Kamis, 20 Februari 2020
  • Home
  • Peristiwa
  • Dipecat Sepihak, 14 Karyawan PT Waruna Shipyard Indonesia Mengadu ke Fraksi PAN

Dipecat Sepihak, 14 Karyawan PT Waruna Shipyard Indonesia Mengadu ke Fraksi PAN

Selasa, 02 Oktober 2018 18:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS07
Beritasumut.com-Sebanyak 14 eks karyawan PT Waruna Shipyard Indonesia di Jalan Bagan Deli Lama Gabion Belawan, mengutus delegasinya ke Fraksi PAN DPRD Medan, Selasa (02/10/2018). Mereka mengadu karena dilarang masuk bekerja. Diduga pelarangan masuk kerja karena karyawan membentuk serikat kerja. 
 
Delegasi karyawaan diterima Ketua Fraksi PAN DPRD Medan, Bahrumsyah dan menyerap aspirasi karyawan. Menurut penuturan perwakilan karyawan, Rachmat, ke 14 karyawan sudah bekerja 5 hingga 20 tahun. Namun, sekitar 2 bulan lalu mereka dilarang masuk kerja melalui security.
 
Rachmat bercerita, pelarangan mereka untuk tidak kerja namun belum menerima surat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kuat dugaan karena membentuk serikat. Dimana setelah karyawan melaporkan pembentukan Serikat Pekerja Multi Sektor (SPMS) Waruna Shipyard Indonesia mulai saat itu pula ada pelarangan untuk tidak kerja. Sedangkan sebagian karyawan yang masuk pengurus dan anggota SPMS mendapat intimidasi dan mutasi unit kerja. "Kami tidak diperbolehkan kerja. Ketika kami minta surat PHK, pihak perusahaan tidak dapat menyerahkan," terang Rachmat.
 
Untuk itu kata Rachmat, pihaknya berharap DPRD Medan dapat memfasilitasi keluhan karyawan. "Kami hanya menuntut hak, karena kami ketahui membentuk serikat kerja diperbolehkan UU," tambah  Rahcmat. Sebagaimana diketahui, PT Waruna Shipyard Indonesia salah satu perusahaan unit galangan kapal terbesar di Sumut. Saat ini diperkirakan memiliki sekitar 700 karyawan. 
 
Menyikapi keluhan para pendelegasi, Ketua Fraksi PAN DPRD Medan, HT Bahrumsyah mengaku prihatin ketika mendengar pengakuan karyawa. Hanya karena membentuk serikat kerja lantas tidak diperbolehlan kerja lagi. Untuk itu, Bahrumsyah akan menyampaikan persoalan kepada Ketua Komisi B dan pimpinan DPRD Medan untuk menghadirkan pimpinan perusahaan PT Waruna Shipyard Indonesia di gedung DPRD Medan dilakukan rapat dengar pendapat. Pada RDP nanti akan dipertanyakan kewajiban perusahaan. 
 
Disinggung Bahrumsyah lagi, perubahan nama perusahaan yang sebelumnya Waruna Sentana ke PT Waruna Shipyard Indonesia patut dipertanyakan. Karena dalam perubahan nama perusahaan dimaksud harus ikut berganti dokumentasi. Perubahan itu juga harus merobah dokumentasi AMDAL. "Kita kuatir dengan perubahan nama perusahaan lantas merubah masa kerja karyawan. Hukum harus ditegaskan," tambah Bahrumsyah. (BS07)
T#g:DPRD MedanFraksi PANKaryawan PTWarunaPelabuhan BelawanWaruna Indonesia
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Medan Segera Miliki Perda Kearsipan

    Beritasumut.com-Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution, MSi diwakili Sekretaris Daerah Kota Medan, Ir. Wiriya Alrahman, MM men

  • satu bulan lalu

    Pemko Medan Sampaikan Ranperda Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan dan Kearsipan

    Beritasumut.com-Plt Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi, diwakili Sekda Kota Medan, Ir Wiriya Alrahman MM menyampaikan Nota Pengantar Ranperd

  • satu bulan lalu

    Fraksi PAN DPRD Dukung Kapolresta Deli Serdang Berantas Judi

    Beritasumut.com-Persoalan maraknya praktik judi, khususnya toto gelap (togel) di Kabupaten Deli Serdang, kian hari kian akut. Persoalan inipun lant

  • satu bulan lalu

    Pemko Medan Fokus Bangun Peradaban Kota dengan Jalan Budaya

    Beritasumut.com-Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi, mengatakan pada 2020 ini Pemko fokus membangun peradaban kota melal

  • 2 bulan lalu

    Pemko dan DPRD Medan Sepakati Bahas 20 Ranperda di Tahun 2020

    Beritasumut.com-Ketua DPRD Medan Hasyim SE dan Plt Walikota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi diwakili Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM menanda

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.