Rabu, 11 Desember 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • DPRD dan KPAID Kutuk Poldasu Tak Mampu Tangkap Pelaku Pencabulan

DPRD dan KPAID Kutuk Poldasu Tak Mampu Tangkap Pelaku Pencabulan

Selasa, 11 Oktober 2016 15:11:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ilustrasi

Beritasumut.com-DPRD Sumut dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Sumut geram dan mengecam lambannya kinerja Polda Sumut, khususnya Subdit IV/Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum dalam penuntasan kasus dugaan pencabulan yang dilakukan S alias B terhadap WP.

"Masih tak berubah juga Polda Sumut ini. Kinerjanya tak memuaskan. Padahal, kasus pencabulan ini sudah masuk kategori kejahatan luar biasa. Ini sudah sampai 5 tahun, nangkap pelakunya pun tak bisa," ungkap anggota DPRD Sumut, Sutrisno Pangaribuan yang dimintai tanggapannya oleh kru koran ini, Selasa (11/10).

Dia meminta, kasus tersebut untuk segera dituntaskan, termasuk kasus-kasus lain yang sudah lama mengendap dan sampai sekarang tak terungkap.

"Kita minta komitmen Kapolda Sumut yang baru untuk menuntaskan kasus-kasus yang lama tak terungkap. Banyak kasus lain selain kasus pencabulan itu yang hingga kini belum tuntas. Sebut saja, kasus tewasnya Ketua PAC PDI Perjuangan Batangkuis, kasus tewasnya Ketua Perindo Medan Johor, dan banyak kasus lainnya. Kita minta Polda Sumut untuk mengungkap kasus-kasus yang lama itu," pungkasnya.

Terpisah, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) KPAID Sumut, Muslim Harahap yang dikonfirmasi kru koran ini juga menyatakan kecaman yang sama.

"Penegakan hukum adalah pahlawan. Tidak ada yang berbeda atau pengecualian di dalam hukum. Siapa yang berbuat, maka harus bertanggungjawab. Kecuali baik pelaku dan korban sama-sama di bawah umur, itu baru ada pengecualian," katanya.

Lantas saat disinggung, dalam kasus ini ayah korban yang juga pelapor kasus itu pernah menghubungi penyidik kasus itu guna memberitahukan keberadaan tersangka, namun sang penyidik terkesan acuh dan hanya mengatakan dengan entengnya, kalau dia (penyidik kasus itu) sudah tidak menangani kasus itu karena dia sudah pindah tugas menjadi Kapolsek, Muslim Harahap langsung berang.

"Kalau seperti itu ya salah, seperti tidak ada tanggungjawabnya. Harusnya, meskipun dia sudah pindah tugas, kan dia bisa memberitahukan kasus itu ke rekannya atau penyidik lainnya sesama polisi. Entah itu langsung ke Polda Sumut atau ke polsek terdekat dengan lokasi persembunyian tersangka," ujarnya.

Untuk hal ini, Muslim menyarankan, agar Polda Sumut mengeluarkan surat penetapan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap tersangka S alias B.

"Sebaiknya dikeluarkan surat DPO. Jadi biar siapapun bisa menangkap pelaku pencabulan itu. Coba tanya, apakah sudah ada mereka (Polda Sumut) mengeluarkan surat DPO?" tukasnya.

Terpisah, Kasubdit IV/Renakta Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Putu Yudha mengaku, pihaknya sudah menerbitkan surat DPO terhadap tersangka S alias B.

"Sudah masuk di DPO. Terakhir informasi yang kami peroleh, tersangka lagi di Aceh. Meski begitu, kalau ada yang tahu keberadaan tersangka, diharapkan bisa berkoordinasi sama kita," tuturnya.(BS04)

T#g:DPOKekerasan AnakKekerasan SeksualPelaku PencabulanPemerkosaanPencabulan
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    8 Kali Beraksi, Polsek Patumbak Tembak DPO Curanmor Yang Dulunya Mantan Residivis

    Beritasumut.com-Polsek Patumbak akhirnya berhasil meringkus pelaku spesialis Curanmor bernama Sabar Hasudungan (32) warga Jalan Garu X Kelurahan Ha

  • satu bulan lalu

    Sempat Kabur dari Polisi, Pemerkosa Anak Dibawah Umur Dibekuk di Asahan

    Beritasumut.com-Polres Tanjung Balai berhasil membekuk pria bernisial R alias Tuah (37) yang berusaha memperkosa anak di bawah umur berusia 14 tahu

  • satu bulan lalu

    Buruh Bangunan Homoseksual Cabuli Remaja di Tanjungbalai

    Beritasumut.com–Satreskrim Polres Tanjungbalai meringkus seorang buruh bangunan yang menyodomi seorang remaja berusia 16 tahun. Pelaku yang d

  • 2 bulan lalu

    Sarjoni Pelaku Cabul Yang Bacok Polisi di Marindal Akhirnya Ditangkap Polrestabes Medan

    Beritasumut.com–Pelaku cabul, Sarjoni (50) yang menebas telinga petugas Unit PPA Polrestabes Medan saat akan diringkus polisi, akhirnya berha

  • 2 bulan lalu

    Sarjoni Pelaku Pencabulan Bacok Polisi Saat Hendak Ditangkap di Marindal

    Beritasumut.com-Pelaku pencabulan, Sarjoni (55) membacok seorang personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polrestabes Medan, Aiptu Sadi

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.