Sabtu, 19 Oktober 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Data Kemenag 2019, Jemaah Umrah Indonesia Terbanyak Kedua di Dunia

Data Kemenag 2019, Jemaah Umrah Indonesia Terbanyak Kedua di Dunia

Sabtu, 09 Februari 2019 16:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Indonesia menjadi negara dengan jumlah jemaah umrah terbanyak kedua di dunia. Indonesia hanya kalah jumlah dengan jemaah Pakistan. Sementara India menempati urutan ketiga. Hal ini disampaikan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar Ali saat memberikan laporan pada Penandatangan Nota Kesepahaman tentang Pencegahan, Pengawasan, dan Penanganan Permasalahan Penyelenggaraan Ibadah Umrah di Jakarta.
 
“Jemaah umrah Indonesia menempati posisi kedua dalam kuantitasnya. Sejak September 2018 hingga 31 Januari 2019, jemaah umrah kita mencapai 508.180 jemaah. Nomor, satu adalah Pakistan dengan 776.326 jemaah. Ketiga, India dengan 343.396 jemaah. Karena jemaah haji kita sangat besar, maka kompleksitas pelaksanaan umrah juga perlu dicermati,” terang Nizar Ali dilansir dari Kemenag.go.id, Sabtu (09/02/2019).
 
Menurut Nizar, ibadah umrah saat ini tidak lagi didominasi oleh kalangan masyarakat perkotaan atau segmen orang kaya semata. Minat beribadah umrah hampir dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. “Perubahan segmen dan karakter jemaah ini mengharuskan pemerintah mengambil langkah reformasi agar negara tetap hadir,” tuturnya. 
 
Sejalan itu, lanjut Nizar, pihaknya telah melakukan sejumlah langkah peningkatan layanan. Pertama, penguatan regulasi dengan terbitnya PMA 8 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah. Kedua, penguatan kelembagan dengan pembentukan unit eselon II yang secara khusus menangani umrah. Ini sudah dilakukan sejak 2017. Ketiga, lanjut Nizar, pelayanan perizinan secara online yang terintegrasi dengan PTSP Kementerian Agama. “Kami juga melakukan sertifikasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) sebagai biro perjalanan wisata. Proses sertifikasi ini akan rampung Maret tahun ini,” ujarnya.
 
Langkah berikutnya, membuat nota kesepahaman dengan Komite Akreditasi Nasional untuk melakukan proses akreditasi terhadap PPIU. “Program ini akan dimulai tahun ini,” jelasnya. “Kemenag juga sudah melakukan integrasi pengawasan umrah secara elektronik melalui SIPATUH yang dirilis 2018,” lanjutnya.
 
Nizar menegaskan bahwa upaya perbaikan ini akan terus dilakukan. Bahkan, saat ini tengah dilakukan penguatan kelembagaan di tingkat kanwil dengan menambah seksi pembinaan dan pengawasan haji dan umrah. Juga penambahan staf teknis pada Kantor Urusan Haji di Jeddah. Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah juga tengah melakukan penguatan regulasi dan upaya pengintegrasian sistem dengan berbagai stakeholder terkait, termasuk e-umrah di Saudi. “Ini semua dilakukan untuk memastikan reformasi umrah akan menghasilkan sistem penyelengaraan umrah yang zero persoalan dan memberi manfaat untuk bangsa,” tegasnya.
 
Ditambahkan Nizar, penandatanganan nota kesepahaman hari ini akan semakin memperkuat upaya negara dalam memperbaiki penyelenggaraan ibadah umrah. Hal ini penting karena penyelengagraan umrah juga merupakan tugas nasional, sebagaimana haji, sehingga memerlukan partisipasi dan sinergi dengan berbagai pihak. “Kami berinisiatif merangkul K/L terkait untuk bentuk wadah koordinasi untuk memastikan tugas nasional ini terlaksana dengan baik,” tandasnya.
 
Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dihadiri 9 Kementerian dan Lembaga Negara. Pembahasan materi Nota Kesepahaman ini sendiri telah dilakukan sejak Oktober 2018. Sementara Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwa penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan adalah upaya untuk memberikan kepastian perlindungan serta peningkatan kualitas penyelenggaraan umrah. "Karena memang umrah ini begitu kompleks, kami merasa tidak bisa sendiri memberikan perlindungan jemaah umrah," kata Menag. (Rel)  
T#g:Arab SaudiDitjen HajiIndonesiaJamaah UmrahKemenag RiUmrah
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Bakamla RI Gelar Latihan LPA dengan Tim BeDamco Belanda

    Beritasumut.com-Kepala Bakamla RI, Laksamana Madya Bakamla A Taufiq R menyambut hangat kedatangan Tim BeDamco dari Belanda, dalam rangka penyelengg

  • 4 hari lalu

    Atlet TNI dan Karateka Indonesia Ikuti Kejuaraan Karate Dunia di Wuhan Tiongkok

    Beritasumut.com-Para atlet TNI yang tergabung dalam Kontingen Komite Olahraga Militer Indonesia (KOMI) mengikuti kejuaraan kelas dunia dalam 7th CI

  • 4 hari lalu

    Bahasa Indonesia Resmi Jadi Bahasa Kedua di Universitas Al Azhar Mesir

    Beritasumut.com-Universitas Al Azhar di Cairo, Mesir, resmi menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua di universitas tersebut.  Peresmi

  • 6 hari lalu

    Tenun Ulos Ramah Lingkungan dari Kabupaten Dairi Tampil di Belgia

    Beritasumut.com-Mengambil tempat di Antoon Van Dijk Brasserie, Stadsfeestzzal sebuah mall mewah di Antwerp, Belgia, Eco Fashion Indonesia, Kabupate

  • satu minggu lalu

    Badan Usaha, Merk Dagang, Nama Geografi Wajib Gunakan Bahasa Indonesia

    Beritasumut.com-Peraturan Presiden (Perpres) Nomor Nomor 63 Tahun 2019 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia yang ditandatangani oleh Presiden Joko W

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.