Sabtu, 21 September 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Diduga Korupsi Dana Desa dan Jual Raskin, Kades Sopran Harahap Dilaporkan ke Kejatisu

Diduga Korupsi Dana Desa dan Jual Raskin, Kades Sopran Harahap Dilaporkan ke Kejatisu

Rabu, 24 Januari 2018 21:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Puluhan mahasiswa berasal dari Padanglawas Utara (Paluta) yang tergabung dalam Pusat Kajian Konsultasi Hukum dan Politik (PUSKOMPOLIT) melakukan demo ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Rabu (24/01/2018).
 
Dalam aksinya, massa meminta agar Kejatisu mengusut kasus dugaan korupsi dan penyalahgunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan penyaluran beras miskin alias raskin di Desa Nagasaribu, Kecamatan Padang Bolak Tenggara, Paluta.
 
Indikasi korupsi dana ADD dan penyelewengan raskin tersebut diduga dilakukan kepala desa (kades) setempat, Zonni Sopran Harahap. Terlebih untuk masalah raskin, masyarakat setempat sudah mengeluh dan berang karena selama setahun ke belakang tak pernah lagi menerim raskin.
 
"Kedatangan kami di Kejatisu adalah melaporkan kasus dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Kades Nagasaribu. Masyarakat mengeluh, mereka tidak lagi mendapat jatah raskin. Jadi, dikemanakan raskin yang menjadi hak masyarakat kecil itu?" ungkap Iskandar Siregar, Koordinator Lapangan (Korlap) PUSKOMPOLIT kepada wartawan, Rabu (24/1).
 
Untuk itu, sambung Iskandar, dia meminta agar Kejatisu segera memanggildan memeriksa Kades Nagasaribu, Zonni Sopran Harahap. "Kejatisu harus memanggil dan memeriksa Zonni Sopran Harahap. Kalau perlu ditahan saja, supaya kasus ini dapat terpecahkan," ungkapnya.
 
Hal yang menguatkan telah terjadinya dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang dalam pembagian raskin itu, sebut Iskandar, tidak dilibatkannya Badan Musyawarah Desa (BPD), dalam penyaluran raskin. Kuat dugaan, raskin tersebut diperjualbelikan sang kades."Tangkap dan penjarakan koruptor serta tegakkan keadilan bagi masyarakat Desa Nagasaribu, Kabupaten Paluta," imbuhnya koordinator aksi PUSKOMPOLIT, Lukman Siregar.
 
Sementara dalam aksi di Kantor Kejatisu, Jalan AH Nasution, Medan, massa aksi diterima Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum), Sumanggar Siagian.Kepada massa aksi, Sumanggar berjanji pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan tersebut. "Nanti laporan ini segera kita tindaklanjuti," janjinya. (BS04)
 
T#g:ADDDana DesaKades Sopran HarahapKejatisuKorupsipungli
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    IPAK Naik, BPS: Masyarakat Berperilaku Semakin Anti Korupsi

    Beritasumut.com-Berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) terhadap 9.952 rumah tangga di 33 provinsi di tanah air diperoleh angka Indeks

  • 4 hari lalu

    Diduga Korupsi Dana Desa, Kades dan Kadis PMD Didatangi Ratusan Massa

    Beritasumut.com-Ratusan Massa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Labuhanbatu mendatangi Kantor Kepala Desa Sei Penggantungan, Ke

  • 6 hari lalu

    Poldasu Periksa Ajudan Wali Kota Terkait OTT Kasus Pungli di BPKAD Pematang Siantar

    Beritasumut.com-Rilan, yang disebut sebagai ajudan Wali Kota Pematang Siantar diperiksa Penyidik Subdit III/Tipidkor Direktorat Reserse Kriminal Kh

  • satu minggu lalu

    Sekda Kota Siantar Diperiksa Poldasu Terkait Dugaan Penipuan Proyek Pasar Horas

    Beritasumut.com-Usai melakukan pemeriksaan terhadap Wali Kota Pematang Siantar Hefriansyah Noor, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Po

  • 2 minggu lalu

    Agar Tak Terjerat Kasus Korupsi, Ini Permintaan Mendagri kepada Kepala Daerah

    Beritasumut.com-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta Kepala Daerah pahami regulasi dan Undang-Undang. Dengan memahami dan patuh te

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.