Selasa, 22 Oktober 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Gereja di Sumut Teken MoU menjadi Gereja Layak Anak

Gereja di Sumut Teken MoU menjadi Gereja Layak Anak

Selasa, 23 Oktober 2018 22:45:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Sembilan Gereja di Sumatera Utara (Sumut) menyatakan komitmennya untuk memperkuat gerakan pemenuhan hak dan perlindungan anak melalui penerapan Gereja Layak Anak (GRA).Komitmen tersebut ditantangani Gembala Sidang dari sembilan Gereja dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Moria, Deli Tua, Selasa (23/10/2018).
 
Menurut Libe Suryapusoro, dari Yayasan Bantuan Kemanusiaan Indonesia (YBKI), yang memfasilitasi kegiatan tersebut, penandatanganan MoU antara sembilan gereja dengan Yayasan PKPA merupakan rangkaian dari berbagai kegiatan pengembangan sumber daya manusia yang telah mereka lakukan sejak Jui lalu di Medan dan Deli Serdang.“MoU ini merupakan bagian dari pernyataan dan kesediaan Gembala Sidang (Pendeta) untuk semakin memperluas pelayanan gereja dalam perlindungan anak, termasuk penanganan anak yang berhadapan dengan hukum,” ujarnya.
 
Menurut Libe, program GRA juga dimaksudkan agar gereja berkontribusi langsung dalam pencapaian program pemerintah yaitu Indonesia Layak Anak (IDOLA) tahun 2030.“Lebih spesifik Gereja memahami tugasnya bukan hanya dari aspek spritual tapi secara holitisk Gereja harus menolong jemaat dan masyarakat dimana gereja tersebut berada," ungkap Libe didampingi Pdt. Anton Butar-Butar dari GPdI Moria Deli Tua.
 
Pdt. Anton menambahkan, kerjasama dengan Yayasan PKPA akan memudahkan mereka melakukan penanganan anak. “Misalnya jika ada anak mengalami kekerasan atau menjadi pelaku, Gereja telah memiliki mekanisme rujukan untuk penanganan kasus dan pendampingan psikologis,” terangnya.
 
Sementara itu, Sulaiman Zuhdi Manik, mewakili Yayasan PKPA pada kegiatan tersebut mengatakan kebanggaannya bekerjasama dengan Gereja. “Semakin banyak pihak yang bersama-sama melakukan gerakan perlindungan anak, maka anak-anak kita akan semakin terlindungi," ujarnya.
 
Menurut Sulaiman, dalam MoU ini pihaknya bersama Gereja akan menyusun indikator GRA, memperkuat partisipasi anak dan advokasi anak yang berhadapan dengan hukum, serta berbagai sosialisasi perlindungan anak kepada masyarakat.
 
Sembilan Gereja yang melaksanakan program GRA adalah GPdI Kasih Bapa, GKPB MDC, GBI Pertama, GKIN Soli Deo Lubuk Pakam, GSJA Cahaya Pengharapan Lubuk Pakam, GSJA Kabar Suka Cita Tanjung Morawa, Gereja Wesleyan Indonesia Tanjung Morawa, GPDI Moria Deli Tua dan GPDI Imanuel Namorambe.(BS09)
 
T#g:AnakGerejaGereja Layak AnakKristenPKPA
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 5 hari lalu

    Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 514/SY Wujudkan Lingkungan Asri di Gereja Kampung Karubate

    Beritasumut.com-Dalam rangka mewujudkan lingkungan yang asri dan sehat, personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 514/SY melaksanakan pembersihan

  • 2 minggu lalu

    Ketum Dharma Pertiwi Bagikan Buku Bacaan untuk Anak Korban Kerusuhan Wamena

    Beritasumut.com-Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi Ny Nanny Hadi Tjahjanto, diwakili Ketua Persit Koorcabrem 172 Ny Dewi Binsar Sianipar, memberikan

  • 3 minggu lalu

    Panglima TNI Saksikan Gladi Bersih Upacara HUT ke-74 TNI

    Beritasumut.com-Panglima TNI, Marsekal TNI Dr (HC) Hadi Tjahjanto SIP, didampingi Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji SE MM, Kasau Marsekal TNI Yuy

  • 3 minggu lalu

    Hadiri Pelantikan Pengurus Bamagnas, Bupati Dairi Ingatkan Selalu Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

    Beritasumut.com-Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu menghadiri pelantikan pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) yang dilaks

  • 3 minggu lalu

    Polsek Pancurbatu Tangkap Bapak Bunuh Anak Kandungnya di Desa Namoriam

    Beritasumut.com-Sungguh keji perbuatan Bapak satu ini terhadap anak kandungnya sendiri. Bukannya mendidik dan memberikan perlindungan pada anaknya,

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.