Peristiwa

Bupati Labuhanbatu:Kita Menghadapi Zaman yang Membingungkan

Bupati Labuhanbatu:Kita Menghadapi Zaman yang Membingungkan
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe ST MT menghadiri malam keakraban bersama tenaga pendidik dan masyarakat Panai Hilir. Dalam kesempatan itu, Bupati membahas serius terkait permasalahan anak sebagai generasi bangsa.
 
"Hari ini kita dihadapkan dengan masa yang sangat membingungkan, di mana kita tidak memiliki kuasa untuk menghalaunya, kita tahu itu salah dan berbahaya namun kita tidak bisa mencegahnya.Permasalahan anak adalah permasalahan serius terlebih jika menyangkut narkoba, kita tahu narkoba itu berbahaya, namun kita merasa kesulitan bagaimana cara mengatasinya," ungkap Andi seperti dilansir dari laman labuhanbatukab.go.id, Minggu (09/02/2020).
 
Andi mencontohkan penyalahgunaan lem kambing yang memiliki efek samping tidak kalah bahayanya dengan narkoba, apabila sudah terkontaminasi bahan tersebut dapat dipastikan anak dimaksud akan rusak mental dan masa depannya."Untuk mengantisipasi hal ini, Pemkab Labuhanbatu akan mencoba membuat peraturan yang tertuang dalam Perbub, bekerjasama dengan kepolisian untuk membatasi beredarnya lem kambing di pasaran," ujar Andi.
 
Selain masalah anak, dibahas juga keluhan dari peserta. Di antaranya yang disampaikan Korwil Bila Hulu H Polma Tambunan MPd, Diceritakan Polma, saat ini ada beberapa sekolah di Bilah Hulu yang kekurangan tenaga pengajar, terlebih untuk guru PNS, bahkan ada satu sekolah yang tidak memiliki guru les agama.Polma berharap kiranya Pemkab Labuhanbatu dalam hal ini Dinas Pendidikan mampu memenuhi keluhan ini.
 
"Saya anggap pendidikan adalah satu hal yang sangat penting, tanpa pendidikan tidak akan tercapai apa yang kita cita-citakan, kita tidak akan pernah capai yang namanya kemajuan.Saya rasa aneh jika ada sekolah yang tidak memiliki guru, bagaimana bisa sukses dalam mendidik, jika tenaga pengajarnya tidak ada, kepada Kepala Dinas Pendidikan saya harap secepatnya menemukan solusi menyikapi hal ini," terang Andi menjawab keluhan tersebut.(BS09)