Peristiwa

Dua Sindikat Curanmor Didor Tekab Polrestabes Medan di Pasar V Tembung

Dua Sindikat Curanmor Didor Tekab Polrestabes Medan di Pasar V Tembung
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Tekab Unit Ranmor Reskrim Polrestabes Medan kembali meringkus sindikat pencurian sepeda motor (Curanmor). Kali ini, dua pelaku diamankan dari Pasar V, Tembung. Dalam penangkapan itu, kedua pelaku yaitu Rehan Steven Sarumaha alias Lao (15) warga Jalan Swadaya, Gang Angkola, Desa Selambo, Kecamatan Medan Amplas dan Ramadhan Dalimunthe alias Madan (25) warga Jalan Makmur, Pasar III, Gang Kenanga Medan, sempat mendapat hadiah timah panas di bagian kaki.
 
Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Maringan Simanjuntak kepada wartawan, Senin (10/02/2020) mengatakan, penangkapan yang dilakukan itu atas laporan korban Zufrizal (41) warga Jalan Utama, Gang Sempurna No 103 Medan yang kehilangan dua unit sepeda motor di kediamannya tersebut.
 
"Selanjutnya, petugas Polrestabes Medan yang telah menerima laporan korban tersebut langsung melakukan penyelidikan pada tanggal 6 Februari 2020. Hasilnya penyelidikan itu berhasil dilakukan sekira pukul 16.00 WIB diketahui keberadaan pelaku Ramadhan terlihat di Jalan Pasar V Tembung," ujarnya.
 
Berdasarkan informasi tersebut, Tim Tekab Unit Ranmor Satuan Reskrim Polrestabes Medan langsung melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap tersangka. "Dari hasil interogasi terhadap tersangka, Ramadhan Dalimunthe mengakui perbuatannya melakukan pencurian dengan pemberatan berupa pencurian dua unit kendaraan sepeda bermotor jenis kawasaki Ninja warna putih Nopol D 2802 JL dan satu unit speda motor jenis Yamaha N Max warna putih nopol BK 6734 AHF di Jalan Utama, Gang Sempurna Medan," jelasnya.
 
Kemudian, sambungnya, dilakukan pengembangan terhadap Rehan di Jalan Pasar III Datuk Kabu Tembung. "Pengakuan tersangka, bahwa telah melakukan kejahatan sebanyak 7 kali. Sepeda motor hasil dari mencuri itu kemudian dijual kepada penadah Boncel (DPO)," imbuh Kasat Reskrim Polrestabes Medan.
 
Tim lalu melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti lainnya hasil dari kejahatannya. Pada saat dilakukan pengembangan, tersangka mencoba melawan petugas dan petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur terhadap dengan menembak kedua kaki tersangka. Dimana sebelumnya petugas telah memberikan tembakan peringatan tapi tersangka tidak mengindahkannya. "Petugas membawa tersangka ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diberikan pertolongan medis dan setelah itu tersangka diboyong ke komando," tegasnya.
 
Dari tersangka juga petugas mengamankan barang bukti masing-masing 1 unit sepeda motor Kawasaki Ninja RR warna putih list kuning tanpa plat, 1 buah  kunci T, 1 buah kunci L dan 1 buah gunting besi.
 
Dari pengakuan pelaku Ramadhan Dalimunthe, dua unit sepeda motor milik korban yang diparkir di rumah dalam keadaan stang terkunci dicuri menggunakan kunci yang berbentuk huruf T beserta kunci L dan gunting besi yang sudah disiapkan sebelumnya. Pelaku merusak gembok pagar dan stang sepeda motor milik korban, setelah sepeda motor berhasil dibawa pergi oleh ketiga tersangka, lalu 1 unit sepeda motor Yamaha N Max dijual kepada Boncel sebesar Rp 6.000.000. Dimana uang tersebut habis digunakan untuk membeli makan dan narkotika jenis sabu-sabu. (BS04)