Minggu, 15 Desember 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Gagal Mungli, Preman Keroyok Pengusaha di Jalan Juanda Medan

Gagal Mungli, Preman Keroyok Pengusaha di Jalan Juanda Medan

Senin, 05 November 2018 07:12:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Ditengah gencarnya aparat kepolisian memberantas segala bentuk premanisme masih ada juga masyarakat yang nekad melakukan pungutan liar (Pungli).
 
Seperti yang dialami korban, Lim Keon Lay warga Jln Sampali Medan yang membuka usaha di Jalan Juanda No 1 J Kelurahan Suka Raja Kecamatan Medan Maimun,  Minggu (04/11/2018). 
 
Karena tidak bersedia menyerahkan pekerjaan pembongkaran plang merek kepada kelompok pemuda setempat, Lim harus menerima penganiayaan. Tidak hanya dianiaya, kelompok pelaku yang salah satunya berinisial HL juga merusak plang merek miliknya.
 
Kepada Beritasumut.com korban menuturkan kalau penganiayaan dan pengerusakan yang dialaminya bermula saat dirinya memerintah tukang untuk memindahkan Plang Merek Usahanya yang berada di atas trotoar. Pasalnya sehari sebelumnya ia mendapat surat edaran dari lurah untuk membongkar sendiri Plang Merek miliknya yang tertancap di trotoar. Namun ketika Pukul 16.00 wib Minggu tadi saat dirinya, bersama putranya dan ketiga tukang mau memindahkan Plank ke dinding toko datang segerombolan pemuda dan langsung memaki dengan bahasa kotor secara berulang-ulang.
 
"Sambil memaki mereka bilang kenapa bukan mereka yang kerja. Mengapa menggunakan orang luar. Sambil terus mengucapkan makian," ujar 
Lim menceritakan.
 
Saat itu korban coba menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut hanya bisa dilakukan oleh tukang agar pekerjaan rapi. Mendengar alasan tersebut kelompok pemuda itu langsung berang dan kembali memaki korban serta menolak korban hingga tersungkur. Ketika korban bangkit para pemuda itu melakukan pemukulan dengan membagi buta hingga mengenai putranya. Sementara para tukang yang luput dari penganiayaan. 
 
Karena merasa terancam akhirnya korban masuk ke dalam rumah untuk menghindar, namun kelompok pemuda tersebut tetap mengejar hingga kedalam rumah. Melihat aksi para preman tersebut Lim pun menuju dapur dan meraih pisau dapur untuk membentengi keselamatannya kalau kembali dikeroyok. 
 
"Melihat saya memegang pisau mereka mundur dan membubarkan diri. Atas kejadian ini saya sudah membuat laporan ke Polsek Medan kota dan diterima Aiptu BP Napitupulu dengan nomor Laporan STPL/836/K/XI/2018
/SU/Polrestabes/Sek M.Kota, 4 November 2018," ujar Lim.
 
Terkait penganiayaan yang diterimanya Lim pun berharap agar aparat kepolisian segera menindaklanjuti dan menangkap para pemuda yang melakukan penganiayaan secara bersama-sama serta pengerusakan mendapatkan hukuman yang setimpal dengan Undang-undang yang berlaku di republik indonesia.
 
"Sebagai korban saya berharap pelaku segera ditangkap karena telah meresahkan saya sebagai masyarakat. Apalagi Bapak Kapolri sangat mengatensi persoalan premanisme dan narkoba agar diberantas. Saya hanya minta keadilan dan perlindungan hukum sebagai warga negara. Dan saya yakin aparat Polsek Medan kota cukup profesional dan memahami betul atensi dari Kapolri," pungkasnya.
 
Sementara itu Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani saat dihubungi Beritasumut membenarkan peristiwa yang dialami Lim. Hanya saja Revi mengaku belum mendapat laporan dari anggotanya.
 
"Iya saya ada dengar peristiwa itu tadi sore dan langsung saya perintah anggota saya mengecek kelapangan," ujar Revi.
 
Namun saat disinggung apakah sudah ada tindakan yang diambil atas laporan korban, Revi berdalih kalau dirinya belum mendapat laporan dari anggotanya terkait persoalan tersebut. Termasuk juga soal korban yang telah membuat laporan ke Polsek Medan Kota lagi-lagi perwira melati satu dipundak itu belum dapat memastikannya.
 
"Saya belum dapat laporan dari anggota. Ya kalau sudah ada keterangan dari korban soal telah membuat laporan ya sudah betulnya itu," ujarnya.(BS03)
T#g:Polsek Medan kotabegalpungli
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 11 jam lalu

    Beri Pemahaman Kepala Desa dan Lurah, Pemkab Asahan Gelar Sosialisasi Pemberantasan Pungli

    Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar sosialisasi pemberantasan Punguta

  • 3 hari lalu

    Plt Wali Kota Medan: Satgas Saber Pungli Jangan Berakhir Jadi Pelaku Pungli

    Beritasumut.com-Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi, mengharapkan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli)

  • 4 hari lalu

    Kasat Lantas Polresta Siantar Imbau Warga Laporkan Jika Ada Pungli untuk Pembuatan SIM

    Beritasumut.com–Kasat Lantas Polresta Siantar AKP Septian Dwi Rianto mengimbau kepada warga untuk melapor apabila ditemukan adanya praktek pu

  • 4 hari lalu

    Dulu Kerap Terjadi Pungli, Kini Kawasan Jalan Wiliem Iskandar Bebas Pungli

    Beritasumut.com-Dulu kawasan Jalan Wiliem Iskandar, Pasar V, Medan Estate kerap terjadi pungli dilakukan sejumlah preman. Kini kawasan perguruan ti

  • 5 hari lalu

    Komplotan Preman di Jalan Williem Marajalela, Bus Rombongan Kampus Dihadang

    Beritasumut.com-Aksi premanisme terus terjadi di Kota Medan, kepolisian harus menindak para preman yang membuat resah masyarakat. Peristiwa itu ter

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.