Rabu, 20 November 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Dipecat Sepihak, 14 Karyawan PT Waruna Shipyard Indonesia Mengadu ke Fraksi PAN

Dipecat Sepihak, 14 Karyawan PT Waruna Shipyard Indonesia Mengadu ke Fraksi PAN

Selasa, 02 Oktober 2018 18:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS07
Beritasumut.com-Sebanyak 14 eks karyawan PT Waruna Shipyard Indonesia di Jalan Bagan Deli Lama Gabion Belawan, mengutus delegasinya ke Fraksi PAN DPRD Medan, Selasa (02/10/2018). Mereka mengadu karena dilarang masuk bekerja. Diduga pelarangan masuk kerja karena karyawan membentuk serikat kerja. 
 
Delegasi karyawaan diterima Ketua Fraksi PAN DPRD Medan, Bahrumsyah dan menyerap aspirasi karyawan. Menurut penuturan perwakilan karyawan, Rachmat, ke 14 karyawan sudah bekerja 5 hingga 20 tahun. Namun, sekitar 2 bulan lalu mereka dilarang masuk kerja melalui security.
 
Rachmat bercerita, pelarangan mereka untuk tidak kerja namun belum menerima surat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kuat dugaan karena membentuk serikat. Dimana setelah karyawan melaporkan pembentukan Serikat Pekerja Multi Sektor (SPMS) Waruna Shipyard Indonesia mulai saat itu pula ada pelarangan untuk tidak kerja. Sedangkan sebagian karyawan yang masuk pengurus dan anggota SPMS mendapat intimidasi dan mutasi unit kerja. "Kami tidak diperbolehkan kerja. Ketika kami minta surat PHK, pihak perusahaan tidak dapat menyerahkan," terang Rachmat.
 
Untuk itu kata Rachmat, pihaknya berharap DPRD Medan dapat memfasilitasi keluhan karyawan. "Kami hanya menuntut hak, karena kami ketahui membentuk serikat kerja diperbolehkan UU," tambah  Rahcmat. Sebagaimana diketahui, PT Waruna Shipyard Indonesia salah satu perusahaan unit galangan kapal terbesar di Sumut. Saat ini diperkirakan memiliki sekitar 700 karyawan. 
 
Menyikapi keluhan para pendelegasi, Ketua Fraksi PAN DPRD Medan, HT Bahrumsyah mengaku prihatin ketika mendengar pengakuan karyawa. Hanya karena membentuk serikat kerja lantas tidak diperbolehlan kerja lagi. Untuk itu, Bahrumsyah akan menyampaikan persoalan kepada Ketua Komisi B dan pimpinan DPRD Medan untuk menghadirkan pimpinan perusahaan PT Waruna Shipyard Indonesia di gedung DPRD Medan dilakukan rapat dengar pendapat. Pada RDP nanti akan dipertanyakan kewajiban perusahaan. 
 
Disinggung Bahrumsyah lagi, perubahan nama perusahaan yang sebelumnya Waruna Sentana ke PT Waruna Shipyard Indonesia patut dipertanyakan. Karena dalam perubahan nama perusahaan dimaksud harus ikut berganti dokumentasi. Perubahan itu juga harus merobah dokumentasi AMDAL. "Kita kuatir dengan perubahan nama perusahaan lantas merubah masa kerja karyawan. Hukum harus ditegaskan," tambah Bahrumsyah. (BS07)
T#g:DPRD MedanFraksi PANKaryawan PTWarunaPelabuhan BelawanWaruna Indonesia
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 6 hari lalu

    Pelindo 1 Tanda Tangani HOA Optimalisasi Pelabuhan Kuala Tanjung

    Beritasumut.com-PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 bersama Port of Rotterdam Authority dan Zhejiang Provincial Seaport Investment &a

  • 2 minggu lalu

    Hasyim dari Fraksi PDI-P Resmi Dilantik Jadi Ketua DPRD Medan

    Beritasumut.com-Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dalam rangka Peresmian dan Pengucapan Sumpah/Janji Pimpinan DPRD Medan Masa Jabatan 2019-2024 berla

  • satu bulan lalu

    Nama-Nama Calon Pimpinan Definitif DPRD Kota Medan Masa Jabatan 2019-2024 Telah Diumumkan

    Beritasumut.com-Wali Kota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH, dihadiri Wakil Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi menghadiri rapat paripurna

  • 2 bulan lalu

    Orientasi dan Pembekalan Tugas Bagi Anggota DPRD Ditutup, Ini Harapan Pemko Medan

    Beritasumut.com-Kegiatan orientasi dan pembekalan tugas bagi para anggota DPRD Kota Medan masa jabatan 2019-2024 resmi di tutup Wali Kota Medan, Dr

  • 2 bulan lalu

    Tiga Pelajar Bawa Sajam dan Bom Molotov Saat Demo di Gedung DPRD Sumut Akan Dibina Polisi

    Beritasumut.com-Aksi demo pelajar pada Kamis (27/09/2019) dan Jumat (28/09/2019) di kawasan Gedung DPRD Medan dan Sumut Jalan Imam Bonjol yang memb

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.