Peristiwa

Diduga Buntut Pemukulan Ketua PDIP, Rumah Dinas Walikota Medan Dilempari

admin admin
Diduga Buntut Pemukulan Ketua PDIP, Rumah Dinas Walikota Medan Dilempari
Google

Medan, (beritasumut.com) Diduga imbas dari pemukulan terhadap Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan Hendy Jhon Hutagalung yang berbuntut penyerangan puluhan massa ke Kantor Walikota Medan, Jalan Raden Saleh, Medan, Sumatera Utara, Senin (21/01/2013) kemarin, sejumlah massa kembali melakukan pelemparan ke Rumah Dinas Walikota Medan, Jalan Sudirman, Medan, Sumatera Utara, , Selasa (22/01/2013).

Informasi yang diperolah menyebutkan, puluhan massa tersebut sebelumnya melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Tinggi sumatera Utara, Jalan AH Nasution, Medan. Kemudian, sekira pukul 12.30.WIB, massa membubarkan diri dan telah diarahkan untuk kembali pulang kerumah masing-masing.

Namun rupanya sebagian massa yang melintasi Jalan Sudirman berhenti di depan Rumah Dinas Walikota Medan, dan secara spontan mereka melempari Rumah Dinas dengan botol-botol minuman air mineral dan juga batu. Tidak ada yang terluka akibat pelemparan itu.

"Benar, pelemparan itu terjadi oleh sejumlah massa yang kebetulan lewat dari Rumah Dinas Walikota Medan setelah melakukan unjukrasa. Kalau tidak salah mereka unjukrasa sebelumnya di Kantor Kejaksaan Sumut, kata Kasat Pol PP M Sofyan di Kantor Walikota Medan, Selasa (22/01/2013).

Dia mengatakan, pelemparan itu terjadi secara spontan dan kebetulan Anggota Satpol PP Pemko Medan sedang berjaga-jaga saat itu. Namun pihak Satpol PP Pemko Medan tidak mau membalasanya.

"Memang sebelumnya sudah saya perintahkan kepada semua anggota agar siaga dan jika ada serangan lemparan jangan dibalas," ucapnya.

Setelah massa melakukan pelemparan beberapa saat kemudian massa pun meninggalkan lokasi yang umumnya menggunakan kendaraaan. Dalam peristiwa itu tidak korban luka, hanya kerusakan ringan.

"Kita pada saat itu menyiagakan sebanyak 15 personil Satpol PP Pemko Medan dan sejumlah Kepling," katanya seraya menuturkan sampai Selasa sore, para Kepling sudah disuruh pulang cukup hanya Satpol PP Pemko Medan dan aparat kepolisian saja yang bertugas.

Dia juga menyampaikan, pihaknya akan terus berjaga-jaga di Kantor Walikota Medan maupun di Rumah Dinas Walikota Medan.

"Kita akan melakukan penjagaan terus hingga situasi kembali netral antara pihak Pemko Medan dengan pihak massa. Pemko Medan kini berupaya terus melakukan pendekatan untuk mencairkan situasi yang tidak baik ini," paparnya.

Dikatakannya, Satpol PP Medan bersama aparat kepolisian akan terus berjaga-jaga sampai ada titik temu dari kedua belah pihak.

"Memang tadi ada sejumlah Kepling berjaga-jaga, mereka diperbantukan berjaga di Kantor Walikota Medan dan juga di Rumah Dinas Walikota Medan. Tapi sore ini sudah kita suruh kembali ke tempatnya masin-masing," paparnya.

Dia menjelaskan, pasca peristiwa Senin, dirinya tidak pernah memerintahkan seluruh anggotanya Satpol PP berpakaian sipil.

"Mereka tetap berpakaian seragam dan berjaga-jaga karena itu tugas. Apapun yang terjadi kita harus siap berjaga-jaga, untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan," ujarnya.

Dia juga berharap baik Pemko Medan maupun pihak yang melakukan penyerangan ke Kantor Walikota Medan dapat berdamai secepatnya.

"Titik damai harus secepatnya kita lakukan. Kita takut situasi ini bisa dimanfaatkan oknum tertentu yang tidak menginginkan kekondusifan di Kota Medan, atau pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab lainnya," katanya. (BS-024)