Senin, 24 Februari 2020
  • Home
  • Peristiwa
  • Dukung Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Samosir Launching Simonice

Dukung Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Samosir Launching Simonice

Minggu, 22 September 2019 09:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Konsumsi beras yang sangat tinggi dan ketergantungan terhadap beras menjadi salah satu isu publik yang sedang diambil oleh pemerintah pusat maupun daerah untuk dimasukkan kedalam salah satu agenda settingnya.
 
Melihat fakta terkait over konsumsi beras di Indonesia, Presiden saat itu Susilo Bambang Yudhoyono mengeluarkan PerPres No.22 Tahun 2009 yang mengatur tentang Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal dan kemudian di implementasikan oleh Menteri Pertanian melalui Peraturan Mentan No.43 tahun 2009.
 
Untuk mendukung regulasi pemerintah pusat dan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir melalui Dinas Ketahanan Pangan membuat satu terobosan baru dengan meluncurkan Sistem Manajemen One Day No Rice (Simonice) yang langsung dibuka oleh Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga.
 
Dalam laporannya, Kadis Ketahanan Pangan Amon Sormin menyampaikan bahwa One Day No Rice merupakan implementasi dari PerPres no 22 Tahun 2009, Surat Edaran Gubernur Sumut No.501/408/tahun 2014 serta Surat Edaran Bupati Samosir No. 1467 Tahun 2016 tentang gerakan satu hari tanpa nasi, yang dimaksudkan untuk meningkatkan penganekaragaman pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman untuk dikonsumsi termasuk produk pangan yang berbasis sumber daya lokal khususnya di Kabupaten Samosir.
 
“Sumber daya lokal yang tumbuh disekitar Kabupaten Samosir sangat banyak, namun dalam hal pengolahan untuk jadi makanan pengganti beras masih minim. Dengan keberhasilan launching ini nantinya akan tumbuh inovasi inovasi baru yang berbentuk home industry yang kelak menambah pendapatan petani sebagai wujud visi dan misi Kabupaten Samosir dalam dukungan kepariwisataaan,” ungkap Amon seperti dilansir dari laman samosirkab.go.id, Minggu (22/09/2019).
 
Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, Simonice merupakan inovasi dan perlu ditindaklanjuti oleh SKPD dan jajarannya yang ditetapkan bersama dan akhirnya diikuti oleh masyarakat Samosir secara umum. “Kita perlu menyampaikan One Day No Rice ini kepada masyarakat dan berharap terjadi pola makan dengan kadar karbohidrat yang rendah guna menghindari penyakit gula secara dini," ungkapnya.(BS09)
 
T#g:PanganpetaniSamosirSimonicenasi
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 11 jam lalu

    Peringati Hari Sampah Nasional, Satgas 754 Bangun Rasa Cinta Lingkungan Masyarakat

    Beritasumut.com-Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) 754/ENK/20/3 Kostrad membangun rasa cinta akan kebersihan kepada masyarakat Kampung

  • 19 jam lalu

    Hulman Sitorus Sebut Tahun 2020 Total Dana Desa di Toba Rp 230 Miliar

    Beritasumut.com-Total anggaran yang dikucurkan pemerintah untuk program Dana Desa pada 5 (lima) tahun terakhir ini sebanyak Rp.329,8 Triliun. Untuk

  • 3 hari lalu

    Ratusan Nasi Bungkus Dibagikan Polsek Medan Timur di Jumat Barokah

    Beritasumut.com-Berbagai cara dilakukan untuk berbagi kebaikan kepada masyarakat kurang mampu. Kali ini, Polsek Medan Timur berbagi dengan cara mem

  • 4 hari lalu

    Masuk 10 Destinasi KSPN, Pemerintah Total Gelontorkan Rp 787 Miliar Bangun Konektivitas Pulau Morotai

    Beritasumut.com-Pemerintah telah menetapkan terdapat 10 destinasi wisata yang termasuk di dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Tan

  • 5 hari lalu

    Arsip Nasional RI Apresiasi Kerja Pemko Medan, Persiapkan Satu Data Indonesia

    Beritasumut.com-Arsip Nasional Republik Indonesia (RI) mengapresiasi kinerja Pemko Medan yang telah mempersiapkan Satu Data Indonesia dengan baik.

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.