Rabu, 20 November 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Bupati Purworejo Tetapkan Masa Tanggap Darurat 30 Hari

Bupati Purworejo Tetapkan Masa Tanggap Darurat 30 Hari

Senin, 20 Juni 2016 23:08:00
BAGIKAN:
Beritasumut.com/Ist
Banjir menggenani rumah penduduk

Beritasumut.com-Bencana longsor dan banjir yang terjadi pada Sabtu lalu (18/6/2016) berdampak pada korban meninggal, hilang, menderita dan kerusakan infrastruktur, baik rumah maupun jalan dan jembatan. Kabupaten yang paling parah terdampak adalah Purworejo. Kondisi terkini di lapangan mendorong Bupati Purworejo Agus Bastian menetapkan masa tanggap darurat 30 hari, berlaku 19 Juni hingga 18 Juli 2016.

Hingga pukul 18.00 WIB pada Senin (20/6/2016), Data BPBD menyebutkan total korban banjir dan longsor sebagai berikut 40 orang meninggal dunia, 7 orang hilang, dan 10 luka-luka. Terkait dengan mereka yang masih hilang, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Willem Rampangilei meminta dukungan Polri untuk menerjunkan anjing pelacak.

Data terkini menyebutkan bahwa 19 rumah rusak berat dan 41 rumah terpendam, sedangkan 3 jembatan rusak. Ketiga jembatan yang rusak tersebut berada di Kecamatan Loning, Mranti dan Caok. BPBD masih terus melakukan pendataan di lapangan. "Menurut pantauan tim BNPB di lapangan, kendala yang sangat signifikan dalam proses evakuasi adalah kondisi wilayah yang tertimbun longsor, terutama di Desa Donorati," ujar Sutopo Purwo Nugroho selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB dalam siaran persnya.

Upaya tanggap darurat melibatkan multipihak yang dipimpin oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo. Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor telah dibentuk segera setelah insiden tersebut. Willem memberikan tiga arahan prioritas, yaitu memprioritaskan pencarian korban hilang, menangani masyarakat yang terdampak, dan melakukan upaya mitigasi structural dan non struktural. “Bentuk mitigasi yang akan dilakukan adalah merestorasi sungai, pemerintah setempat akan bekerjasama dengan Kementerian PU untuk membantu mempercepat pemulihan pascabencana,” tambah Willem.(BS02)

T#g:
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 tahun lalu

    Erry Ogah Ditanya Soal Surat Teguran BNPB

    Beritasumut.com-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi  telah melayangkan surat teguran

  • 3 tahun lalu

    Sungai Mencirim Dipenuhi Sampah

    Beritasumut.com-Sungai Mencirim merupakan salah satu sungai dalam wilayah Propinsi Sumatera Utara yang secara geografis terletak pada 03o 03’40&

  • 3 tahun lalu

    Binjai Ajukan Proposal Bantuan Banjir untuk Dua Kelurahan

    Beritasumut.com-Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Kota Binjai segera mengirimkan proposal bantuan korban banjir ke pemerintah pusat. Bantuan

  • 3 tahun lalu

    Hujan Deras, Beberapa Ruas Jalan di Medan Banjir

    Beritasumut.com-Hujan deras yang mengguyur Kota Medan sejak Kamis (07/07/2016) sore hingga malam membuat masyarakat yang sedang menikmati lebaran haru

  • 3 tahun lalu

    Sepekan Dilakukan Pencarian, Operasi SAR Korban Longsor di Purworejo Dihentikan

    Beritasumut.com-Setelah tujuh hari dilakukan pencarian korban longsor oleh Tim SAR gabungan di Kabupaten Purworejo, maka pada Jumat (24/6/2016) pukul

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.