Minggu, 20 Oktober 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • DPD Gerindra Sumut Protes Surat Edaran dari Bawaslu

DPD Gerindra Sumut Protes Surat Edaran dari Bawaslu

Sabtu, 19 Mei 2018 00:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Surat edaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang melarang adanya tausiyah, memberikan infak, dan sedekah di bulan Ramadhan, mendapat protes dari DPD Gerindra Sumut. Aturan Bawaslu Sumut terkait pelarangan melakukan tausiyah, infak, dan sedekah dalam bulan Ramadhan adalah sebuah penistaan terhadap agama Islam. 
 
Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPD Gerindra Sumut H Muhammad Subandi, Jumat (18/5/2018). Sebelumnya, pada Rabu (16/5/2018), Bawaslu Sumut mengeluarkan Surat edaran nomor B-1601/K.Bawaslu-Prov.su/PM-00.01/05/2018 perihal penyampaian kesepakatan bersama. Surat tersebut berisi larangan di antaranya pasangan calon (Paslon) peserta pemilihan kepala daerah (Pilkada), tim kampanye, partai politik dan relawan dilarang memberikan ceramah, infak, dan sedekah selama bulan Ramadhan.
 
Menurut Subandi, bulan Ramadhan adalah bulan yang paling ditunggu-tunggu umat Islam sebagai bulan suci, bulan dimana umat Islam diwajibkan untuk melakukan ibadah puasa dan segala bentuk kebaikan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. 
 
Kata Subandi, di bulan Ramadhan ini kita diwajibkan berpuasa, infak dan bersedekah, mengeluarkan zakat, dan saling mengingatkan antar sesama. Kewajiban umat Islam yang sudah ditentukan oleh Allah SWT tersebut ternyata tidak sejalan dengan aturan yang dibuat Bawaslu Sumut. "Inikan sangat aneh, kok Bawaslu sampai ngurusi orang yang beribadah, dan melarang-larang orang bersedekah, zakat, dan lain sebagainya," tuturnya. 
 
Dijelaskannya, jangan karena Pemilihan Gubernur Sumut (Pilgubsu), ibadah kita dibatasi, dan tidak boleh Bawaslu membuat aturan melampaui kewenangannya. "Ya Bawaslu tugasnya mengawasi saja, jangan sampai melarang orang beribadah dan berbuat kebaikan. Jangan pula karena Bawaslu, orang yang biasa kita santuni jadi kehilangan haknya sebagai fakir miskin yang biasa kita santuni," katanya. 
 
Subandi mencontohkan, beberapa hal yang akan mengganggu jalannya ibadah puasa karena aturan Bawaslu tersebut. Misalnya, ada ustad yang merupakan tim sukses paslon tertentu dan aktif memberi tausiyah, apa karena Pilgubsu ustad tersebut tidak boleh ceramah lagi. Apa hina kali rupanya yang jadi tim sukses itu, sehingga untuk memberi tausiyah pun kita diharamkan. 
 
Lalu ada di kampung kita orang susah, sementara kita sudah niatkan memberi zakat ke mereka, tapi karena aturan Bawaslu, mereka tidak jadi dapat zakat oleh kita. "Apa salahnya orang susah itu, sehingga merekapun dapat imbas dari peraturan Bawaslu yang zholim tersebut," sebutnya. 
 
Subandi sangat mengutuk keras aturan yang dibuat Bawaslu tersebut. Sebagai umat Islam, dirinya tersinggung dan aturan Bawaslu tersebut jelas sudah melampaui kewenangan dan membatasi orang beribadah. "Komisonier Bawaslu Sumut jangan bertindak seolah seperti Nabi atau wakil Allah yang membuat aturan seolah niat ibadah umat Islam kotor dan harus dibatasi," pungkasnya.(BS03)
 
T#g:BawasluGerindraPilgubsuPilkada
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • kemarin

    DPRD di Seluruh Indonesia Diminta Turut Sukseskan Pilkada Tahun 2020

    Beritasumut.com-DPRD Provinsi di Seluruh Indonesia, terutama daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada, diminta untuk turut menyukseskan Pilkada Ta

  • 6 hari lalu

    Pakpak Bharat Siap Menuju Pilkada yang Sukses dan Damai

    Beritasumut.com-Geliat pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Pakpak Bharat semakin terasa. Pasca penandatanganan NPHD antara p

  • 2 minggu lalu

    Mendagri: Pemerintah Telah Siapkan Penyelenggaraan Pilkada Tahun 2020 dengan Baik dan Detail

    Beritasumut.com-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memastikan Pemerintah telah menyiapkan penyelenggaraan Pilkada Tahun 2020 dengan baik

  • 3 minggu lalu

    Kota Sibolga Paling Siap Hadapi Pilkada Serentak Tahun 2020 di Sumut

    Beritasumut.com-Kota Sibolga dinyatakan sebagai kabupaten/kota (kab/kota) paling siap di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menghadapi pelaksanaan Pil

  • 3 minggu lalu

    Pj Bupati Pakpak Bharat: Kami Siap Korbankan Pembangunan Demi Terpilihnya Pemimpin Terbaik

    Beritasumut.com-Pj Bupati Pakpak Bharat, Dr H Asren Nasution MA menyatakan sikap dan dukungan terhadap pelaksanaan Pilkada Serentak pada tahun 2020

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.