Senin, 16 Desember 2019

Banjir, Satu Orang Tewas di Tanjung Balai

Selasa, 26 Februari 2013 12:52:00
BAGIKAN:
Google
Ilustrasi
Medan, (beritasumut.com) – Satu orang tewas karena dalam bencana banjir yang terjadi di Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara. Korban ditemukan sudah meninggal dunia pada Senin (25/02/2013) setelah hanyut satu hari sebelumnya.

Korban Hafizah (13) hanyut saat berada di lokasi banjir di kawasan  Pancakarsa, Tanjung Balai pada Ahad (24/02/2013) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Korban diduga terjebak di titik yang agak dalam saat bermain di areal banjir yang terjadi di daerah itu.

Kepala Pos SAR Tanjung Balai Asahan Armei menyatakan, upaya pencarian terus dilakukan tim SAR bersama warga sejak korban dinyatakan hanyut. Tetapi korban baru dapat ditemukan sekitar pukul 10.20 WIB, seterusnya dibawa ke rumah keluarga.

“Baru pagi tadi ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia, sekitar 75 meter dari lokasi hanyutnya semula,” kata Armei.

Banjir yang bersumber dari luapan Sungai Asahan melanda Kota Tanjung Balai dan Kabupaten Asahan dalam empat hari terakhir. Setidaknya sudah 1.200 keluarga di Tanjung Balai yang mengungsi akibat banjir ini, jumlah yang hampir sama juga terjadi di Asahan.

Luapan Sungai Asahan bersumber dari naiknya permukaan air Danau Toba. Curah hujan tinggi menyebabkan meningkatnya permukaan air Danau Toba. Permukaan air danau mencapai ketinggian 904,98 meter dari permukaan laut atau meningkat 1,98 meter dari ambang normal. Air danau yang mengalir ke Sungai Asahan biasanya tertahan di bendungan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Siguragura, namun karena ketinggian air naik sudah lebih dari 1,5 meter, bendungan itu dibuka.

Tiga dari empat pintu bendungan sudah dibuka sehingga Sungai Asahan pun banjir. Efeknya, permukiman penduduk di Tanjung Balai dan Asahan yang dilintasi sungai itu ikut terendam air. Di Dusun IV, V, VI, VII, VIII, dan IX, Desa Seidua Hulu, Kecamatan Simpang Empat, Asahan serta kawasan Kecamatan Teluk Dalam. Ribuan rumah, ribuan hektar kebun, fasilitas umum seperti mesjid, balai desa, dan jalan terendam banjir. Sementara di Tanjung Balai, banjir terjadi di Kecamatan Datuk Bandar dan Kecamatan Datuk Bandar Timur. (BS-035)
T#g:Banjir
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Bahas Dana Bagi Hasil dan Banjir, Anggota DPRD Sumut Dapil 1 Medan Kunjungi Pemko Medan

    Beritasumut.com-Sejumlah anggota DPRD Sumut dapil 1 Medan mengunjungi Pemko Medan, Jumat (13/12/2019). Kunjungan ini sendiri terkait dengan reses p

  • satu minggu lalu

    Hasil Litbang Tata Kelola Air Permukaan Diharapkan Dapat Atasi Genangan Air

    Beritasumut.com-Infrastruktur yang memadai secara kuantitas maupun kualitas merupakan prasyarat yang mutlak bagi pertumbuhan ekonomi yang tinggi. N

  • 2 minggu lalu

    Pemko Harapkan Kota Medan Bebas Banjir Dapat Segera Terealisasi

    Beritasumut.com-Kelompok Kerja (Pokja) Penanggulangan Banjir Kota Medan yang telah dibentuk oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut)

  • satu bulan lalu

    Pemkab Ajak Pimpinan Perusahaan dan OKP Tanggulangi Bencana Banjir di Labuhanbatu

    Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu mengajak dan menghimbau seluruh pimpinan perusahaan, OKP dan Stkeholder untuk bersama-sam

  • satu bulan lalu

    Pemkab Asahan Berikan Bantuan Korban Bencana Banjir di Desa Lubuk Palas

    Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyalurkan bantuan kepada masyarakat Desa Lubuk Palas, Kecamata

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.