Rabu, 23 Oktober 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Diduga Gugurkan Kandungan, Pembantu Rumah Tangga Tewas Bersama Bayinya di Medan Petisah

Diduga Gugurkan Kandungan, Pembantu Rumah Tangga Tewas Bersama Bayinya di Medan Petisah

Minggu, 10 Maret 2019 21:35:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Nasib tragis dialami seorang pembantu rumah tangga (PRT) berinisial YL (21). Dia meninggal dunia bersama bayinya (usia hamil 7 bulan) di rumah majikan korban, di Jalan Hasanuddin, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Petisah, Sabtu (09/03/2019) sekitar pukul 11.00 WIB.
 
Dari informasi dihimpun, sebelum ditemukan meninggal, majikan korban bernama Silvia (32) memanggil korban, karena biasanya korban pada pukul 06.00 WIB sudah bangun dan bekerja. Akan tetapi, setelah berada di depan pintu kamar korban, Silvia melihat ada darah dan menanyakannya pada korban."Saat itu, korban mengaku jika dirinya sedang mengalami menstruasi," ujar Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing kepada wartawan, Minggu (10/03/2019) 
 
Meskipun mengaku sedang mens, namun korban enggan membuka pintu kamarnya. Sehingga suami saksi bernama Yopi (34) hendak mendobrak pintu kamar korban, akan tetapi dibatalkan karena korban mengaku sedang tidak berpakaian."Hingga akhirnya korban membuka sendiri pintu kamarnya," jelas Martuasah.
 
Silvia sempat memberikan susu kotak dan membuatkannya telur. Namun saat akan mengantarkan telur yang dibuatnya ke kamar korban, Silvia melihat pembantunya tersebut sudah tertidur di lantai kamar dengan darah berceceran."Lalu saksi Yopi langsung memanggil ambulance dari RS Materna. Akan tetapi setibanya ambulance dirumah korban ternyata sudah meninggal dunia. Sehingga saksi dan supir ambulance melaporkan kejadian ini ke Polsek Medan Baru," terangnya.
 
Saat petugas INAFIS dari Polrestabes Medan memeriksa kondisi korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Akan tetapi Martuasah mengaku, petugas menemukan tiga papan obat merk sapros, yang diduga digunakan korban untuk menggugurkan kandungannya.
 
"Setelah dilakukan otopsi di RS Bhayangkara, dugaan sementara korban meninggal dunia karena mengalami pendarahan, sementara bayinya meninggal dunia saat masih berada di dalam kandungan. Saat ini kedua jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga, untuk kemudian disemayamkan oleh keluarga korban," pungkasnya. (BS04)
T#g:Bunuh DiriHamilMeninggalPRT
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Tayangan Bunuh Diri di Sosial Media Bisa Picu Pelaku Bunuh Diri

    Beritasumut.com-Depresi berat atau tekanan jiwa, memang sebagai alasan dari seseorang untuk melakukan aksi bunuh diri. Namun, hal ini akan semakin

  • 2 minggu lalu

    Diduga Cek Cok, Polisi di Perbaungan Tembak Istri Lalu Bunuh Diri

    Beritasumut.com-Warga Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) geger setelah mendengar beberapa kali suara letusan dari salah satu

  • satu bulan lalu

    Pimpin Upacara Pemakaman, Presiden Jokowi: Habibie Adalah Suri Tauladan Seluruh Anak Bangsa

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, seluruh rakyat Indonesia berkabung atas wafatnya Presidenke-3 Republik Indonesia (RI), Pr

  • satu bulan lalu

    Panglima TNI Hadiri Pemakaman Presiden ke-3 RI BJ Habibie

    Beritasumut.com-Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP, didampingi Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny Nanny Hadi Tjahjanto menghadiri upacara pema

  • satu bulan lalu

    BJ Habibie Meninggal Dunia, Ini Penjelasan Keluarga

    Beritasumut.com-Presiden RI ke-III, Prof Dr Ing H Bacharuddin Jusuf Habibie FREng atau yang dikenal dengan BJ Habibie, tutup usia hari ini, Rabu (1

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.