Peristiwa

Bupati Tobasa Serahkan Terima Kunci Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya 2019 dan 2020


Bupati Tobasa Serahkan Terima Kunci Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya 2019 dan 2020
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Bupati Toba Darwin Siagian menyerahkan kunci kepada 23 warga penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) TA. 2019 kepada masyarakat Desa Lumban Rau Barat, Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa).Dalam kesempatan itu juga diserahkan bantuan BSPS secara simbolis kepada 20 warga untuk TA. 2020. 
 
"Tujuan dari BSPS adalah terwujudnya rumah layak huni, serta bantuannya tepat sasaran, tepat prosedur, tepat waktu, pemanfaatan dan akuntabel, beberapa prinsip pelaksanaan BSPS adalah masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan rumah, kegotongroyongan, dan keberlanjutan kegiatan," ujar Bupati dilansir dari laman tobasamosirkab.go.id, Minggu (15/03/2020).
 
Lebih jauh Bupati menyebutkan, rumah yang tidak layak huni di Toba berjumlah 9.518, sejak terpilihnya saya sebagai Bupati sudah dikerjakan sebanyak 1.303 unit itu dari tahun 2017 s/d 2019."Tahun ini kita mendapat alokasi 709 unit secara keseluruhan yang akan kita perbaiki di Toba, di Desa Lumban Rau Barat masih ada 70 unit lagi yang butuh program ini, kita akan upayakan kalau tidak bisa dari APBD maupun di PAPBD 2020 maka kita upayakan di tahun 2021 dan seterusnya," ungkapnya.
 
"Kita harus sabar semua butuh proses dan tahapan, yang terpenting kita pemerintah akan selalu berjuang agar seluruh masyarakat dapat hidup layak dan tinggal dirumah yang layak huni,” sambung Bupati yang pada kesempatan itu juga menyerahkan kartu Jamkesda kepada 4 orang warga desa Lumban Rau Barat.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan rakyat dan Kawasan Permukiman Jhonny Lubis mengungkapkan jika sudah banyak program yang diperbuat di Desa Lumban Rau Barat, di antaranya Pembangunan Air Minum hingga pembangunan jalan.
 
"Sebagai informasi kami sampaikan bahwa program BSPS ini adalah bertujuan untuk meningkatkan kualitas rumah supaya rumah yang kita tempati ramah lingkungan secara ketahanan bangunan dan sehat, bangunan harus mempunyai kolom, sloff dan pondasi, ramah lingkungan rumah itu harus memiliki sanitasi yang baik untuk pembuangan limbah rumah tangga dan juga harus memiliki air bersih, dan juga dari sisi ruang dimana setiap orang harus memiliki space ruang gerak minimal 9 meter persegi, jika dalam satu rumah memiliki anggota keluarga sebanyak 4 orang maka rumah yang layak itu harus 36 meter persegi luas bangunannya".
 
“Sudah sebanyak 1.303 unit rumah layak huni dibangun sejak tahun 2017 s/d 2019 dan tahun 2020 desa lumban rau barat sudah dianggarkan sebanyak 20 unit. harapan kami kiranya agar masyarakat yang belum mendapatkan program BSPS agar bersabar,” paparnya.
 
Lukman Lubis, mewakili warga menyambut baik dengan bantuan tersebut.Rukman menyampaikan ucapan bersyukur dan berharap program ini berkelanjutan karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan rumah yang layak huni.(BS09)

Tag:perumahanTobasa