Peristiwa

Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak


Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak
Beritasumut.com-Ilustrasi
Kecurangan penerimaan siswa baru

Beritasumut.com-Anggota Komisi B DPRD Medan Rajudin Sagala yang sempat mendapatkan ancaman bunuh dari orang tak dikenal (OTK) berharap agar persoalan menyangkut kecurangan dalam dunia pendidikan sudah seharusnya direspon serius oleh semua pihak.

"Sudah semestinya hal-hal menyangkut kecurangan dalam dunia pendidikan mulai dibenahi oleh semua pihak baik Pemerintah maupun pihak kepolisian. Menyangkut dugaan kecurangan PPDB 2016 itu juga bukan tanpa alasan, tidak sedikit orangtua calon murid yang mengadu secara langsung kepada saya baik di kantor atau kesempatan lain."

"Mereka (orangtua calon murid) mengaku anaknya tidak lulus walaupun Nemnya mencukupi, meski dalam petunjuk teknis secara aturannya penerimaan 70 persen berdasarkan NEM dan 30 persen testing. Bahkan ada yang Nemnya mencukupi tapi malah dipatok uang dalam jumlah besar oleh pihak sekolah supaya anaknya bisa lulus," beber Rajudin.

Menyangkut teror dan ancaman yang diterimanya, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menganggap hal itu adalah sebuah kewajaran."Kalau soal ancaman sudah biasa, tapi bukan berarti itu menjadi halangan bagi tanggungjawab saya menyangkut tugas untuk mengkritisi kinerja aparatur negara. Secara pribadi persoalan-persoalan yang menyangkut keluhan masyarakat juga tentu menjadi beban moril apabila tidak direspon dengan upaya menyikapinya," pungkasnya.(BS04)


Tag:Poldasu