Kamis, 27 Februari 2020
  • Home
  • Peristiwa
  • Diduga Korupsi Dana Desa dan Jual Raskin, Kades Sopran Harahap Dilaporkan ke Kejatisu

Diduga Korupsi Dana Desa dan Jual Raskin, Kades Sopran Harahap Dilaporkan ke Kejatisu

Rabu, 24 Januari 2018 21:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Puluhan mahasiswa berasal dari Padanglawas Utara (Paluta) yang tergabung dalam Pusat Kajian Konsultasi Hukum dan Politik (PUSKOMPOLIT) melakukan demo ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Rabu (24/01/2018).
 
Dalam aksinya, massa meminta agar Kejatisu mengusut kasus dugaan korupsi dan penyalahgunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan penyaluran beras miskin alias raskin di Desa Nagasaribu, Kecamatan Padang Bolak Tenggara, Paluta.
 
Indikasi korupsi dana ADD dan penyelewengan raskin tersebut diduga dilakukan kepala desa (kades) setempat, Zonni Sopran Harahap. Terlebih untuk masalah raskin, masyarakat setempat sudah mengeluh dan berang karena selama setahun ke belakang tak pernah lagi menerim raskin.
 
"Kedatangan kami di Kejatisu adalah melaporkan kasus dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Kades Nagasaribu. Masyarakat mengeluh, mereka tidak lagi mendapat jatah raskin. Jadi, dikemanakan raskin yang menjadi hak masyarakat kecil itu?" ungkap Iskandar Siregar, Koordinator Lapangan (Korlap) PUSKOMPOLIT kepada wartawan, Rabu (24/1).
 
Untuk itu, sambung Iskandar, dia meminta agar Kejatisu segera memanggildan memeriksa Kades Nagasaribu, Zonni Sopran Harahap. "Kejatisu harus memanggil dan memeriksa Zonni Sopran Harahap. Kalau perlu ditahan saja, supaya kasus ini dapat terpecahkan," ungkapnya.
 
Hal yang menguatkan telah terjadinya dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang dalam pembagian raskin itu, sebut Iskandar, tidak dilibatkannya Badan Musyawarah Desa (BPD), dalam penyaluran raskin. Kuat dugaan, raskin tersebut diperjualbelikan sang kades."Tangkap dan penjarakan koruptor serta tegakkan keadilan bagi masyarakat Desa Nagasaribu, Kabupaten Paluta," imbuhnya koordinator aksi PUSKOMPOLIT, Lukman Siregar.
 
Sementara dalam aksi di Kantor Kejatisu, Jalan AH Nasution, Medan, massa aksi diterima Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum), Sumanggar Siagian.Kepada massa aksi, Sumanggar berjanji pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan tersebut. "Nanti laporan ini segera kita tindaklanjuti," janjinya. (BS04)
 
T#g:ADDDana DesaKades Sopran HarahapKejatisuKorupsipungli
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Hulman Sitorus Sebut Tahun 2020 Total Dana Desa di Toba Rp 230 Miliar

    Beritasumut.com-Total anggaran yang dikucurkan pemerintah untuk program Dana Desa pada 5 (lima) tahun terakhir ini sebanyak Rp.329,8 Triliun. Untuk

  • satu minggu lalu

    Pungli Supir Truk, Dua Pria Ini Diciduk Jajaran Polresta Deli Serdang

    Beritasumut.com-Personel Polsek Galang Polresta Deli Serdang mengamankan dua pria pelaku pemalak/ pungli terhadap supir truk angkutan barang saat s

  • satu minggu lalu

    Polres Mandailing Natal Resmikan Zona Integritas Bebas Korupsi

    Beritasumut.com–Polres Mandailing Natal (Madina) menyelenggarakan kegiatan pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari

  • satu minggu lalu

    Percepat Pengelolaan Dana Desa, Mendagri Perintahkan Eselon 1 Turun Langsung ke Daerah

    Beritasumut.com-Jumlah Dana Desa untuk tahun anggaran 2020 meningkat secara signifikan menjadi Rp. 72 triliun dari yang sebelumnya di tahun 2019 ha

  • 2 minggu lalu

    Praktisi Hukum: KPK Jangan Tebang Pilih Kasus Suap DPRD Sumut

    Beritasumut.com-Terkait diumumkannya 14 nama tersangka baru anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 oleh KPK, praktisi Hukum Eka Putra Zakran SH memin

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.