Selasa, 22 Oktober 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Ditutup 10 Mei, Sebanyak 11.669 Jemah Belum Lunasi BPIH

Ditutup 10 Mei, Sebanyak 11.669 Jemah Belum Lunasi BPIH

Selasa, 07 Mei 2019 23:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Sejak dibuka 30 April 2019, pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahap II baru 8.133 jemaah yang melakukan pelunasan.Masih ada 11.669 jemaah yang belum melunasi biaya haji, terdiri dari 10.441 jemaah dan 1.228 Tim Pemandu Haji Daerah atau TPHD.
 
Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis menyebutkan, pelunasan BPIH tahap I ditutup pada 15 April 2019. Saat itu, masih terdapat 19.815 kuota haji yang belum terlunasi. Jumlah ini terdiri dari 18.316 kuota jemaah haji reguler dan 1.486 Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Sementara pelunasan tahap II akan ditutup pada 10 Mei 2019 mendatang.“Untuk kuota tambahan, pelunasan akan dilakukan pada tahap III yang rencananya dibuka mulai 15-24 Mei 2019,” jelas Muhajirin dilansir dari laman kemenag, Selasa (07/05/2019).
 
Kepala Sub Direktorat Pendaftaran dan Pembatalan Haji Reguler, M Khanif menambahkan, jemaah yang paling banyak belum melakukan pelunasan BPIH dari Jawa Timur, jumlahnya mencapai 2.707 orang. Terbanyak selanjutnya adalah Jawa Barat (2.017), Jawa Tengah (1.104), dan DKI Jakarta (450). Provinsi dengan jumlah jemaah yang belum melunasi paling sedikit adalah Kalimantan Utara (13), Bengkulu (20), dan Bangka Belitung (24).
 
Menurut M Khanif, pelunasan tahap kedua diperuntukkan bagi jemaah haji yang masuk dalam enam kelompok, yakni jemaah haji yang berhak melunasi pada tahap I namun pada saat proses pelunasan mengalami kegagalan pembayaran, dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota.Jemaah haji yang nomor porsinya telah masuk alokasi kuota tahun 1440H/2019M yang sudah berstatus haji.
 
Kemudian jemaah haji yang akan menjadi pendamping bagi jemaah haji lanjut usia (minimal 75 tahun) yang telah melunasi pada Tahap I. Syaratnya, pendamping harus terdaftar sebelum tanggal 1 Januari 2017 dan terdaftar di provinsi yang sama. Selanjutnya jemaah haji penggabungan suami/istri dan anak kandung/orang tua yang terpisah. "Syaratnya, jemaah yang akan digabungkan juga harus terdaftar sebelum tanggal 1 Januari 2017 dan terdaftar di provinsi yang sama," terang Khanif.
 
Kelima, jemaah Haji lanjut usia minimal 75 tahun per tanggal 7 Juli 2019 yang telah memiliki nomor porsi dan terdaftar haji reguler sebelum tanggal 1 Januari 2017. Dan keenam, jemaah haji yang masuk nomor porsi berikutnya (cadangan) berdasarkan database SISKOHAT sebanyak 5% dari jumlah kuota provinsi dan/atau kabupaten/kota yang berstatus belum haji dan telah berusia 18 tahun atau sudah menikah.(BS09)
T#g:BPIHHajiKuota HajiMekkahUmrah
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Penulis Buku Formula 5-5-3 dalam Manajemen Haji, Helmi Hidayat: Awalnya dari Berburuk Sangka

    Beritasumut.com-Buku berjudul 'Formula 5-5-3 Dalam Manajemen Haji' karya Helmi Hidayat resmi dilaunching di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat,

  • satu minggu lalu

    UNIMED dan RSU Haji Medan Jalin Kerjasama Layanan Kesehatan

    Beritasumut.com-Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan menjalin kerjasama dengan Universitas Negeri Medan dalam bidang pelayanan kesehatan. Hal tersebut

  • 3 minggu lalu

    Kemenag Optimis Indeks Kepuasan Haji 2019 Capai 85,30

    Beritasumut.com-Kementerian Agama (Kemenag) optimis indeks kepuasan haji 2019 meningkat dari tahun sebelumnya atau mencapai angka 85,30. Sebelumnya

  • 3 minggu lalu

    Musda KNPI Sumut 2019 Resmi Dibuka di Asrama Haji Medan

    Beritasumut.com-Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Sumut resmi dibuka, Senin (30/09/2019) di Asrama Haji Medan. Helatan Musda itu dinilai kepatuhan ter

  • 3 minggu lalu

    Evaluasi Nasional Penyelenggaraan Kesehatan Haji, Menag Minta Sosialisasi Isthithaah Lebih Masif

    Beritasumut.com-Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin hadir pada Evaluasi Nasional Penyelenggaraan Kesehatan Haji 1440H/2019M, di Jakarta. Menag men

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.