Selasa, 21 Januari 2020
  • Home
  • Peristiwa
  • Cuaca Ekstrim Tewaskan 1 Nelayan Pantai Labu, 2 Lainnya Diselamatkan Kapal India

Cuaca Ekstrim Tewaskan 1 Nelayan Pantai Labu, 2 Lainnya Diselamatkan Kapal India

Senin, 04 Desember 2017 17:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Beritasumut.com-Cuaca ekstrim belakangan ini mengakibat hujan disertai badai menerpa perairan laut di Kecamatan Pantai. Akibat cuaca ekstrim itu, seorang nelayan asal Pantai Labu diduga tewas ditengah laut sedangkan dua lagi berhasil diselamatkan kapal asal India di perairan laut bebas.
 
Ketua Tim Perwakilan Masyarakat Desa Paluh Sibaji Kecamatan Pantai Labu, Samsul Bahri kepada wartawan, Senin (04/12/2017) menerangkan, pada Sabtu (25/11/2017) malam lalu, empat nelayan asal Dusun IV Desa Paluh Sibaji Kecamatan Pantai Labu yaitu Usman (50), Rajali (40), Iwan (30) dan Kasim (60) berangkat ke laut untuk mencari ikan dengan menggunakan sampan milik Muhajir. "Sebelum berangkat aku masih sempat ngobrol dengan Kasim," ujarnya.
 
Namun pada Jumat (01/12/2017) sekira pukul 18.00 Wib, Usman tiba didarat dengan sendirian. Dari cerita Usman, sampan mereka terseret hingga ke laut lepas karena badai ditengah laut. Rajali, Iwan dan Kasim berupaya menyelematkan diri ditengah laut dengan mengapung diatas air menggunakan tutup piber. Tapi Kasim yang usianya sudah uzur tidak tahan dan lemas. Diduga Kasim tewas, meski pun begitu Rajali dan Iwan tetap berupaya menyelamatkan Kasim dengan saling berpegangan dibantu tutup fiber.
 
Beberapa jam mengapung di laut, kapal asal India melintas di laut bebas dan menolong Rajali serta Iwan. Kedua nelayan ini meminta tolong agar membawa Kasim yang sudah meninggal namun kapal asal India itu tidak mau karena Kasim diduga sudah meninggal dunia. Akhirnya Kasim dilepaskan di tengah laut dan hingga kini jasadnya belum ditemukan. Rajali dan Iwan awalnya mau dibawa ke India tapi nasib mujur masih berpihak pada kedua nelayan itu karena kapal asal Surabaya lewat dan menitipkan Rajali dan Iwan. Hingga kini Rajali dan Iwan masih berada di Surabaya. Tiba di Surabaya, Rajali dan Iwan memberikan kabar jika mereka di Surabaya.
 
"Pemilik kapal dan Tim Perwakilan Masyarakat Desa Paluh Sibaji Kecamatan Pantai Labu sudah melakukan pencarian selama dua hari tapi jasad Kasim belum ditemukan. Kita sudah melapor ke Kepala Desa Paluh Sibaji dan Keamanan Laut (Kamla) TNI AL," jelasnya. (BS05)
T#g:Cuaca ekstrimKapal KaramNelayan TenggelamPantai LabuTenggelamTewas
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Pria Alami Gangguan Jiwa Ditemukan Tewas di Lahan Eks HGU PTPN2

    Beritasumut.com-Seorang pria dengan keterbelakangan mental atau gangguan jiwa ditemukan tewas di Jalan Sultan Serdang, Gang Perjuangan, Dusun V, De

  • 2 minggu lalu

    Deteksi Munculnya Dua Bibit Siklon Tropis, BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Hujan Tinggi

    Beritasumut.com-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi munculnya dua bibit siklon tropis yaitu “91S” di Samudera

  • 2 minggu lalu

    Mendagri Minta Semua Daerah Buka Posko Monitor Cuaca dan Siapkan Rencana Kontigensi

    Beritasumut.com-Untuk mengantisipasi berlanjutnya cuaca ekstrem yang menurut Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan berlangsung h

  • 4 minggu lalu

    Diduga Gara-Gara Sabu, Sopir Angkot Tewas Ditikam Dua Bersaudara

    Beritasumut.com-Akibat narkotika jenis sabu yang hendak dikonsumsi bersama. Korban Khusnul Nasution (47) yang berprofesi sebagai supir angkot yang

  • 4 minggu lalu

    BMKG Ingatkan Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem pada Libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020

    Beritasumut.com-Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrim dan hujan lebat

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.