Peristiwa

Bus Koperasi Diori Masuk Jurang di Simalungun, 7 Tewas


Bus Koperasi Diori Masuk Jurang di Simalungun, 7 Tewas
Google
Ilustrasi
Pematang Siantar, (beritasumut.com) Bus Koperasi Diori BB 7663 EA masuk jurang di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Sebelum masuk jurang bus menabrak dinding jembatan dan terguling.

Kecelakaan bus itu terjadi pada Kamis (28/02/2013) sekitar pukul 17.30 WIB. Saat kejadian, bus tengah membawa rombongan 30 siswa/siswi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) atau Barisan Pengibar Bendera Sekolah (BPBS) sekitar dari beberapa SMA Negeri di Kota Pematang Siantar. Mereka rencananya akan berkemah di lokasi perkemahan Balai Diklat Kehutanan, Pondok Bulu, Kecamatan Dolok Panribuan, Simalungun.

Identifikasi sementara yang dilakukan polisi menunjukkan, bus tidak bisa dikendalikan karena masalah rem.

"Jalan yang dilewati ini naik turun. Ada tanjakan dan penurunan. Kemungkinan karena rem blong, pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraaan saat turun, kemudian menabrak dinding jembatan, terus masuk ke sungai di bawahnya," kata Kapolres Simalungun AKBP Andi Syahriful Taufik, Kamis malam.

Bus itu sempat terguling dan saat terhenti, bagian kepala bus itu sudah menghadap ke arah jalur masuknya semula. Proses tergulingnya bus inilah yang menyebabkan kondisi luka para sekitar 18 orang, penumpang yang mengalami luka ringan 5 orang dan yang meninggal dunia 7 orang.

Tadi malam proses evakuasi para korban di lokasi sempat dihentikan karena cuaca tidak mendukung. Aspek keamanan tim evakuasi menjadi pertimbangan. 

Sementara ini tercatat ada 7 orang tewas, termasuk pengemudi Humisar Marpaung (48), sedangkan 18 lainnya dirawat di rumah sakit. Adapun data nama korban meninggal, Ananda (SMA Negeri 4 Siantar), Jumaidah (SMAN 4 Siantar), Nabila (SMAN 4 Siantar), Masnaria Panggabean (SMAN 1 Siantar), Gusti Ayu Angraini (SMAN 4 Siantar), Okfri (SMAN 1 Siantar) dan Husmisar Marpaung  (sopir bus). (BS-035)

Tag: