Peristiwa

Di Depan Gedung KPU Sumut, Koalisi Masyarakat Cinta NKRI dan Amin Desak TNI-Polri Tangkap Pelaku Makar


Di Depan Gedung KPU Sumut, Koalisi Masyarakat Cinta NKRI dan Amin Desak TNI-Polri Tangkap Pelaku Makar
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Masyarakat Cinta NKRI Sumut dan Aliansi Mahasiswa Islam Nusantara (Amin) menggelar aksi demo di depan Gedung KPU Sumut di Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Rabu (22/5/2019) siang
 
Dalam orasinya, Koordinator aksi dari Masyarakat Cinta NKRI  J Samosir meminta kepada semua pihak untuk menghargai keputusan KPU Sumut yang telah mengumumkan calon pemenang Presiden yang dipilih oleh rakyat Indonesia. "Jangan mau terpancing, kita garda terdepan untuk menjaga NKRI. Kita jaga kesatuan dan hargai umat muslim yang melakukan ibadah puasa, " ucapnya.
 
Saat ini , menurut Samosir, ada kelompok yang ingin membuat rusuh, untuk itu pihaknya meminta pihak kepolisian untuk menangkap para perusuh dan jadikan hukum sebagai panglima negara ini. "Pemenang sudah ada yang kalah legowo dan masih ada lagi yang melakukan kerusuhan dan keributan. Kami mengawal untuk mendukung TNI-Polri untuk menindak pembentontak, diduga sebagai kelompok makar tersebut, " paparnya.
 
"Massa menginginkan bangsa ini bermartabat dan tidak ingin negara ini terpecah hanya gara-gara gara menolak keputusan KPU selalu penyelengara pemilihan Presiden RI," sambung Samosir seraya menekankan jika pihaknya tidak menginginkan negara Indonesia tercabik-cabik seperti di Timur Tengah. 
 
"Kami tidak mau ada perpecahan kami tidak mau berperang dengan saudara kami. Jangan adanya kepentingan elit-elit yang ingin berkuasa tidak sesuai dengan undang-undang. Jangan sampai masyarakat Indonesia susah makan dan tidur hanya terjadinya perpecahan.Di sini kami mendukung langkah kepolisian yang menjaga Gedung KPU Sumut. Kami mendukung TNI-Polri untuk menangkap perusuh yang ingin merusak suasana kondusif di Sumut. Kami mendukung pemerintah dan TNI-Polri, " papar Samosir lagi.
 
Sementara itu, Aliansi Mahasiswa Islam Nusantara (Amin) Safaruddin Hasibuan menambahkan, pesta demokrasi dilakukan pada tanggal 17 April lalu telah mendapatkan pujian dari negara lain. Karena terselenggara secara aman, lancar dan damai. Meskipun, mendapatkan pujian atas upaya jerih payahnya seluruh masyarakat Indonesia, akan tetapi Pemilu 2019 telah menjadikan masyarakat terpolarisasi dan cenderung terpecah belah.
 
"Kami indikasikan ada kelompok tertentu yang memperkeruh suasana dengan melakukan propoganda People Power untuk mendelegitimasi hasil Pemilu yang sedang dilakukan para penyelenggara. Amin mendukung TNI-Polri untuk mengawal keamanan negara serta menindak tegas bagi kelompok yang ingin membuat kisruh keamanan dan ketertiban masyarakat, " pungkasnya.(BS04)
 

Tag:AMINDemoKPU SumutKoalisi Masyarakat Cinta NKRIPemiluPolriPresidenTNI