Jumat, 23 Februari 2018
  • Home
  • Peristiwa
  • Gelisahnya Kepala BPAD Sumut Saat Diadili dalam Kasus Korupsi Pengadaan Buku Pesantren
pilkada beritasumut.com

Gelisahnya Kepala BPAD Sumut Saat Diadili dalam Kasus Korupsi Pengadaan Buku Pesantren

Senin, 04 Desember 2017 20:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS05
Beritasumut.com-Kepala Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (BPAD) Provinsi Sumatera Utara Hasangapan Tambunan yang juga selaku Pengguna Anggaran bersama enam terdakwa lainnya yakni Syahril, Gunar Seniman Nainggolan, Rachmadsyah, William Josua Butar-butar, Heri Nopianto dan Muhammad Chumaidi yang merupakan rekanan tampak gelisah saat diadili.
 
Dalam sidang yang digelar di ruang Cakra IV, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (4/12/3017) sore,  ketujuh terdakwa didakwa melakukan korupsi pengadaan buku perpustakaan rumah ibadah, buku perpustakaan pondok pesantren, dan pengadaan buku perpustakaan keliling yang dananya berasal dari APBD Provinsi Sumatera Utara sebesar Rp3,6 miliar lebih.
 
"Bahwa untuk melaksanakan kegiatan tersebut terdakwa Hasangapan selaku Pengguna Anggaran tidak menunjuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sehingga terdakwa Hasangapan bertindak selaku PPK. Kemudian terdakwa Hasangapan bersama keenam terdakwa lainnya melakukan persekongkolan dengan penyedia barang/jasa lain untuk mengatur harga penawaran diluar prosedur pelaksanaan pengadaan barang/jasa sehingga merugikan orang lain," ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Adlina di hadapan Ketua Majelis Hakim, Feri Sormin.
 
Akibat perbuatannya para terdakwa dijerat dengan pasal 2 ayat (1) subsidair pasal 3 jo pasal 18 dari UU Nomor 31 Tahun 1999 jo UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.
 
"Dalam kasus ini sebagaimana laporan hasil audit penghitungan kerugian keuangan negara yang dikeluarkan oleh BPKP perwakilan Sumatera Utara sebesar Rp1,1 miliar lebih," jelasnya.
 
Pantauan awak media, selama persidangan para terdakwa tampak gelisah mendengarkan dakwaan. Bahkan saat wajahnya difoto, para terdakwa juga malu-malu sembari menundukkan kepalanya.Sementara itu, usai pembacaan dakwaan, majelis hakim menutup persidangan dan melanjutkannya pekan depan dengan agenda eksepsi. (BS08)
T#g:BPAD SumutHasangapan TambunanKorupsiKorupsi Pengadaan Buku Pesantren
ceritasumut.com
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 6 hari lalu

    Mendagri Sebutkan Modus di Area Rawan Korupsi yang Harus Diwaspadai

    Beritasumut.com-Dalam setiap kesempatan, terutama ketika berbicara di hadapan para kepala daerah, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo tidak pernah l

  • 6 hari lalu

    KPK Tetapkan 3 Tersangka Dugaan Suap Anggota DPRD Lampung Tengah

    Beritasumut.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga orang tersangka dalam dugaan suap terhadap Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah

  • 7 hari lalu

    FA, Anggota DPR RI Ditetapkan Sebagai Tersangka oleh KPK

    Beritasumut.com-Dalam pengembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi menerima hadiah atau janji terkait pengadaan satelit monitoring di Badan

  • satu minggu lalu

    KPK Tahan Bupati Halmahera Timur

    Beritasumut.com-Untuk kepentingan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait proyek di Kementerian Pekerjaan Umum

  • 3 minggu lalu

    Perkuat Upaya Pencegahan dan Penindakan, KPK Undang 10 Provinsi

    Beritasumut.com-Komisi Pemberantasan Korupsi mengundang 10 provinsi untuk Rapat Koordinasi Supervisi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi. Sepuluh pr

  • Copyright © 2010 - 2018 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.