Rabu, 13 November 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Depalindo Sumut Apresiasi Pengusutan Dweling Time di Pelabuhan Belawan

Depalindo Sumut Apresiasi Pengusutan Dweling Time di Pelabuhan Belawan

Rabu, 14 September 2016 15:38:00
BAGIKAN:
beritasumut/ist
Hendrik H Sitompul

Beritasumut.com-Ketua Dewan Pemakai Jasa Angkutan Indonesia (Depalindo) Sumatera Utara, Hendrik H Sitompul mengapresiasi langkah Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo kepada Kapolri, Jenderal Tito Karnavian, untuk mengusut dugaan praktik pungutan liar (pungli) di Pelabuhan Belawan, Medan. Hanya saja, sorotan Presiden RI terkait masih lamanya proses dweling time di Belawan, yang memakan waktu 7-8 hari, tidak mengurangi proses sterilisasi terhadap barang-barang yang seyogianya masuk jalur merah.

“Kita mendukung langkah Presiden yang menginstruksikan Kapolri untuk mengusut lamanya proses dweling time di Pelabuhan Belawan. Namun jangan karena mempermudah proses keluar masuk barang melalui Pelabuhan Belawan, proses verifikasinya jadi terkesampingkan," ujar Hendrik menanggapi desakan Presiden tersebut, Rabu (14/09/2016) kemarin.

Diakui anggota DPRD Kota Medan itu, praktik pungutan liar di Pelabuhan Belawan sulit diungkap karena sudah teroganisir. Guna mengungkapnya, Hendrik berharap manajemen Pelindo dapat transparan terkait pungutan yang dibebankan kepada pengguna jasa di Pelabuhan Belawan.

"Pungutan yang ada di Pelabuhan Belawan harus diinventarisir. Apakah pungutan resmi atau dari luar. Pelindo atau stake holder harus bisa transparan kepada pemakai jasa di pelabuhan," ungkap Hendrik.

Begitu juga mengenai stempel yang dinyatakan clear harus bisa dijelaskan. "Mindsite pengusaha di pelabuhan adalah bagaimana arus keluar masuknya lancar di pelabuhan. Ada juga pengusaha yang tidak mau dibayar yang tidak ada blanko yang tidak jelas," tandasnya.

Kata Hendrik, pungutan liar merupakan pungutan yang diluar kesepakatan. Hal itu disebabkan ketidaktransparanan stake holder di pelabuhan mengenai kewajiban-kewajiban pemakai jasa.

"Diantara asosiasi juga ada pungutan yang diluar kesepakatan. Sebenarnya resmi dari operator pelabuhan tetapi dikelola asosiasi. Yang tau resmi atau tidak adalah pihak pelabuhan," ujarnya lagi.

Namun, Hendrik pesimis Pelindo berani transparan mengenai pungutan yang dibebankan ke pemakai jasa. "Kapolda harus segera menginventarisir pungutan di pelabuhan. Mulai masuk kapal hingga proses bongkar muat. Seluruh operator juga harus jelaskan ke pengguna jasa pelabuhan mengenai biayanya," imbuh Hendrik.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menginstruksikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mengusut dugaan praktik pungutan liar di Pelabuhan Belawan. Hal itu menyusul banyaknya laporan kepada Presiden RI karena proses dweling time masih memakan waktu 7 hingga 8 hari. Padahal, terdapat delapan crine yang tersedia namun hanya diberdayakan satu unit.(BS03)

T#g:BelawanPelabuhanPelabuhan Belawan
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 24 jam lalu

    Polisi dan TNI Sisir Aliran Sungai Belawan, Antisipasi Pembuangan Bangkai Babi

    Beritasumut.com-Polrestabes Medan bersama Kodim 0201/BS melakukan penyisiran aliran Sungai Belawan, Kecamatan Medan Sunggal, Selasa (12/11/2109). P

  • 3 minggu lalu

    Polres Belawan Gelar Ops Zebra 2019 Mulai Besok Hingga 5 November 2019

    Beritasumut.com–Polres Pelabuhan Belawan akan menggelar Operasi Zebra 2019 yang akan dilaksanakan mulai besok 23 Oktober hingga 5 November 20

  • 4 minggu lalu

    318 Kaum Dhuafa Terima Santunan dari Kapolres Belawan, Balita Diberi Biaya Pengobatan

    Beritasumut.com–Sebanyak 318 orang, yang terdiri dari anak–anak, Penarik Becak serta kaum dhuafa menerima santunan dari Kapolres Belawa

  • satu bulan lalu

    Pelindo 1 Cabang Dumai Gelar Port Community, Hadapi Persaingan Era Industri 4.0

    Beritasumut.com-PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 Cabang Dumai menggelar kegiatan Port Community yang bertema “Pelindo 1 Caba

  • 2 bulan lalu

    Siswa SD Kabupaten Batubara Belajar Maritim ke Pelabuhan Kuala Tanjung

    Beritasumut.com-PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1, menggelar Port Visit di Kuala Tanjung Multipurpose Terminal yang diikuti oleh an

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.