Peristiwa

Empat Perampok Bersenjata Api Diamankan Polres Sergai, Salah Satunya Mengaku Polisi

Empat Perampok Bersenjata Api Diamankan Polres Sergai, Salah Satunya Mengaku Polisi
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com–Empat dari enam kawanan perampok bersenjata api yang beraksi di Kampung Silalahi, Desa Blok 9, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai akhirnya berhasil diringkus Sat Reskrim Polres Serdang Bedagai.
 
Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang, dilansir dari Tribratanews.sumut.polri.go.id, Jumat (07/02/2020), mengatakan kawanan perampok ini melancarkan aksinya dengan cara memberhentikan mobil yang dikendarai korban dengan menodongkan senjata api, serta merampok uang milik para korban. "Adapun korbannya adalah Dihon Banjar Nahor (48) warga Jalan Sidomulyo, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematang Siantar," ujarnya.
 
Kapolres didampingi Waka Polres Kompol Gunawan Hery Sudarto SSos MH, Kasat Reskrim AKP Hendro Sutarno, Ps Kasubbag Humas IPDA Zulfan Ahmadi SH, dan Kasi Propam IPDA A Mula Purba SH, mengungkapkan Sat Reskrim telah berhasil meringkus 4 tersangka berikut barang bukti yang dilakukan saat menjalankan aksinya. "Tepat pada hari Selasa (21/01/2020) sekira jam 18.00 Wib tepatnya di Kampung Silalahi Desa Blok 9 Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai," sambungnya.
 
Disebutkannya, dari 6 orang tersangka, baru 4 orang yang dapat diringkus. Pelaku adalah Ahmad Riduan alias Iwan (35) warga Dusun 1 Desa Blok X, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Sergai. Dari hasil rampokan tersangka memperoleh bagian Rp.1.600.000. Ditangkap di rumah mertuanya di Desa Simpang 4 Garap Hilir, Selasa (28/01/2020).
 
Kemudian Ahmad Rizki alias Emon (21) warga Dusun 1 Desa Blok X, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Sergai. Dari hasil rampokan tersangka memperoleh bagian  Rp.1.150.000. Tersangka ditangkap di rumahnya sendiri, Rabu (29/01/2020). Selanjutnya dengan alamat yang sama, Syahrul Siregar (31) yang memperoleh bagian sebesar Rp. 1.150.000 juga ditangkap dirumahnya sendiri, Jumat (31/01/2020).
 
Sementara tersangka keempat yang diringkus tim Sat Reskrim Polres Sergai adalah anggota Polri bernama Karya Zohari (44) warga Dusun 1 Desa Blok X, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Sergai. Tersangka ini memperoleh bagian sebesar Rp. 2.700.000 juga ditangkap dirumahnya sendiri, Jumat (31/01/2020). Sehingga dua tersangka lainnya belum dapat ditangkap dan masuk ke dalam DPO. Kedua DPO tersebut adalah Bangkit Sitorus (30) dan Arif (30), keduanya warga Dusun 1 Desa Blok X, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Sergai.
 
Diterangkan Kapolres, kronologis kejadian dimulai pada hari Selasa (21/01/2020) sekira jam 18.00 Wib tepatnya di Kampung Silalahi Desa Blok 9 Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai. Korban sedang mengendarai mobil bersama dengan saksi, tiba-tiba dihentikan oleh 4 tersangka menggunakan alat tutup muka (Sebo).
 
“Setelah mobilnya berhenti salah seorang tersangka menyuruh korban membuka pintu mobil. Lalu usai dibuka salah seorang dari tersangka menodongkan senjata api pistol kearah muka korban,” jelas Kapolres. 
 
Tersangka mengaku hanya bermaksud menakut-nakuti korban yang selanjutnya tersangka yang menodongkan senjata mengarahkan pistol ke arah atas dan melepaskan tembakan. Karena ketakutan, korban dan rekannya tidak dapat berbuat banyak selain pasrah ketika para tersangka merampas uangnya sebesar 25 juta rupiah yang berada di dalam tas sandang warna hitam. Bahkan tersangka juga turut merampas handphone milik korban yang terletak di dashboard mobil. Bahkan saksi Manjur Marbun sempat dipukul salah seorang tersangka.
 
“Dari hasil penyidikan dan pemeriksaan di Sat Reskrim, para tersangka mengaku melakukan aksi begalnya dengan modus operandi meletakkan papan berpaku di jalan dengan maksud agar mobil yang melintasi jalan tersebut mengalami ban bocor. Namun niat mereka tidak kesampaian karena sebelum mobil yang melintas melewati papan berpaku terlebih dahulu diketahui oleh warga yang melintas dan menggeser papan berpaku,” lanjut AKBP Robin Simatupang.
 
Kemudian setelah mengetahui papan paku tersebut telah digeser oleh masyarakat yang melintas akhirnya para tersangka memberhentikan mobil yang melintas dengan cara menodongkan senjata api kearah pengemudi mobil. Usai mobil berhenti, tersangka langsung menodongkan senjata api dan meletuskan peluru ke arah atas yang kemudian merampas tas yang disandang serta HP di dalam dashboard sebelum pergi mengendarai 2 unit sepeda motor yang telah mereka persiapkan.
 
“Setelah menangkap 4 dari 6 tersangka petugas menyita barang bukti berupa dua keping papan yang ada pakunya, 1 helm Full Face, 1 pucuk senjata api dan 12 butir Peluru serta 1 unit HP Nokia Warna Hitam, Uang Tunai Rp. 270.000 dan 1 unit sepeda motor,” jelas Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang. Menurut Kapolres, pasal yang dipersangkakan terhadap para tersangka adalah Pasal 365 Ayat (1), (2), ke 2e sampai 4e dari KHUPidana dengan ancaman 9 tahun penjara. (BS04)