Peristiwa

Dua Komplotan Curanmor di Mess Polwan Jalan Amal Luhur Ditangkap Polsek Helvetia


Dua Komplotan Curanmor di Mess Polwan Jalan Amal Luhur Ditangkap Polsek Helvetia
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Petugas Polsek Helvetia berhasil menangkap dua orang pelaku komplotan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) khususnya sepeda motor di Mess Polisi Wanita (Polwan) di Jalan Amal Luhur Medan. Korbannya adalah Polwan Ruth Luciana Manik dan Oktaviani Putri Widyanti yang langsung melaporkan kehilangannya ke Mapolsek Medan Helvetia.
 
Kapolsek Medan Helvetia, AKP Sah Udur Togi Marito Sitinjak kepada wartawan, Senin (23/09/2019) malam, menyebutkan, kedua pelaku masing-masing Muhammad Venanda Tasrif (21) warga Jalan Budi Luhur, Gang Jambu No.145, Kelurahan Sei Sikambing C-II, Kecamatan Medan Helvetia dan Edi Suseno alias Pleno (41) warga Desa Sei Mencirim, Dusun V, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang. "Keduanya merupakan perantara yang menjual barang hasil kejahatan, sementara seorang rekan tersangka berinisial IRWS masih dalam pengejaran," ujarnya.
 
Dijelaskannya, penangkapan bermula dari laporan korban yang juga anggota kepolisian. "Menindaki laporan tersebut, tim Pegasus yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Suyanto Usman SH yang melakukan penyelidikan mengetahui keberadaan Venanda Tasrif di Jalan Medan-Binjai Km 15 kecamatan Sunggal pada hari Sabtu (21/09/2019),” sambung AKP Sah Udur.
 
Ketika diinterogasi, lenjut dijelaskan mantan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Medan ini, tersangka mengakui mencuri dua unit sepeda motor milik Polwan di Mess yang terletak di Jalan Amal Luhur, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia pada hari Jumat, 20 September 2019. “Tersangka mengakui mencuri sepeda motor milik Polwan yang dalam keadaan stang terkunci dengan menggunakan sepeda motor Vario BK 3788 HAN milik IRWS,” katanya. 
 
Kata Kapolsek Helvetia, setelah berhasil mencuri sepeda motor tersebut, keduanya langsung membawa barang hasil kejahatannya ke kawasan Sei Mencirim untuk dijual melalui perantara seharga Rp 4 juta. “Selanjutnya, para tersangka berikut barang bukti berupa satu unit Vario yang digunakan dalam beraksi, sepasang sepatu, kunci sepeda motor, sangkur dan sepeda motor Beat tanpa pelat langsung digelandang ke Mapolsek Medan Helvetia untuk diproses,” tambahnya. 
 
Kedua tersangka, kata Sah Udur, dijerat dengan pasal berbeda. "Para tersangka curanmor dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian. Sedangkan Pleno sebagai perantara dijerat dengan Pasal 481 KUHPidana,” pungkasnya. (BS04)

Tag:curanmorMalingMess PolwanPolsek HelvetiaSepeda Motor