Peristiwa

GP3MU dan KUISU Dukung Pemusnahan Virus Colera Babi

GP3MU dan KUISU Dukung Pemusnahan Virus Colera Babi
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Gerakan Pemuda Pelajar Peduli Medan Utara (GP3MU) bersama Koalisi Umat Islam Sumatera Utara (KUISU) mendukung penuh pemusnahan virus colera babi. Hal ini dikatakan Ketua GP3MU Eka Putra Zakran dan koordinator KUISU Asmu'i Parinduri saat bertemu Gubernur Sumut, H Edy Rahmayadi di Rumah Dinas Gubsu, Jl Sudirman Medan, Selasa (11/02/2020).
 
Mereka mengatakan, bentuk dukungan ini dilakukan karena Virus Colera Babi sudah mewabah dan dikhawatirkan menular kepada hewan ternak lain maupun manusia. "Dukungan untuk Gubsu ini murni agar kita semua terhindar dari bahaya Virus Colera Babi yang sudah mewabah dan membuat resah. Istilahnya jangan dianggap sepele masalah virus colera Bani ini, nanti macam virus corona pulak, awalnya kepada sesama binatang, terus ke manusia, gak mau kita dampaknya nanti," ujar Eka Putra Zakran.
 
Senada dengannya, Koordinator KUISU Asmu'i Parinduri, didampingi sejumlah perwakilan elemen aktivis ormas islam sumut menyampaikan bahwa maraknya teror bangkai Babi tiga bulan terakhir telah membuat resah masyarakat bukan hanya umat Islam tapi seluruh masyarakat Sumut, khususnya Kota Medan dan sekitarnya. 
 
"Puncaknya keresahan umat Islam yaitu pada digelarnya Aksi #SaveBabi tanggal 10 Februari 2020 di depan Kantor DPRD Sumut, karena bukan sekedar menyampaikan aspirasi, para pendemo mewacanakan agar tanggal 10 Februari 2020 sebagai hari kedaulatan Babi. Hal ini jelas mengusik ketenangan umat Islam, sebab Sumut ini penduduknya mayoritas umat Islam," tegasnya.
 
Edy Rahmayadi, Gubsu mengapresiasi kehadiran GP3MU dan KUISU ke rumah Dinas Gubernur. "Terima kasih atas kehadiran Bapak-Bapak di rumah dinas ini. Ternyata masih ada umat islam yang peduli terhadap kebijakan saya dalam memberantas Virus Colera Babi. Ini bukan soal mau memberantas Babi, tapi soal menjamin kesehatan kita semuanya di provinsi Sumatera Utara," ujar Edy. (BS03)