Selasa, 19 November 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Dukung Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Samosir Launching Simonice

Dukung Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Samosir Launching Simonice

Minggu, 22 September 2019 09:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Konsumsi beras yang sangat tinggi dan ketergantungan terhadap beras menjadi salah satu isu publik yang sedang diambil oleh pemerintah pusat maupun daerah untuk dimasukkan kedalam salah satu agenda settingnya.
 
Melihat fakta terkait over konsumsi beras di Indonesia, Presiden saat itu Susilo Bambang Yudhoyono mengeluarkan PerPres No.22 Tahun 2009 yang mengatur tentang Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal dan kemudian di implementasikan oleh Menteri Pertanian melalui Peraturan Mentan No.43 tahun 2009.
 
Untuk mendukung regulasi pemerintah pusat dan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir melalui Dinas Ketahanan Pangan membuat satu terobosan baru dengan meluncurkan Sistem Manajemen One Day No Rice (Simonice) yang langsung dibuka oleh Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga.
 
Dalam laporannya, Kadis Ketahanan Pangan Amon Sormin menyampaikan bahwa One Day No Rice merupakan implementasi dari PerPres no 22 Tahun 2009, Surat Edaran Gubernur Sumut No.501/408/tahun 2014 serta Surat Edaran Bupati Samosir No. 1467 Tahun 2016 tentang gerakan satu hari tanpa nasi, yang dimaksudkan untuk meningkatkan penganekaragaman pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman untuk dikonsumsi termasuk produk pangan yang berbasis sumber daya lokal khususnya di Kabupaten Samosir.
 
“Sumber daya lokal yang tumbuh disekitar Kabupaten Samosir sangat banyak, namun dalam hal pengolahan untuk jadi makanan pengganti beras masih minim. Dengan keberhasilan launching ini nantinya akan tumbuh inovasi inovasi baru yang berbentuk home industry yang kelak menambah pendapatan petani sebagai wujud visi dan misi Kabupaten Samosir dalam dukungan kepariwisataaan,” ungkap Amon seperti dilansir dari laman samosirkab.go.id, Minggu (22/09/2019).
 
Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, Simonice merupakan inovasi dan perlu ditindaklanjuti oleh SKPD dan jajarannya yang ditetapkan bersama dan akhirnya diikuti oleh masyarakat Samosir secara umum. “Kita perlu menyampaikan One Day No Rice ini kepada masyarakat dan berharap terjadi pola makan dengan kadar karbohidrat yang rendah guna menghindari penyakit gula secara dini," ungkapnya.(BS09)
 
T#g:PanganpetaniSamosirSimonicenasi
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 jam lalu

    Triwulan III Tahun 2019, Ekonomi Nasional Tumbuh 5,02 Persen

    Beritasumut.com-Stabilitas ekonomi Indonesia masih tetap terjaga di tengah prospek perlambatan pertumbuhan perekonomian global. Di saat ekonomi glo

  • kemarin

    Peringatan Hari Kesehatan Nasional, Sekda Provinsi Sumut Ingatkan Prioritaskan Stunting dan Jaminan Kesehatan

    Beritaumut.com-Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara R Sabrina dan Wakil Bupati Deli Serdang HM Ali Yusuf Siregar menghadiri acara peringatan H

  • 2 hari lalu

    Wujudkan SDM Handal di Bidang Pariwisata, Pemkab Samosir Adakan Pelatihan Manajemen Homestay

    Beritasumut.com-Dalam rangka mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dalam pelayanan yang memuaskan di bidang kepariwisataan, Pemerintah K

  • 4 hari lalu

    Gebyar Karya Pertiwi, Panglima TNI Jadi Juri Lomba Memasak Nasi Goreng

    Beritasumut.com-Ada hal unik dan menarik pada pelaksanaan Gebyar Karya Pertiwi dan Military Attache Spouses Culture Tahun 2019, yaitu “Lomba

  • 7 hari lalu

    Pemko Medan Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad 1441 H di Medan Timur

    Beritasumut.com-Ribuan warga memadati Lapangan Porta mengikuti Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang digelar Pemko Medan pada Selasa (12/1

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.