Rabu, 13 November 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Fase Akhir Penyelenggaraan Haji 1440H, Kloter Terakhir Pulang 15 September 2019

Fase Akhir Penyelenggaraan Haji 1440H, Kloter Terakhir Pulang 15 September 2019

Rabu, 11 September 2019 19:10:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Penyelenggaraan ibadah haji 1440H/2019M sudah mendekati fase akhir. Kelompok terbang (kloter) terakhir akan pulang dari Madinah menuju Tanah Air pada 15 September 2019. Staf Teknis Haji yang juga Konsul Haji di Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah, Endang Djumali menyampaikan bahwa secara umum penyelenggaraan haji 1440H berjalan dengan lancar dan baik. Total ada 229.613 jemaah haji Indonesia yang berangkat. Jumlah ini terdiri dari 212.732 jemaah haji reguler dan 16.881 jemaah haji khusus.
 
"Untuk jemaah haji reguler, diangkut oleh 529 kelompok terbang yang berangkat dari 13 embarkasi haji dan untuk jemaah haji khusus diberangkatkan oleh 270 PIHK," ujar Endang Djumali, dilansir dari Kemenag.go.id, Rabu (11/09/2019).
 
Hadir pula sejumlah mitra kerja PPIH dalam penyelenggaraan haji, mulai dari  Muassasah Asia Tenggara, pihak otoritas bandara internasional Malik Abdul Aziz - Jeddah, pihak General Authority Civil Aviation (GACA) Arab Saudi, serta para penyedia layanan akomodasi, katering, dan transportasi yang terbaik di Makkah dan Madinah.
 
Dari PPIH, hadir penanggung jawab Nizar Ali, Konjen RI Hery Sarifudin, Ketua Endang Djumali, serta jajaran PPIH lainnya. "Adapun jumlah petugas haji yang turut membantu dalam penyelenggaraan tahun ini sebanyak 4.807 orang, yang terbagi dalam petugas yang menyertai jemaah sebanyak 2.645 petugas dan non kloter sebanyak 2.162 petugas," lanjutnya.
 
Selama penyelenggaraan ibadah haji, kata Endang, sejumlah layanan telah disiapkan dengan data sebagai berikut:
a. Ada dua maskapai penerbangan yang terlibat,  yaitu: Garuda Indonesia yang membawa 284 kloter, dan Saudia Airlines dengan 245 kloter; 
b. Layanan akomodasi berjumlah 289 hotel, terdiri dari 173 hotel di Makkah dan 116 di Madinah;
c. Layanan konsumsi disiapkan 53 perusahaan katering: 36 di Makkah, 11 di Madinah, dan 2 perusahaan di Jeddah;
d. Ada enam perusahaan bus yang melayani transportasi antar kota (Madinah - Makkah - Jeddah atau sebaliknya). Jumlah bus antar kota yang digunakan pada masa kedatangan dan kepulangan sebanyak 14.212 triop.  Adapun keenam perusahaan tersebut adalah Rawahel, Rabitat Makkah, Al Maasa, Hafil, Abu Sarhad (dengan armada yang baru), dan Durrat al Munawwarah.
e. Dua perusahan bus melayani transportasi shalawat, yaitu: Saptco dan Rawahil. Bus shalawat yang beroperasi pada masa puncak berjumlah 415 bus;
f.  Jumlah boks makanan yang didistribusikan pada masa kedatangan dan kepulangan (sampai hari ini), sebanyak 12.266.991 boks makanan. Sedang saat masa Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna) sebanyak 3.216.537 boks makanan. "Sehingga, total boks yang sudah dilayani sampai saat ini sebanyak 15.483.528 bok makanan," urai Endang Djumali. 
 
Layanan katering ini disiapkan oleh 15 perusahaan di Madinah, 36 perusahaan di Makkah, dan dua perusahaan di bandara. Untuk katering di Masyair (Arafah-Muzdalifah-Mina), jemaah haji Indonesia terbagi dalam 73 maktab.  Layanan katering 55 maktab dikelola muasasah, sedang 18 maktab lainnya dikelola perusahaan katering.
g. Jemaah yang melakukan nafar awal sebanyak 122.726 jemaah (57%) dan nafar tsani sebanyak 92.676 jemaah (43%).
h.  Jemaah yang melakukan tarwiyah sebanyak 15.096 orang;
i. Jumlah trip layanan transportasi yang digunakan Makkah – Arafah – Muzdalifah – Mina – Makkah sebanyak 16.426 trip.
j. Jumlah jemaah yang disafariwukufkan sebanyak 65 orang dengan 10 bus, sedang yang dibadalhajikan sebanyak 231 jemaah.
 
Endang menambahkan, dalam rangka melakukan perlindungan kepada jemaah haji yang sakit dan wafat, PPIH juga telah melakukan upaya pemulihan kesehatan di klinik sektor, Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan Rumah Sakit Arab Saudi, dengan data sebagai berikut:
a. Jemaah yang telah dirawat di klinik sektor sebanyak 717 orang;
b. Jemaah yang telah dirawat di KKHI sebanyak 1.636 orang;
c. Jemaah yang telah dirawat di RSAS sebanyak 1.091 orang.
d. Sampai dengan saat ini jumlah jemaah sakit yang masih dirawat di KKHI sebanyak 27 jemaah dan di RSAS sebanyak 100 jemaah.
e. Jumlah jemaah wafat sampai saat ini sebanyak 440 orang, terdiri dari 413 jemaah haji reguler dan 27 jemaah haji khusus.
 
Operasional haji akan berakhir setelah pemulangan jemaah kloter terakhir pada 15 September dan petugas haji pada 18 September. Selanjutnya, KUH membentuk tim pemulangan untuk jemaah yang masih dirawat di Arab Saudi. "Kita menunggu catatan medis dari rumah sakit. Jika rumah sakit menilai jemaah sudah bisa diterbangkan, kita akan koordinasi dengan maskapai untuk pemulangan. "Jemaah tidak perlu khawatir. Selama masih dirawat, rumah sakit akan terus jamin pengobatan," tandas Endang. (BS09)
T#g:Haji Indonesiajamaah hajiKKHIKemenag RiKlinik HajiPPIH
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 7 hari lalu

    Kemenag Tarik Peredaran Buku Aqidah Akhlak Terbitan Gema Nusa

    Beritasumut.com-Buku Kerja Siswa (BKS) “An-Najah” untuk siswa kelas VII Madrasah Tsanawiyah, Mata Pelajaran Aqidah Akhlak, terbitan CV.

  • 2 minggu lalu

    Kemenag RI Bahas Penanganan Kasus Haji Khusus

    Beritasumut.com-Ada saja persoalan atau kasus yang terjadi dalam penyelenggaraan ibadah haji khusus. Hal ini meniscayakan pengawasan yang fokus dan

  • 2 minggu lalu

    Grand Final Kompetisi Robotik Madrasah 2019, 150 Tim Lolos Seleksi

    Beritasumut.com-Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah telah menyelesaikan seleksi pendaftar Kompetisi Robotik Madra

  • 3 minggu lalu

    Sambut Kehadiran Wamenag Zainut Tauhid, Fachrul Razi: Siapapun Yang Datang, Kita Berbagi Tugas

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo telah melantik 12 wakil menteri di Istana Merdeka, Jumat (25/10/2019) siang pukul 14.00 WIB. Salah satu posisi

  • 3 minggu lalu

    Kemenag RI Rilis Aplikasi Online untuk Izin Pendirian PTKI Swasta

    Beritasumut.com-Tingkat partisipasi masyarakat dalam menyelenggarakan Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) semakin hari semakin meningkat. Dala

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.