Peristiwa

Desa Silo Baru Kabupaten Asahan, Jadi Desa Maritim Ke-5 Bakamla RI


Desa Silo Baru Kabupaten Asahan, Jadi Desa Maritim Ke-5 Bakamla RI
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Desa Silo Baru ditetapkan sebagai Desa Maritim Bakamla RI, dengan ditandatanganinya naskah kerja sama antara Bakamla RI dengan Pemkab Asahan yang meliputi Kesepakatan Bersama, Perjanjian Kerja Sama dan Penandatanganan Prasasti Desa Maritim Bakamla RI Silo Baru, di Kantor Desa Silo Baru, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, pekan lalu.
 
Naskah kerja sama ditandatangani pada Rabu (18/09/2019) pekan kemarin, oleh Deputi Informasi, Hukum dan Kerja Sama Bakamla RI Laksda Bakamla Dade Ruskandar SH MH, dan Plt Bupati Pemkab Asahan Surya. Usai penandatanganan tersebut, secara resmi desa Silo Baru menjadi desa maritim bentukan Bakamla RI yang ke-5 setelah Desa Panimbang Jaya di Kabupaten Banten, Desa Kuala di Kabupaten Sambas, Desa Cemaga di Kabupaten Natuna, dan Desa Dualaus di Kabupaten Belu.
 
Dalam sambutannya, Laksda Bakamla Dade mengatakan kerja sama ini merupakan langkah yang tepat untuk menyelaraskan sumber daya kedua belah pihak dengan prinsip saling menguntungkan sesuai ketentuan perundang-undangan. "Dalam hal menjaga keselamatan di laut, dukungan dan kerja sama serta sinergitas dengan institusi lain termasuk pemda serta masyarakat pesisir dan perbatasan sangat diperlukan," ujarnya melalui siaran pers, Selasa (24/09/2019).
 
Kerja sama ini juga, lanjutnya, untuk peningkatan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat pesisir Kabupaten Asahan. "Oleh karena itu, Bakamla RI menggandeng PT. XL Axiata untuk memberikan bimbingan teknis Aplikasi Laut Nusantara dan Sister Net. Setelah pembentukan desa maritim ini, masyarakat Asahan diharapkan dapat menjadi jembatan informasi keamanan dan keselamatan di laut yang kedepan akan menjadi mitra Bakamla dalam mendukung tugas dan fungsi Bakamla," lanjut Dede.
 
Plt Bupati Asahan Surya mengapresiasi kerja sama yang telah dilakukan dengan penetapan Desa Silo Baru sebagai Desa Maritim. Harapannya, dengan kerja sama tersebut Bakamla RI dapat lebih maksimal menjaga keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Kabupaten Asahan. Kegiatan fasilitasi kerja sama pembentukan desa maritim ini diisi pula dengan Sosialisasi Keamanan dan Keselamatan Laut oleh Kasubdit Kerja Sama Dalam Negeri Kolonel Bakamla Eli Susiyanti SH MH MM.
 
Ada pula bimbingan teknis yang dipandu oleh tim dari XL Axiata, yaitu Aplikasi Laut Nusantara oleh Tjetjep Witjahjono dan Sister Net yang merupakan situs untuk pemberdayaan wanita, oleh Astri Mertiana. Untuk mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi yang telah dikenalkan itu, diserahkan 6 unit telepon seluler kepada kelompok nelayan. Selain itu diberikan pula 3 unit Wifi Router beserta paket data gratis selama satu tahun untuk mendukung kebutuhan sekolah di Desa Maritim Silo Baru.
 
Hadir dalam acara tersebut Head of Sustainability and Communication Service PT XL Axiata Andy Satrio Yudho, Kepala Desa Silo Baru Ahmad Sofyan, Kasi Kerja Sama Lembaga Pemerintah Bakamla RI Letkol Bakamla Akhmad Firdaus SIP MSi, serta puluhan tamu undangan dari berbagai instansi setempat dan masyarakat Desa Silo Baru. (Rel)

Tag:Bakamla RIDesa MaritimDesa SiloBaruDesa SiloLautKabupaten Asahan