Bripda MHD Yogi Maulana Sitompul (22), warga Jalan Kampung Jawa, Gang Ule, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu," jelasnya.
 
Setelah mengamankan seluruh pelaku, selanjutnya Tim Unit 2 Subdit II Ditresnarkoba Polda Sumut mengembangkan terhadap pemesan sabu tersebut. Dari penyelidikan itu, petugas menangkap dua orang kurir yang mengambil pesanan, yakni Arif Ari Body (28), warga Tanjung Baru, Pasar IX, Jalan Bakaranbatu, Dusun II, Kecamatan Tanjungmorawa, Deli Serdang yang memesan 2 kilogram sabu dan Jonny (45), warga Jalan Titi Papan Simpang Dobi, Gang Nuri, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli, yang memesan 3 kilo sabu dari para tersangka.
 
Usai diinterogasi diketahui sabu 3 kg itu telah dibawa pergi ke daerah Helvetia, Medan. Kemudian dilakukan pengembangan dengan membawa tersangka Koro yang mengetahui lokasi 3 kg sabu tersebut disembunyikan. Tetapi saat turun dari mobil, tersangka Koro berupaya melawan polisi. Ia mencoba merebut senjata polisi, sehingga ditindak tegas polisi.
 
Penangkapan keempat, dari hasil interogasi terhadap pelaku, diketahui ada sabu yang terjual ke Tanjung Pura, Langkat. Polisi kembali menyelidikinya. Senin (04/12/2017) kemarin, petugas tiba di Jalan Titi Baru, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Tanjung Pura, Langkat.
 
"Pada jam 11.00 wib, diketahui ada tiga orang yang diduga membawa sabu langsung dilakukan penangkapan, ketiganya adalah M Aman Sapuan (22), mahasiswa, warga Desa Pekuburan, Kecamatan Tanjung Pura, Langkat, Ahmad Zulvi (40), wiraswasta, penduduk Desa Pekuburan, Kecamatan Tanjung Pura, Langkat dan Alfa Chandra (35), wiraswasta, warga Desa Pekuburan, Kecamatan Tanjung Pura, Langkat," lanjut Paulus.
 
Dari ketiganya, petugas menyita barang bukti berupa sebungkus sabu yang dikemas dalam bungkus teh bertuliskan Guan Yin Wan. Saat akan dilakukan pengembangan, tersangka M Aman Sapuan berupaya melarikan diri, sehingga dilumpuhkan dengan menembak kakinya.
 
Penangkapan kelima, Selasa (05/12/2017) malam kemarin, sekira jam 23.00 wib. Petugas kembali menangkap tersangka lain di Jalan Putri Hijau, Medan, tepatnya di depan Merdeka Walk. Tersangka yang ditangkap adalah Suryono (44), karyawan swasta, warga Jalan Perjuangan, Gang Tunggal, No.19, Kecamatan Medan Perjuangan, yang juga disebut-sebut "bos besar" dengan barang bukti 10 kg sabu dalam mobil Toyota Avanza warna hitam BK 1674-KD yang dikendarainya. 
 
Saat dibawa melakukan pengembangan tersangka Suryono berupaya melarikan diri sehingga kakinya ditembak polisi.Dari lima kali pengungkapan ini, Ditresnarkoba Poldasu menyita total barang bukti sebanyak 38 kg sabu dan menangkap 14 orang tersangka. Empat tersangka terpaksa ditembak petugas, satu di antaranya meninggal dunia.
 
"Keseluruhan tersangka ini merupakan anggota jaringan sindikat internasional yang dikendalikan oleh bandar dari Malaysia bernama Polytron. Kasus ini selanjutnya masih akan dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut terhadap pengendali jaringan internasional ini yang berada di Malaysia," pungkas Paulus.(BS04)
 
T#g:bandar narkobaKapolsek niasNarkobaPoldasuganjasabu
ceritasumut.com
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Kapoldasu Hadiri Rakor Sinergitas Kesiapan Pilkada Sumut 2018

    Beritasumut.com-Kapolda Sumatera utara (Kapoldasu) Irjen Pol Paulus Waterpauw menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Sinergitas Kesiapan Pelaksanaan P

  • 2 hari lalu

    Jaringan Narkoba Yang Melibatkan AKP HS Terus Didalami Polda Sumut

    Beritasumut.com-Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut terus mendalami jaringan narkoba yang melibatkan AKP HS (Heru Sulistio), personil Direktorat

  • 2 hari lalu

    Kapoldasu Bersepeda Tinjau Sejumlah Desa di Deli Serdang, Wanti-Wanti Masalah Dana Desa dan Sertifikat Tanah

    Beritasumut.com-Kapolda Sumatera utara (Kapoldasu) Irjen Pol Paulus Waterpauw berkunjung di sejumlah desa di Kabupaten Deli Serdang dengan berseped

  • 3 hari lalu

    Terlibat Peredaran Sabu, Perwira Polisi Berpangkat AKP Ditangkap di Mariendal

    Beritasumut.com-Seorang oknum polisi berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) berinisial HS ditangkap Direktorat (Dit) Reserse Narkoba Polda Sumut (P

  • 4 hari lalu

    Terciduk Bersama Bandar Sabu, Kapolsek Lolowau Siap-Siap Kena Sanksi Disiplin

    Beritasumut.com-Kapolsek Lolowau jajaran Polres Nias Selatan (Nisel), AKP Basar Siregar tidak akan lolos dari sanksi disiplin dari Bidang Profesi d

  • http://ceritasumut.com/
    Copyright © 2010 - 2017 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.