Peristiwa

Babak Baru Kasus Penyerobotan Tanah Negara di Jalan Damar Wulan Desa Sampali


Babak Baru Kasus Penyerobotan Tanah Negara di Jalan Damar Wulan Desa Sampali
BERITASUMUT.COM/BS04

Beritasumut.com-Kasus dugaan penyerobotan lahan milik negara yang dikelola PTPN II yang masih aktif Hak Guna Bangunan (HGU) No.152 tahun 2028 di Jalan Damar Wulan, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang memasuki babak baru. Dalam perkembangan kasusnya menyeret nama Muhammad Yusuf Dahrul Zakim. Oknum itu dilaporkan oleh Lilik Susanto Ginting di Polrestabes Medan dengan Laporan Nomor: STTP/ 1193/V/YAN 2.5/ 2020/ SPKT/ Polrestabes Medan tanggal 13 Mei 2020.

Menanggapi informasi itu, Dahrul pun beraksi, dirinya sebagai toko masyarakat dan mengelola pesantren di Jalan Damar Wulan sebaliknya mempunyai surat dari Kesultanan Deli. "Saya mempunyai surat Grand Sultan dan tidak asal-asalan menyerobot lahan milik negara," ucapnya kepada wartawan melalui telepon seluler, Selasa (26/05/2020) pagi.

Dahrul mengaku, pihaknya mempunyai bukti yang kuat dan taat aturan yang ada. "Saya akan membuktikan kepada penyidik Polrestabes Medan dan membawa surat yang ada untuk mengklarifikasi laporan penyerobotan lahan di Polrestabes Medan," tambahnya.

Sementara itu, pelapor di Polrestabes Medan Lilik Susanto Ginting mengaku, diberikan kuasa untuk melaporkan penyebaran lahan yang dilakukan oleh oknum itu untuk kepentingan sendiri. Sedangkan aset negara itu sudah dialih fungsikan alias dijual kepada pihak ketiga. Dalam hal itu, lahan negara diserobot pada tanggal 2 bulan September 2019 lalu. Tentunya pengelola lahan dari PTPN II mengalami kerugian lebih kurang Rp 2 Miliar. "Lahan negara yang diserobot lebih kurang 2 hektar," terangnya.

Karena itu, kasus penyerobotan lahan itu harus dituntaskan oleh Polrestabes Medan. "Kami menderita dan tidak bisa menggunakan lahan yang ada itu. Kasus itu secepatnya selesai," harapnya.

Mengenai saksi pelapor sudah diperiksa, untuk saat ini, tambah Lilik, belum ada yang diperiksa dan datang ke Polrestabes Medan. "Kita kapan pun siap untuk diperiksa dan saksi juga akan memberikan keterangan sebenar-benarnya dengan bukti yang kuat bahwa objek lahan telah diserobot oleh Dahrul," jelasnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Ronny Nicolas Sidabutar saat dikonfirmasi mengenai laporan penyerobotan lahan di Polrestabes Medan enggan membalas isi pesan WhastsApp yang disampaikan tersebut. (BS04)


Tag:Desa sampaliLahan PTPN-IIPercut SeituanPolrestabes Medansengketa lahan