Minggu, 17 November 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Belajar dari Kebakaran Pabrik Mancis di Langkat, Walikota Medan Harus Buka Mata

Belajar dari Kebakaran Pabrik Mancis di Langkat, Walikota Medan Harus Buka Mata

Senin, 24 Juni 2019 12:32:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/BS03
Beritasumut.com-Tragedi pabrik mancis meledak di Langkat membuka tabir hitam perizinan di Sumatera Utara. 
Harus ada kepekaan pemerintah daerah agar tak terkesan membiarkan industri tanpa izin beroperasi. 
 
Menurut Peneliti Medan Utara Institute Muhammad Asril, masih ada beberapa industri yang disinyalir kuat tak mengantongi izin. 
 
"Di Kota Medan, khususnya di kawasan utara disinyalir ada industri yang disinyalir tak memiliki izin, baik pembangunan fisik maupun operasional," ungkap Asril, di Medan,  Senin (24/06/2019).
 
Asril mengungkap beberapa indikasi industri tak berizin tersebut. "Lokasi usahanya tertutup rapat, tanpa plang nama usaha, pekerjanya tak didaftarkan sebagai peserta jaminan kesehatan atau ketenagakerjaan serta sedari awal pembangunan fisiknya tak mengantongi IMB," urai Asril. 
 
Bahkan, sambung Asril, industri tak berizin itu sudah beroperasi bertahun-tahun. "Kalau mau saja, Pemko Medan sangat mudah mendeteksi. Ada Kepling sebagai ujung tombak pelayanan dan pengawasan. Gak lucu kalau bertahun-tahun seolah tanpa penindakan. Kepling itu harusnya menjadi orang yang paling tau apa, siapa dan bagaimana lingkungannya," kata Asril.
 
Menurut Asril, penindakan yang dimaksud tak mesti menutup indsutri tersebut. Sebab, tentu akan berdampak pada pekerja dan ekonomi masyarakat. 
 
"Ditindak agar patuh terhadap aturan. Mulai dari izin fisik, izin operasional hingga kepatuhan terhadap aturan ketenagakerjaan. Kalau tak patuh juga, maka warga yang bertindak. Atau jangan-jangan pemerintahnya yang kurang peka," kata Asril. 
 
Maka untuk itu, Asril mendorong Dinas Perizinan, Dinas Perindustrian dan Dinas Tenaga Kerja Pemko Medan segera bereaksi menunjukkan tugas pokok dan fungsinya. 
 
Kalau kejadian pabrik mancis meledak dan menelan 30 nyawa manusia itu tidak membuat Pemko Medan bereaksi,  Asril menduga ada sistem kepemimpinan dan kinerja Pemko Medan yang rusak. 
 
"Ya berarti ada yang pekak kupingnya dan buta matanya. Kuping dan mata harusnya jadi alat pertama kinerja pengawasan Pemko Medan. Kalau rusak kuping dan matanya, berarti sistemnya rusak," ujar Asril.
 
Asril mendorong tragedi pabrik mancis di Langkat bisa jadi pelajaran berharga buat Pemko Medan.
 
"Kalau tak juga, kami menduga ini karena Walikotanya yang memang dinilai kurang responsif terhadap persoalan. Apa menunggu sampai jatuh korban baru buka mata?," tukas Asril.(BS03)
 
T#g:izin operasional pabrikkebakaran mautkebakaran pabrik mancispabrik terbakar
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    Panglong di Jalan Ibrahim Medan Terbakar

    Beritasumut.com-Satu unit toko bahan bangunan (panglong) di Jalan Ibrahim Umar, Gang Sado No.63 A, Lingkungan V, Kelurahan Sei Kera Hilir II, Kecam

  • 7 bulan lalu

    Gas Elpiji Meledak, Tujuh Ruko Runtuh di Jalan Kruing

    Beritasumut.com-Sedikitnya tujuh rumah toko menjual makanan ringan runtuh akibatnya ledakan dari salah tempat usaha Bolu Amanda di Jalan Kruing, Ke

  • 7 bulan lalu

    Kebakaran Rumah di Martubung Tewaskan Satu Orang

    Beritasumut.com-Satu unit rumah semi permanen yang berada di Jalan Titi Pahlawan, Gang Sekolah, Lingkungan VII, Kelurahan Martubung, Kecamatan Meda

  • tahun lalu

    Tiga Unit Rumah di Jamin Ginting Terbakar

    Beritasumut.com-Sebanyak tiga unit rumah yang berlokasi di Jalan Jamin Ginting Km 7, Lingkungan 5, Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang, ha

  • tahun lalu

    22 Unit Rumah di Mangkubumi Terbakar

    Beritasumut.com-Sebanyak 22 unit rumah terdiri dari 24 Kepala Keluarga (KK) yang berada di Jalan Mangkubumi, Lingkungan 5, Kelurahan Aur, Kecamatan

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.