Peristiwa

Diduga Korupsi Rp 10 Milyar, Lima Mantan Pejabat PDAM Tirtanadi Ditahan


Diduga Korupsi Rp 10 Milyar, Lima Mantan Pejabat PDAM Tirtanadi Ditahan
BERITASUMUT.COM/BS05
Beritasumut.com-Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Deli Serdang mengamankan lima orang tersangka kasus korupsi PDAM, Kamis (18/07/2019) sore. Kelima tersangka merupakan mantan pejabat di PDAM Cabang Deli Serdang.
 
Kelima orang yang diamankan yakni, Mustafa Lubis yang merupakan Kabag Keuangan PDAM Tirtanadi Cabang Deli Serdang tahun 2015; Lian Syahrul Mantan Kabag Keuangan PDAM Tirtanadi Cabang Deli Serdang tahun 2015; Achmad Askari Kacab PDAM Tirtanadi Cabang Deli Serdang tahun 2015 sampai 2016; Bambang Kurnianto Staf Ahli Direksi PDAM dan Pahmiuddin Mantan Kacab PDAM Tirtanadi Cabang Deli Serdang. 
 
Kajari Deli Serdang, Harli Siregar mengatakan terjadi penggelembungan atau mark up nilai cek pengambilan uang. Dimana pada cek pengambilan tidak sesuai dengan voucher yang diterbitkan. Itu mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 10 milyar. "Setiap pencairan cek yang dilakukan oleh Kabag Keuangan terjadi perbedaan dengan nilai yang diminta oleh Kabag Umum yang telah disetujui Kacab," jelas Harli Siregar, didampingi Kasi Intel Kejari Deli Serdang Muhammad Iqbal dan Kasi Pidsus Afriz Chair di Kejari Deli Serdang, Kamis (18/07/2019) sore. 
 
Dia menambah proses penarikan uang dari rekening kas PDAM Cabang Deli Serdang untuk pembayaran biaya operasional berdasarkan adanya usulan permintaan pembayaran dari bagian umum yang ditandatangani oleh kabag keuangan. "Selanjutnya usulan tersebut diserahkan kepada kepala cabang untuk dibuatkan disposisi oleh kacab. Setelah didisposisikan, usulan tersebut diserahkan ke kabag keuangan untuk dibuatkan voucher  yang diberi nomor dan selanjutnya dibuatkan cek," ujarnya. 
 
Nilai cek dan voucher harus saling sesuai. Selanjutnya uang tersebut dicairkan melalui Bank Sumut oleh kabag keuangan. Saat ini, kelima tersangka ditahan di Lapas Lubuk Pakam. (BS05)

Tag:KorupsiKorupsi PDAMTirtanadiPDAM Tirtanadi