Peristiwa

Deninteldam I/BB Ungkap Sindikat Narkoba Dikendalikan dari Balik Rutan Tanjung Gusta


Deninteldam I/BB Ungkap Sindikat Narkoba Dikendalikan dari Balik Rutan Tanjung Gusta
BERITASUMUT.COM/BS04
Kedua tersangka kurir sabu.
Beritasumut.com-Tim Khusus (Timsus) 2 Deninteldam I/BB berhasil mengungkap sindikat peredaran narkoba yang dikendalikan seorang tahanan dari balik Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Gusta Medan.Dari pengungkapan itu, petugas menangkap dua orang tersangka sekaligus menyita barang buktinya berupa narkotika jenis sabu seberat 1 ons, dompet berisi uang Rp700 ribu dan satu unit handphone.
 
“Dua tersangka yang kita amankan adalah, Angga Kurniawan alias Pekot (29) warga Pasar 11, Jalan Pusakan, Medan Tembung dan Muhammad Zuhri (24) warga Pasar 9 Gang Pribadi Tembung.Mereka kita amankan di depan salah satu minimarket di kawasan Jalan Besar Tembung Medan Batangkuis Pasar 9 Jati Luhur, Sabtu (17/12/2016) sekira pukul 14.30 WIB,” ujar Kasimedtak Pendam I/BB Kapten Inf Yamin Sohar.
 
Dijelaskannya, pengungkapan tersebut hasil pengembangan informasi dari masyarakat terkait maraknya peredaran narkoba jenis sabu di kawasan Pasar 9, Jalan Besar Tembung Medan Batangkuis yang dikendalikan seorang napi di Rutan Tanjung Gusta Medan berinisial JK.
 
“Menerima informasi itu, anggota langsung melakukan briefing dan penyelidikan dengan cara matbar di lokasi dimaksut. Tim melakukan matbar selama dua hari mulai 16 Desember 2016 sekira pukul 15.00 WIB s/d 17 Desember 2016 pukul 02.00 WIB.Lalu anggota menyamar sebagai pembeli dan berkoordinasi dengan anggota JK (napi) atas nama Angga Kurniawan alias petot melalui telepon untuk membeli sabu sabu seberat 1 ons,” terang Yamin.
 
Kemudian disepakati lokasi transaksi di depan Indomaret, Jalan Besar Tembung Medan Batang Kuis Pasar 9 Jati Luhur. Namun dikarenakan sudah larut malam, transaksi disepakati siang hari sekira pukul 14.30 WIB.Tiba waktu yang telah ditentukan, Timsus-2 Deninteldam I/BB menunggu tersangka Angga Kurniawan alias Si Petot di sekitar depan Indomaret, Jalan Besar Tembung Medan Batang Kuis Pasar 9 Jati Luhur.
 
Tak berapa lama, datang tersangka Petot yang langsung mengecek uang transaksi. Setelah uang dinyatakan ada, selanjutnya tersangka Petot menghubungi temannya Muhammad Zuhri dan abangnya Bio Randahera untuk segera mengantarkan sabu-sabu tersebut.“Tidak berselang lama, datang tersangka Zuhri lalu menyerahkan sabu-sabu yang dibungkus plastik hitam itu kepada Petot. Nah, disitulah kedua tersangka langsung ditangkap anggota,” ujar Yamin.
 
Dari hasil interogasi singkat, tersangka Petot mengakui bahwa sabu tersebut berasal dari JK (tahanan kasus narkoba di Rutan Tanjung Gusta). Setelah itu, kedua tersangka dan barang bukti sabu 1 ons dibawa ke Mako Deninteldam I/BB dan rencananya akan diserahkan ke BNNP Sumut.
 
Sementara itu, Kepala Rutan Tanjung Kusta Budi Situngkir saat dikonfirmasi terkait adanya tahanan bernama Joko yang menjadi bandar sabu, dirinya belum mengetahui secara pasti. Pun begitu, Budi mempersilahkan pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan terhadap salah satu warga binaan yang ada di Rutan.
 
"Kalau pernyataan dua tersangka itu memang benar mendapatkan sabu tersebut dari salah seorang binaan Rutan, dengan senang hati saya mempersilahkan aparat untuk segera menangkap salah seorang binaan kami.Karena kami tidak ada menutup-nutupi.Jadi kalau ada binaan kami yang terlibat narkoba silahkan tangkap," jelas Budi, Minggu (18/12/2016).(BS04)

 


Tag:ganjaKurir SabuNarkobaRutan Tanjung Gustasabu