Sabtu, 21 September 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Bupati Tobasa Harapkan Petani Gunakan Pupuk dan Pestisida Organik

Bupati Tobasa Harapkan Petani Gunakan Pupuk dan Pestisida Organik

Minggu, 25 Agustus 2019 15:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Bupati Toba Samosir (Tobasa) Darwin Siagian berharap kepada para Kelompok Tani di daerah ini untuk menggunakan pupuk dan pestisida organik.Hal itu dikatakan Bupati Darwin Siagian dalam acara pelatihan cara pembuatan pupuk dan pestisida organik cair yang diadakan di Desa Sionggang Tengah, Kecamatan Lumbanjulu, pertengahan pekan kemarin.
 
Bupati mengungkapkan tentang bahaya pestisida yang sedang dan akan dterjadi dengan ekosistem lingkungan.“Oleh sebab itu mari kita gunakan pupuk organik untuk keseimbangan alam," ungkapnya dilansir dari laman tobasamosirkab.go.id, Minggu (25/08/2019)/
 
Bupati juga mengharapkan kelompok tani untuk serius dan bekerja keras.“Petani petanilah jadi kalo petani kita jangan jam 10 pergi ke kebun kalau bisa pagi-pagi sekali kita kerja, karena ada interaksi manusia dengan tanaman sehingga hasilnya memuaskan,” ungkap Bupati.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Darwin Sianipar mengatakan Low Budget Nature Farming (LBNF) yakni pertanian alami dengan biaya rendah yakni dengan pembuatan pupuk organik cair tersebut dengan bahan bahan alami .Yaitu urine Sapi 10 liter, kotoran Kerbau/ Sapi 10kg Susu Soya 2kg, Larutan gula aren 2 liter air 200 liter. Cara pembuatan air dimasukkan kedalam drum plastik ukuran 200 liter, masukkan semua bahan aduk sampai rata tutup rapat biarkan selama 5 hari disaring dan siap digunakan.
 
Untuk pestisida LBNF dengan bahan daun ingul, daun eukaliptis, daun kunyit, daun jeruk, daun mindi, daun jambu biji, daun pepaya, saun srei masing- masing 2 kg, tembakau 1/4kg, kotoran sapi 10 kg, andaliman 1/4 kg daun pahitan 2kg dan air 200 liter, carannya masukkan semua bahan kedalan drum aduk hingga merata, tambahkan 200 liter air, tutup rapat, tunggu 5 hari dan siap untuk diaplikasikan .
 
Darwin menyampaikan pelatihan pembuatan pupuk organik ini selain untuk memberikan wawasan kepada para petani, tetapi juga memberikan keahlian khusus untuk bisa membuat pupuk dan pestisida organik dan pengaplikasiannya agar para petani tidak ketergantungan pada pupuk kimia.“Tujuan kita melaksanakan pelatihan pembuatan pupuk organik ini untuk memberikan pemahaman tenyang penggunaan pupuk organik ramah terhadap lingkungan, lebih hemat biaya, dan bahan baku pupuk organiknya ada di mana-mana.” kata Darwin.
 
Hadir dalam pelatihan pembuatan pupuk dan pestisida organik Bupati Tobasa Darwin Siagian, Kadis Ketapang Darwin Sianipar, Kadis Pertanian Sahat Manullang, Ka. Bappeda James Silaban, Kadis Kominfo Lalo Simanjuntak, Kadis Pendidikan Parlindungan Panjaitan, Camat Lumbanjulu , Kades Sionggang Tengah Arlen Manurung , Utusan Kelompok Tani Kecamatan Ajibata, Bonatua Lunasi, dan anggota Kelompok Tani Pelita Desa Sionggang Tengah.(BS09)
 
T#g:Pestisida OrganikpetanipupukTobasa
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Terima Delegasi Bisnis India, Wagub Sumut Tawarkan Pengembangan Ternak Kerbau

    Beritasumut.com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) dan India serius untuk meningkatkan kerja sama yang sudah terjalin selama ini,

  • 3 hari lalu

    Polres Tobasa Damaikan Konflik Antara BPODT Dengan Masyarakat

    Beritasumut.com–Kapolres Tobasa AKBP Agus Waluyo, menanggapi pemberitaan tentang adanya masyarakat yang mundur dari kesepakatan bersama BPODT

  • 6 hari lalu

    Plt Bupati Labuhanbatu Harapkan Petani untuk Berinovasi

    Beritasumut.com-Plt Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe mengharapkan petani dan peternak untuk terus berinovasi. Masyarakat Labuhanbatu me

  • 2 minggu lalu

    Unimed Sosialisasi dan Promosi Produk Layanan di Tobasa

    Beritasumut.com-Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) dan UPT Bahasa Unimed melaksanakan kegiatan Toefl Prediksi bagi Guru dan Siswa SMA di Tobasa dalam

  • 3 minggu lalu

    Ekspose Penyiapan Data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Dibuka Walikota Medan

    Beritasumut.com-Petani yang bergerak di bidang pertanian pangan adalah lini utama dari ketahanan pangan di Indonesia. Karena itu, sejak lama pemeri

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.