Rabu, 20 November 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Enam Nelayan Tradisional Langkat Ditangkap Polisi Malaysia

Enam Nelayan Tradisional Langkat Ditangkap Polisi Malaysia

Selasa, 19 Juli 2016 09:13:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ilustrasi
Ilustrasi kapal nelayan.

Beritasumut.com-Enam nelayan tradisional asal Kelurahan Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, ditangkap polisi maritim Malaysia ketika mencari ikan diperairan Indonesia dan kini dibawa ke Pulau Penang untuk menjalani hukuman.

"Ada enam nelayan tradisional kita ketika mencari ikan ditangkap polisi maritim Malaysia," kata Direktur Rumah Bahari Pangkalan Brandan Azhar Kasim, di Pangkalan Brandan, Selasa (19/07/2016)

Azhar Kasim menjelaskan diketahuinya mereka ditahan di sana setelah salah seorang memberitahukan kepada keluarga mereka dimana sekarang mereka ditahan. Penahanan itu terjadi Minggu (17/07/2016) sekitar pukul 08.00 WIB, saat mereka mencari ikan diperairan Indonesia.

Enam nelayan trdaisional yang ditangkap itu yakni Zaini (38), Zunaidi (26), Harun Siagian (33), Nasir (41), Zulfikri (37) dan Akhyar Afandi (36). Nelayan tersebut merupakan warga Gang Meriam dan Gang Aman, Kelurahan Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat.

"Mereka pergi melaut untuk mencari ikan dengan mempergunakan perahu kapal motor Reni PB 868, namun sesampainya di sana mereka ditangkap oleh polisi maritim Malaysia," katanya.

"Penangkapan ini menambah daftar panjang nelayan tradisional asal Langkat yang ditahan polisi Malaysia. Kalau tidak salah ini untuk yang kedelapan kalinya penahanan terhadap mereka selama Tahun 2016 saja," ungkapnya.

"Ini juga merupakan kejadian luar biasa yang terjadi untuk pihaknya meminta kepada pemerintah menjadikan kejadian ini sebagai program kerja agar nasib nelayan tradisional tidak menjadi objek legalitas Malaysia untuk mengklaim perairan Indonesia bagian dari wilayahnya," sambungnya.,

Untuk itu, katanya, nelayan tradisional ini perlu didorong dan diadvokasi untuk mengenal teritorial Indonesia untuk memudahkan mereka mencari ikan dilaut agar tidak seenaknya polisi maritim Malaysia mengklaim mereka masuk ke parairan negara tetangga itu.

Camat Sei Lepan Faisal Matondang menjelaskan mereka mengetahui penangkapan itu setelah salah seorang keluarga nelayan melaporkan kejadian itu kepada pihaknya, sehingga diketahuilah ada nelayan yang ditangkap Malaysia.

"Kita sudah laporkan kejadian ini kepada Dinas Perikanan dan Kelautan Langkat, agar segera diambil langkah guna penyelamatan nelayan yang sekarang semakin banyak ditahan di Malaysia," katanya.(BS08)

T#g:
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 tahun lalu

    DPD: Pahlawan Gizi Harus Diperhatikan Pemerintah

    Beritasumut.com-Ketua Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Parlindungan Purba SH MHum mengharapkan agar pemerintah dapat memperhatikan para nela

  • 4 tahun lalu

    Hari Ini 20 Nelayan Asal Deli Serdang dan Batubara Dipulangkan melalui Bandara Kuala Namu

    Beritasumut.com-Sebanyak 20 nelayan yang sempat ditahan di Penang, Malaysia akan tiba di Bandara Kuala Namu, Jumat (27/5/2016).Ke-20 nelayan yang dipu

  • 4 tahun lalu

    Banyak Nelayan Ditangkap di Malaysia Jelang Ramadhan dan Lebaran

    Beritasumut.com-Meskipun tidak diketahui secara pasti alasannya, namun seperti sudah menjadi kebiasaan banyak nelayan asal Sumut yang ditahan menjelan

  • 4 tahun lalu

    Pemprov Sumut Dukung Pembentukan Satgas pemberantasan Pukat Trawl

    Beritasumut.com-Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Pemprov Sumut Zonny Waldi yang menemui para pengunjuk rasa mengaku mendukung dan mengapresiasi tun

  • 4 tahun lalu

    Awasi Pukat Trawl, Tiga Kapal Pengawas Disiagakan di Pantai Barat Sumatera

    Beritasumut.com-Untuk memberantas penangkapan ikan secara ilegal fishing yang masih marak terjadi, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menempatka

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.