Peristiwa

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Resmi di Satker Kemenag


Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Resmi di Satker Kemenag
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), resmi menjadi satuan kerja (Satker) baru di Kementerian Agama (Kemenag) RI. Satker yang disahkan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin ini diresmikan di Auditorium HM Rasjidi Gedung Kemenag MH Thamrin Jakarta, Rabu (11/10/2017). Turut hadir, Ketua Umum MUI KH Makruf Amin, Wakil Ketua Komisi VIII Noer Ahmad, Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, Kepala LPPOM MUI, serta para pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama.
 
“Pada hari ini, kita hadir bersama untuk menyaksikan peresmian Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) yang telah diamanatkan dalam UU No 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Kita semua berharap, kehadiran BPJPH mampu membawa perubahan besar utamanya dalam pengembangan industri halal,” terang Menag yang dilansir dari kemenag.go.id, Rabu (11/10/2017).
 
Menurut Menag, pendirian BPJPH mempunyai sejarah panjang. Catatan itu bermula sejak berdirinya Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) di MUI pada 6 Januari 1989. MUI lalu mengeluarkan labelisasi dan sertifikasi halal. Dalam perjalanannya, sertifikasi halal MUI diakui secara luas di berbagai belahan dunia dan dikenal paling ketat. Pada 1999, LPPOM-MUI bahkan mempelopori berdirinya World Halal Council (WHC) yang dijadikan sebagai wadah bernaungnya lembaga-lembaga sertifikasi halal dunia. “Apresiasi dan terima kasih kepada Kemenkes dan MUI yang telah meletakkan fondasi awal jaminan produk halal. UU Jaminan Produk Halal menyatakan, kewenangan penerbitan produk sertifikat halal menjadi domain Kemenag. Untuk itu, BPJPH hadir,” kata Menag.
 
Meski sudah ada BPJPH, lanjut Menag, kewenangan MUI tetap penting dan strategis. MUI nantinya menjadi lembaga yang berwenang memberikan fatwa penetapan kehalalan suatu produk yang kemudian disampaikan kepada BPJPH sebagai dasar penerbitan sertifikat halal.
 
Menag melihat, isu halal kini telah menjadi perhatian dunia. Perkembangannya juga telah menjadi trend. Karena pesan Al-Quran tentang konsumsi produk halal merupakan pesan universal untuk kemaslahatan umat manusia seluruhnya. “Saya mengamati, potensi industri halal di Negara kita sangat besar. Pertumbuhannya di atas rata-rata ekonomi secara umum,” pungkasnya. (BS02)

Tag:BPJPHHalalKemenagLukman HakimMenagProduk Halal