Sabtu, 23 November 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Bencana Kekeringan Terjadi di 55 Wilayah Kabupaten dan Kota di Indonesia

Bencana Kekeringan Terjadi di 55 Wilayah Kabupaten dan Kota di Indonesia

Senin, 22 Juli 2019 19:10:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Beritasumut.com–Sejumlah wilayah kabupaten dan kota di Indonesia telah menetapkan status siaga darurat kekeringan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengidentifikasi hingga hari ini, Selasa (22/07/2019), sebanyak 55 kepala daerah telah menetapkan Surat Keputusan Bupati dan Walikota Tentang Siaga Darurat Bencana Kekeringan. 
 
Plh Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo menuturkan, provinsi yang wilayah kabupaten dan kotanya menetapkan status siaga darurat kekeringan antara lain di Banten, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Sementara itu, wilayah kabupaten/kota yang terdampak kekeringan teridentifikasi berjumlah 75 kabupaten/kota, termasuk dua kabupaten di Bali. 
 
Wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terdapat lima kabupaten dan kota, yaitu Kabupaten Sumba Timur, Timor Tengah Selatan, Manggarai, Rote Ndao, dan Flores Timur, dan Kota Kupang. Provinsi di sisi barat, wilayah yang telah menetapkan status ini yaitu Kabupaten Bima, Dompu dan Sumbawa. Sementara itu, wilayah terbanyak yang menetapkan status Siaga Darurat Kekeringan yaitu Provinsi Jawa Timur. Sejumlah 25 kabupaten teridentifikasi berpotensi kekeringan. Wilayah Banten hanya di Kabupaten Lebak yang telah menetapkan status siaga. 
 
"Menghadapi darurat kekeringan, BNPB, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah melakukan koordinasi untuk operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC). Pertemuan koordinasi yang digelar pada hari ini tentang operasi tersebut yang akan difokuskan pada penanganan kekeringan dan kegagalan panen di wilayah-wilayah teridentifikasi," ujar Agus Wibowo melalui siaran persnya, Selasa (22/07/2019).
 
Saat ini, sambung Agus, potensi awan hujan kurang dari 70% sehingga belum dapat dilakukan operasi TMC. Namun demikian, pesawat milik BPPT dalam posisi stand by jika ada wilayah yang berpotensi untuk dilakukannya TMC. "BMKG menyampaikan hari ini, Selasa (22/07/2019) potensi hujan 7 hari ke depan masih cukup rendah untuk wilayah Sumatera bagian Selatan, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Di sisi lain, pertumbuhan awan dan potensi hujan masih terfokus di Sumatera bagian utara, Kalimantan Timur dan Utara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua," paparnya.
 
Data BNPB per 22 Juli 2019, rincian 75 kabupaten dan kota terdampak kekeringan yaitu Jawa Barat 21 kabupaten, Banten 1, Jawa Tengah 21, DI Yogyakarta 2, Jawa Timur 10, Bali 2, NTT 15, dan NTB 9. Dilihat sebaran bencana kekeringan berdasarkan tingkatan wilayah administrasi sebagai berikut 7 provinsi, 75 kabupaten, 490 kecamatan,  dan 1.821 desa. "Adapun total air bersih yang telah didistribusikan mencapai 7.045.400 liter. Strategi lain yang telah diupayakan antara lain penambahan jumlah mobil tanki, hidran umum, pembuatan sumur bor, dan kampanye hemat air," pungkasnya. (Rel)
T#g:bencana alamKemarauKering
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    BBMKG Medan Teken MoU dengan Kampus Polmed

    Beritasumut.com-Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, bersama Politeknik Negeri Medan (Polmed) melakukan penan

  • 4 minggu lalu

    Deli Serdang Terima Penghargaan Kesiapsiagaan Bencana Daerah

    Beritasumut.com-Wakil Bupati Deli Serdang HM Ali Yusuf Siregar  menerima penghargaa atas partisipasinya dalam rangka pengurangan resiko bencan

  • 3 bulan lalu

    Menteri LHK, Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Lokasi Karhutla di Riau

    Beritasumut.com-Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP, bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, Kapolri Jenderal P

  • 3 bulan lalu

    Wabup Dairi: Kabupaten Dairi Masuk Kategori Daerah Resiko Tinggi untuk Bencana Alam

    Beritasumut.com-Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Jimmy Andrea Lukita Sihombing SH membuka Sosialisasi Penanggulangan Bencana Tahun 2019 yang diadakan ol

  • 4 bulan lalu

    Kirim Surat Edaran, Mendagri Minta Kepala Daerah Antisipasi Dampak Kekeringan

    Beritasumut.com-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta seluruh kepala daerah dalam hal ini Gubernur untuk menjaga pasokan air sebaga

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.