Peristiwa

Cuaca Buruk Terpa Sibolga, BMKG Imbau Warga Waspada


Cuaca Buruk Terpa Sibolga, BMKG Imbau Warga Waspada
Beritasumut.com/Ist
Cuaca buruk yang melanda Sibolga

Beritasumut.com-Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pinangsori Marolop Rumahorbo mengimbau kepada seluruh masyarakat Sibolga dan Tapanuli Tengah agar waspada terhadap bencana alam yang mungkin akan terjadi akibat cuaca buruk. Curah hujan yang cukup tinggi dalam minggu ini sangat berpotensi untuk mengakibatkan bencana tanah longsor dan banjir.

“Iya memang sampai saat ini curah hujan di sekitar Sibolga cukup tinggi dalam minggu ini, untuk itu kita menghimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah kerja kantor BMKG Pinangsori khususnya daerah Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga agar tetap waspada terkait kemungkinan kemungkinan bencana alam yang diakibatkan oleh cuaca buruk ini,” katanya.

Dalam minggu ini, curah hujan akan disertai angin badai dengan kecepatan angin sekitar 20 Km/jam atau sekitar 10 knot ke atas.Namun meskipun demikian, masyarakat tetap dihimbau agar tidak lengah dan tetap waspada terhadap kemungkinan bencana pohon tumbang atau yang lainnya yang diakibtkan oleh angin kencang atau badai.

“Kalau badai mungkin tidak terlalu, karena kecepatan angin hanya berkisar 10 knot, atau sekitar 20 km/Jam. Akan tetapi kemungkinan bencana badai atau yang lainnya tidak bisa dikatakan nihil, untuk itu, masyarakat harus tetap waspada,” ujarnya dilansir dari laman resmi sibolgakota.go.id.

Selain itu, Kepala BMKG Pinang Sori ini juga menghimbau kepada para nelayan dan orang-orang yang melaksanakan aktivitas di laut agar tetap waspada, karena menurut prakiraan cuaca BMKG, tinggi gelombang air laut di perairan Kota Sibolga, Tapanuli Tengah dan Pulau Nias cukup tinggi.

“Ya bagi para nelayan dan masyarakat yang melaksanakan kegiatan di laut, kita himbau agar tetap waspada, kalau boleh kalau tidak terlalu penting, hindarilah dulu kegiatan dilaut, karena tinggi gelombang air laut saat ini antara 2 m hingga 4 m. Sehingga jika berpergian ke laut, harus melengkapi perlengkapan keselamatan di laut," terangnya.

Dua hari pasca gelombang pasang yang terjadi di wilayah pantai barat, khususnya Kota Sibolga, warga yang bermukim di pesisir pantai khususnya yang rumahnya berada di atas laut masih khawatir. Pasalnya, hingga Kamis (21/07/2016) sore sekitar pukul 16.00 WIB, air laut kembali naik pasang dan berombak besar dan angin kencang disertai hujan sehari penuh.(BS02)


Tag: