Jumat, 23 Februari 2018
  • Home
  • Peristiwa
  • Diduga Korupsi Dana Desa dan Jual Raskin, Kades Sopran Harahap Dilaporkan ke Kejatisu
pilkada beritasumut.com

Diduga Korupsi Dana Desa dan Jual Raskin, Kades Sopran Harahap Dilaporkan ke Kejatisu

Rabu, 24 Januari 2018 21:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Puluhan mahasiswa berasal dari Padanglawas Utara (Paluta) yang tergabung dalam Pusat Kajian Konsultasi Hukum dan Politik (PUSKOMPOLIT) melakukan demo ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Rabu (24/01/2018).
 
Dalam aksinya, massa meminta agar Kejatisu mengusut kasus dugaan korupsi dan penyalahgunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan penyaluran beras miskin alias raskin di Desa Nagasaribu, Kecamatan Padang Bolak Tenggara, Paluta.
 
Indikasi korupsi dana ADD dan penyelewengan raskin tersebut diduga dilakukan kepala desa (kades) setempat, Zonni Sopran Harahap. Terlebih untuk masalah raskin, masyarakat setempat sudah mengeluh dan berang karena selama setahun ke belakang tak pernah lagi menerim raskin.
 
"Kedatangan kami di Kejatisu adalah melaporkan kasus dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Kades Nagasaribu. Masyarakat mengeluh, mereka tidak lagi mendapat jatah raskin. Jadi, dikemanakan raskin yang menjadi hak masyarakat kecil itu?" ungkap Iskandar Siregar, Koordinator Lapangan (Korlap) PUSKOMPOLIT kepada wartawan, Rabu (24/1).
 
Untuk itu, sambung Iskandar, dia meminta agar Kejatisu segera memanggildan memeriksa Kades Nagasaribu, Zonni Sopran Harahap. "Kejatisu harus memanggil dan memeriksa Zonni Sopran Harahap. Kalau perlu ditahan saja, supaya kasus ini dapat terpecahkan," ungkapnya.
 
Hal yang menguatkan telah terjadinya dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang dalam pembagian raskin itu, sebut Iskandar, tidak dilibatkannya Badan Musyawarah Desa (BPD), dalam penyaluran raskin. Kuat dugaan, raskin tersebut diperjualbelikan sang kades."Tangkap dan penjarakan koruptor serta tegakkan keadilan bagi masyarakat Desa Nagasaribu, Kabupaten Paluta," imbuhnya koordinator aksi PUSKOMPOLIT, Lukman Siregar.
 
Sementara dalam aksi di Kantor Kejatisu, Jalan AH Nasution, Medan, massa aksi diterima Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum), Sumanggar Siagian.Kepada massa aksi, Sumanggar berjanji pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan tersebut. "Nanti laporan ini segera kita tindaklanjuti," janjinya. (BS04)
 
T#g:ADDDana DesaKades Sopran HarahapKejatisuKorupsipungli
ceritasumut.com
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 6 hari lalu

    Mendagri Sebutkan Modus di Area Rawan Korupsi yang Harus Diwaspadai

    Beritasumut.com-Dalam setiap kesempatan, terutama ketika berbicara di hadapan para kepala daerah, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo tidak pernah l

  • 6 hari lalu

    KPK Tetapkan 3 Tersangka Dugaan Suap Anggota DPRD Lampung Tengah

    Beritasumut.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga orang tersangka dalam dugaan suap terhadap Anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah

  • 7 hari lalu

    FA, Anggota DPR RI Ditetapkan Sebagai Tersangka oleh KPK

    Beritasumut.com-Dalam pengembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi menerima hadiah atau janji terkait pengadaan satelit monitoring di Badan

  • 7 hari lalu

    Urusan Hukum Kepala Daerah, Pemerintah Tak Ikut Campur

    Beritasumut.com-Maraknya kepala daerah yang kena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), membuat Menteri Dalam Negeri (Kem

  • satu minggu lalu

    KPK Tahan Bupati Halmahera Timur

    Beritasumut.com-Untuk kepentingan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait proyek di Kementerian Pekerjaan Umum

  • Copyright © 2010 - 2018 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.