Peristiwa

Bupati Tegaskan Pulau Salahnama dan Pandang di Batubara Perlu Pengamanan


Bupati Tegaskan Pulau Salahnama dan Pandang di Batubara Perlu Pengamanan
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Bupati Batubara Ir H Zahir MAP menegaskan bahwa ada dua pulau terluar di Kabupaten Batubara perlu pengamanan, karena kedua pulau tersebut yaitu Pulau Salahnama dan Pulau Pandang berada di lautan Selat Malaka sebagai tempat lintas arus barang dan jasa melalui laut ke dunia internasional.
 
Hal tersebut ditegaskan Bupati pada rapat koordinasi nasional pengamanan perbatasan negara (RAKORNAS PAMTAS) 2020 di Hotel Hulman, Jalan Letjen S Parman, Jakarta Barat. Didampingi Kabag Pemerintahan Arif Hanafiah, Bupati menjelaskan bahwa pentingnya pengamanan dua pulau tersebut tidak sebatas berada di jalur laut internasional kawasan selat malaka, tetapi Kabupaten Batubara memiliki objek vital yaitu PT Inalum dan menjadi Kawasan Proyek Strategis Nasional dengan dibangunnya Pelabuhan Internasional Kuala Tanjung dan Kawasan Industri sesuai Perpres No. 81 Tahun 2018.
 
"Perbatasan antara negara yakni Singapura dan Malaysia hanya ditempuh 2 jam melalui kapal laut, yang berarti pengamanan kedaulatan Negara Republik Indonesia yang berbatas dengan Singapura dan Malaysia menjadi perhatian khusus," ujarnya dilansir dari laman batubarakab.go.id, Minggu (15/03/2020).
 
Penegasan Bupati ini sejalan dengan pandangan Mendagri Prof Dr H M Tito Karnavian tentang isu-isu strategis tentang pengelolaan lintas batas negara dan pengamanan batas negara antara lain belum memadainya sarana dan prasarana pendukung pengelolaan lintas batas negara, sistem pemeriksaan dan pelayanan lintas batas yang belum terpadu, serta terbatasnya kapasitas SDM dan teknologi penyelenggara pelayanan lintas batas.
 
Permasalahan terkini di perbatasan, kata Tito Karnavian di antaranya masih banyak jalur lintas negara ilegal baik barang, narkoba dan manusia sekaligus masih terjadinya penjualan dan pembelian bahan bakar minyak ilegal antara kapal besar dan kecil.
 
Sementara itu Ketua Pengarah Badan Nasional Pengamanan Perbatasan (BNPP) Prof Dr Mahfud MD menegaskan bahwa tidak boleh ada sejengkalpun wilayah Republik Indonesia yang boleh lepas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia sekaligus menjaga ideologi negara dari berbagai ancaman merupakan tugas bersama yang merupakan satu kesatuan dalam menjaga kutuhan teritorial dan ideologi Pancasila.(BS09)

Tag:BatubaraPulau PandangPulau Salahnama